
Dunia fashion Indonesia kembali kedatangan nama global yang menarik perhatian. URBAN REVIVO, brand fashion asal Tiongkok yang dikenal dengan pendekatan desain fashion-forward, resmi membuka flagship store pertamanya di Indonesia. Berlokasi di lantai 2 Senayan City, Jakarta, gerai tersebut mulai dibuka untuk publik pada 21 Agustus 2026 dan langsung menjadi salah satu gerai terbesar URBAN REVIVO di kawasan Asia Tenggara.
Kehadiran URBAN REVIVO di Jakarta bukan sekadar menambah pilihan brand fashion internasional bagi konsumen Indonesia. Dengan luas sekitar 3.000,95 meter persegi, gerai di Senayan City dirancang sebagai sebuah destinasi fashion dan lifestyle yang menggabungkan koleksi busana, desain interior, hingga pengalaman berbelanja yang lebih imersif.
Dari Brand Fashion Tiongkok ke Pasar Global
URBAN REVIVO didirikan pada 2006 dan berkembang sebagai salah satu pemain fashion modern dari Tiongkok. Brand ini membawa konsep fashion-forward dengan menggabungkan kreativitas, kualitas, serta desain yang mengikuti perkembangan tren, tetapi tetap berusaha menawarkan produk yang dapat dijangkau oleh pasar yang lebih luas.
Perkembangannya kemudian tidak hanya berlangsung di pasar domestik Tiongkok. URBAN REVIVO telah memperluas jaringan gerainya ke berbagai negara dan saat ini memiliki lebih dari 500 gerai yang tersebar di Asia, Eropa, dan Amerika Utara. Indonesia menjadi salah satu pasar penting dalam ekspansi URBAN REVIVO di Asia Tenggara, setelah sebelumnya brand tersebut hadir di Singapura, Malaysia, Thailand, Filipina, dan Vietnam.
Menariknya, kehadiran di Indonesia diawali dengan pembukaan gerai di Pakuwon Mall Surabaya pada 31 Juli 2026. Tidak lama kemudian, URBAN REVIVO membuka flagship store di Senayan City yang sekaligus menjadi gerai dengan pengalaman ritel paling lengkap yang ditawarkan brand tersebut di Indonesia.
Flagship Store Senayan City Dibuat seperti Destinasi Fashion
Memasuki gerai URBAN REVIVO di Senayan City, pengunjung tidak hanya disambut oleh deretan rak pakaian. Desain ruang menjadi salah satu bagian penting dari pengalaman yang ingin ditawarkan.
Bagian fasadnya menggunakan bentuk melengkung dengan tekstur menyerupai anyaman, kemudian dipadukan dengan pencahayaan hangat serta monogram UR yang memberikan kesan modern dan artistik. Di bagian interior, setiap area memiliki karakter visual yang berbeda sehingga aktivitas berkeliling toko terasa seperti mengeksplorasi sejumlah ruang dengan tema yang berbeda.
Area womenswear, misalnya, menggunakan display sculptural dengan permainan warna yang lebih ekspresif. Sementara area denim hadir dengan nuansa cobalt blue, sedangkan bagian menswear memadukan material menyerupai batu travertine dengan elemen kayu walnut yang memberikan kesan lebih maskulin dan hangat.
Konsep tersebut membuat gerai URBAN REVIVO di Senayan City terasa lebih menyerupai fashion gallery dibandingkan toko pakaian konvensional. Pengunjung tidak hanya diarahkan untuk memilih produk, tetapi juga mendapatkan pengalaman visual dari bagaimana setiap koleksi ditampilkan.
Koleksi untuk Berbagai Gaya
Salah satu daya tarik utama URBAN REVIVO tentu saja pilihan koleksinya. Dalam satu gerai, pengunjung dapat menemukan womenswear, menswear, denim, hingga aksesori.
Pilihan gayanya juga cukup beragam, mulai dari pakaian kasual, semi-formal, denim, athleisure, hingga koleksi yang memiliki sentuhan Y2K dan gaya yang lebih playful. Dengan pendekatan tersebut, URBAN REVIVO berusaha menjangkau konsumen yang tidak ingin terpaku pada satu gaya berpakaian saja.
Untuk perempuan, pilihan koleksinya mencakup berbagai atasan, rok, celana, denim, hingga dress dengan detail yang mengikuti tren. Beberapa produk bahkan memiliki karakter yang cukup statement sehingga dapat menjadi bagian utama dari sebuah outfit.

