
Mudik bersama keluarga menggunakan mobil pribadi sering kali menghadirkan persoalan yang sama setiap kali perjalanan panjang hendak dimulai: bagaimana membawa seluruh barang tanpa membuat kabin terasa sesak. Koper, tas pakaian, perlengkapan anak, stroller, bantal perjalanan hingga berbagai barang bawaan lainnya sering membuat kapasitas bagasi terasa tidak lagi mencukupi.
Salah satu solusi yang banyak digunakan pemilik mobil keluarga adalah menambah ruang penyimpanan di bagian atap kendaraan melalui roof box. Salah satu merek yang cukup dikenal di kategori ini adalah Thule, produsen asal Swedia yang memiliki berbagai produk transportasi dan penyimpanan untuk kendaraan.
Roof box pada dasarnya merupakan kotak penyimpanan yang dipasang di bagian atas mobil menggunakan roof rack atau crossbar. Dengan posisi tersebut, barang-barang berukuran relatif besar dapat dipindahkan dari dalam kabin ke bagian atas kendaraan sehingga ruang di dalam mobil menjadi lebih lega.
Apa Itu Thule Roof Box?
Thule Roof Box merupakan lini kotak penyimpanan yang dirancang untuk dipasang di atap kendaraan. Produk ini tersedia dalam berbagai ukuran dan bentuk sehingga pengguna dapat menyesuaikannya dengan jenis mobil, kebutuhan perjalanan serta jumlah barang yang hendak dibawa.
Bagi keluarga yang menggunakan mobil seperti MPV, SUV maupun crossover untuk perjalanan jauh, roof box dapat menjadi pilihan ketika kapasitas bagasi standar sudah tidak mencukupi. Keuntungannya bukan hanya soal tambahan volume penyimpanan, tetapi juga membantu menjaga kabin tetap lebih nyaman selama perjalanan.
Barang-barang yang tidak perlu diakses selama perjalanan, misalnya koper pakaian, jaket, perlengkapan perjalanan atau perlengkapan olahraga, dapat ditempatkan di dalam roof box. Sementara barang yang lebih sering digunakan tetap bisa disimpan di kabin.
Memilih Ukuran Roof Box Jangan Sekadar Melihat Kapasitas
Salah satu hal penting sebelum membeli roof box adalah menentukan kapasitas yang sesuai. Thule menawarkan berbagai model dengan kapasitas berbeda, sehingga pengguna perlu mempertimbangkan kebutuhan secara realistis.
Roof box berkapasitas kecil dapat menjadi pilihan untuk pasangan atau keluarga dengan barang bawaan relatif sedikit. Sementara untuk keluarga yang melakukan perjalanan jauh dan membawa banyak perlengkapan, model berkapasitas lebih besar tentu menawarkan ruang penyimpanan tambahan yang lebih besar.
Namun, semakin besar bukan berarti selalu semakin baik. Ukuran roof box harus disesuaikan dengan dimensi kendaraan, panjang atap serta posisi pintu bagasi belakang.
Pada mobil dengan pintu bagasi yang membuka ke atas, misalnya, posisi roof box perlu diperhatikan agar tidak mengganggu mekanisme pembukaan pintu belakang. Selain itu, panjang roof box juga sebaiknya tidak membuat posisi barang terlalu menjorok ke depan kendaraan.
Perhatikan Roof Rack Sebelum Memasang Roof Box
Roof box tidak dapat dipasang langsung ke atap sebagian besar mobil. Dibutuhkan roof rack atau crossbar sebagai sistem penyangga.
Karena itu, pemilik kendaraan perlu memastikan crossbar yang digunakan kompatibel dengan mobil dan mampu menahan beban sesuai spesifikasi. Kapasitas tersebut tidak hanya berkaitan dengan berat roof box, tetapi juga seluruh barang yang ditempatkan di dalamnya.
Hal yang tidak kalah penting adalah memperhitungkan batas beban maksimum atap kendaraan. Informasi ini biasanya dapat ditemukan pada buku manual kendaraan atau keterangan dari produsen.
Jangan sampai kapasitas roof box yang besar justru membuat pengguna membawa barang melebihi batas beban kendaraan. Dalam penggunaan sehari-hari, keselamatan tetap harus menjadi pertimbangan utama dibandingkan sekadar mengejar kapasitas penyimpanan.