Sementara untuk pria, koleksinya menawarkan pilihan busana yang dapat digunakan untuk tampilan kasual maupun semi-formal. Kehadiran denim dan aksesori juga memungkinkan konsumen melengkapi penampilan dalam satu tempat.
Dari sisi harga, sejumlah produk yang terlihat dalam store tour berada pada kisaran ratusan ribu rupiah hingga lebih dari Rp1 juta, tergantung jenis dan desain produknya. Salah satu contoh yang diberitakan adalah atasan dengan harga sekitar Rp299 ribuan, sementara beberapa dress dan denim berada di kisaran Rp999 ribuan hingga Rp1,2 jutaan.
Ada Ice Cream Corner di Dalam Gerai
Hal lain yang membuat flagship store URBAN REVIVO di Senayan City berbeda adalah kehadiran ice cream corner dari Carnival.
Area tersebut ditempatkan di dalam gerai dan menjadi bagian dari konsep retail experience yang ingin dibangun URBAN REVIVO. Pengunjung yang sudah selesai melihat koleksi atau mencoba pakaian dapat menikmati es krim tanpa harus langsung meninggalkan area toko.

Dalam laporan store tour, Carnival menawarkan antara lain rasa Mango Sorbet dan Spirulina Vanilla. Kehadiran area makanan dan minuman ini memperkuat kesan bahwa gerai URBAN REVIVO tidak semata-mata ditujukan sebagai tempat transaksi, tetapi juga sebagai ruang untuk bersosialisasi dan menghabiskan waktu.
Konsep semacam ini memang semakin banyak ditemui dalam industri retail fashion. Toko tidak lagi hanya menjadi tempat mengambil barang dari rak dan membayar di kasir, tetapi berkembang menjadi ruang pengalaman yang menggabungkan fashion, desain, kuliner, dan gaya hidup.
Fitting Room yang Lebih dari Sekadar Ruang Ganti
Pengalaman tersebut berlanjut hingga area fitting room. URBAN REVIVO menyediakan lounge fitting room untuk perempuan dan laki-laki yang dilengkapi tempat duduk, karya seni pilihan, serta pencahayaan ambient.
Konsep ini memberikan pengalaman yang lebih nyaman bagi konsumen ketika mencoba beberapa pilihan outfit. Area fitting juga menjadi bagian dari desain keseluruhan toko, bukan sekadar ruang fungsional yang ditempatkan di bagian belakang gerai.
Pendekatan tersebut memperlihatkan bagaimana URBAN REVIVO mencoba mengubah cara konsumen berinteraksi dengan sebuah toko fashion. Ketika ruang belanja dibuat nyaman dan menarik secara visual, konsumen memiliki alasan untuk menghabiskan waktu lebih lama di dalamnya.
Jakarta Menjadi Pasar Penting
Pembukaan flagship store di Senayan City juga memperlihatkan optimisme URBAN REVIVO terhadap pasar Indonesia. Dalam kesempatan pembukaan gerai, Vivian Chen, CEO Unit Bisnis Internasional URBAN REVIVO, menyebut Indonesia sebagai salah satu pasar fashion paling dinamis di Asia Tenggara.
Bagi industri fashion Indonesia, masuknya brand seperti URBAN REVIVO menunjukkan semakin menariknya pasar lokal bagi pemain fashion global. Konsumen Indonesia, terutama generasi muda di kota-kota besar, semakin terbiasa mengeksplorasi berbagai brand internasional sekaligus mencari pengalaman berbelanja yang lebih personal dan menarik.
Karena itu, kehadiran URBAN REVIVO di Senayan City dapat dilihat bukan hanya sebagai pembukaan sebuah toko baru, tetapi juga sebagai bagian dari persaingan yang semakin dinamis di industri fashion retail Indonesia.
Dengan menggabungkan koleksi fashion yang beragam, desain interior yang kuat, lounge fitting room, serta ice cream corner di dalam toko, URBAN REVIVO mencoba menawarkan sesuatu yang lebih dari sekadar pakaian. Senayan City pun menjadi titik awal perjalanan brand tersebut untuk membangun kehadiran yang lebih kuat di pasar Indonesia.
Bagi pencinta fashion yang ingin mengenal lebih jauh karakter URBAN REVIVO, flagship store di Senayan City menjadi tempat yang menarik untuk dikunjungi, bukan hanya karena koleksinya yang cukup lengkap, tetapi juga karena pengalaman retail yang dirancang untuk membuat aktivitas fashion hunting terasa seperti bagian dari gaya hidup.
(EGS)