Barang Apa yang Cocok Disimpan di Roof Box?
Roof box ideal digunakan untuk membawa barang yang membutuhkan ruang cukup besar tetapi tidak harus sering diambil selama perjalanan.
Koper, tas pakaian, perlengkapan camping, stroller yang dapat dilipat, perlengkapan olahraga dan barang bawaan keluarga lainnya dapat menjadi contoh barang yang cocok ditempatkan di sana.
Sebaliknya, barang yang dibutuhkan secara berkala selama perjalanan sebaiknya tetap berada di dalam kabin. Air minum, obat-obatan, makanan ringan, dokumen perjalanan, charger, pakaian untuk berganti dan perlengkapan anak sebaiknya ditempatkan di lokasi yang mudah dijangkau.
Penataan barang juga perlu diperhatikan. Barang berat sebaiknya tidak ditempatkan secara sembarangan di dalam roof box. Distribusi beban yang baik membantu menjaga stabilitas kendaraan dan mengurangi potensi perubahan karakteristik pengendalian mobil.
Apakah Roof Box Memengaruhi Konsumsi BBM?
Penggunaan roof box memang dapat memberikan konsekuensi terhadap efisiensi kendaraan. Tambahan bobot dan perubahan aerodinamika kendaraan berpotensi meningkatkan hambatan udara ketika mobil melaju, terutama pada kecepatan tinggi.
Besarnya perubahan konsumsi bahan bakar tentu berbeda-beda tergantung bentuk roof box, kecepatan kendaraan, jenis mobil, beban yang dibawa dan kondisi perjalanan.
Karena itu, roof box sebaiknya tidak digunakan hanya untuk membawa barang-barang yang sebenarnya masih dapat ditata secara efisien di dalam kabin. Produk tersebut lebih masuk akal digunakan ketika tambahan ruang memang dibutuhkan.
Untuk perjalanan mudik jarak jauh, pengguna juga perlu memperhatikan kecepatan berkendara dan memastikan roof box terpasang dengan benar sebelum kendaraan meninggalkan rumah.
Jangan Lupakan Tinggi Total Kendaraan
Ada satu hal yang sering terlupakan setelah memasang roof box, yakni tinggi keseluruhan kendaraan menjadi bertambah.
Perubahan ini perlu diperhatikan ketika memasuki basement, gedung parkir, gerbang dengan batas ketinggian maupun area lain yang memiliki pembatas tinggi kendaraan. Mobil yang sebelumnya aman melewati area tertentu bisa saja menjadi terlalu tinggi setelah dilengkapi roof box.
Karena itu, sebaiknya pemilik kendaraan mengetahui tinggi total mobil setelah roof box dan crossbar terpasang. Informasi tersebut dapat menjadi pengingat penting selama perjalanan.
Roof Box Bisa Menjadi Investasi untuk Keluarga
Bagi keluarga yang hanya melakukan perjalanan jauh sekali dalam beberapa tahun, menyewa roof box bisa menjadi alternatif. Namun, bagi pengguna yang rutin melakukan perjalanan luar kota, berlibur, camping atau mudik menggunakan mobil pribadi, roof box dapat menjadi perlengkapan yang cukup berguna.
Keunggulannya terletak pada fleksibilitas. Ketika tidak dibutuhkan, roof box dapat dilepas sehingga kendaraan kembali ke konfigurasi normal. Ketika musim liburan atau perjalanan keluarga tiba, perangkat tersebut dapat dipasang kembali untuk memberikan kapasitas penyimpanan tambahan.
Pada akhirnya, memilih roof box bukan semata-mata soal mencari produk dengan kapasitas terbesar. Pemilik kendaraan perlu mempertimbangkan dimensi mobil, kompatibilitas roof rack, kapasitas beban atap, kebutuhan barang bawaan serta pola penggunaan.
Dengan pemilihan dan pemasangan yang tepat, roof box seperti produk dari Thule dapat menjadi salah satu cara membuat perjalanan mudik bersama keluarga lebih nyaman tanpa harus mengorbankan terlalu banyak ruang di dalam kabin.
(DS)
