Skip to content
  • Instagram
  • Facebook
Info Bintaro

Info Bintaro

Pusat Info & Gaya Hidup

Untuk liputan atau kerjasama media partner, hubungi info@infobintaro.com

  • Home
  • Berita
  • Kuliner
  • Etalase
  • Gaya Hidup
  • Pendidikan
  • Kesehatan
  • Otomotif
  • Teknologi
  • Event
  • Universitas Pembangunan Jaya
  • Pendidikan
  • Universitas Pembangunan Jaya

Aku dan Dia: Fenomena Perilaku Parasosial

Universitas Pembangunan Jaya 7 September 2023
Share This

Saat ini, tren seakan-akan “memiliki’ aktris, aktor, atau pesohor lainnya menjadi meluas. Sebut saja, Arya Saloka yang terkenal karena beberapa sinetron yang digemari remaja sampai lansia. Istrinya kerap mendapat komen tidak menyenangkan. Sang aktor sendiri kerap dijodohkan dengan lawan mainnya. Banyak penggemar yang merasa dekat dan tahu betul tentang kehidupan aktor tersebut.

Dalam psikologi ada istilah perilaku parasosial. Perilaku ini mengacu pada perasaan dekat antara penggemar dengan idolanya. Si penggemar bisa merasa dekat dan tahu mengenai idolanya tersebut. Biasanya penggemar akan dengan intens mengikuti kegiatan sang idola secara langsung bila memungkinkan, atau mengikuti terus di media sosial. Mereka bahkan tidak segan untuk berselisih hanya karena idolanya dijelek-jelekan. Hubungan ini bersifat satu pihak dan kebanyakan tidak disadari oleh sang idola. Konsep ini pada awalnya dikemukakan oleh Horton dan Wohl yang menjelaskan bahwa hubungan parasosial kedekatan yang berjarak.

Individu memiliki hubungan parasosial karena merasa bahwa “relasi” yang ada dapat memuaskan mereka secara sosial dan emosional. Bisa saja, sang idola memang figur ideal yang diimpikan atau menjadi panutan.  Penggunaan media sosial yang berkepanjangan, banyaknya tontonan seperti drama, sinetron yang menampilkan sosok pujaan bisa menyebabkan individu memiliki hubungan “pemujaaan”. Dalam hal ini sosok idola bisa jadi memang ada di kehidupan nyata sebagai selebritas namun bisa saja merupakan karakter belaka.

Fenomena parasosial ini bisa berdampak pada banyak hal. Di satu sisi fenomena ini bisa mendorong terjadinya perilaku konsumen seperti pembelian impulsif. Dengan keyakinan bahwa mereka “memiliki” idolanya, penggemar tidak mau ketinggalan untuk mensukseskan acara atau membeli produk yang berkaitan dengan idolanya. Fenomena ini juga digunakan oleh resto cepat saji besar untuk memasarkan produk sehingga terjadi antrian pembelian. Di sisi lain muncul pula fenomena romantic belief, yaitu bagaimana individu memiliki pandangan mengenai bagaimana ia dapat membangun hubungan dengan pasangannya. Individu bahkan bisa saja merasa membangun hubungan dengan idolanya.

Baca Juga  Hyundai Bersama UI & Wahana Visi Indonesia Gelar Program Hyundai Jump School

Pada dasarnya kita boleh saja memiliki idola, namun seharusnya bisa memisahkan antara apa yang kita sukai atau idolakan dengan relasi di dunia nyata. Membuat idola atau perannya dalam suatu media menjadi nyata pada dasarnya hanyalah Impian dari penggemar saja. Idola sendiri memang harus menampilkan diri dan memonitor diri dengan baik. Di sisi lain, apa yang mereka tampilkan pada drama atau sinetron hanyalah karena mengikuti skenario semata. Kita sebagai penggemar juga perlu menyadari bahwa mereka juga manusia yang memiliki keterbatasan. Di sisi lain mereka dan keluarganya juga membutuhkan privasi dan memiliki batasan-batasan.  Ada baiknya kita menyadari bahwa ada kedekatan nyata yang perlu kita kembangkan pada keluarga, kerabat atau teman. Boleh-boleh saja sih punya idola, tapi tetap memiliki batasan dan berpijak pada realita.

 

Penulis: 

DR. Clara Moningka , S.Psi., M.Si

Prodi Psikologi

Universitas Pembangunan Jaya

 

Referensi:

  1. Horton, D., & Wohl, R. R. (1956). Mass communication and parasocial interaction: Observations on intimacy at a distance. Psychiatry: Journal for the Study of Interpersonal Processes, 19, 215-229. https://www.tandfonline.com/doi/abs/10.1080/00332747.1956.11023049

 

  1. Hoffner, C. (2008). Parasocial and online social relationships. In S. L. Carvert & B. J. Wilson (Eds.). The Handbook of Children, Media, and Development. Massachusetts: Blackwell. https://psycnet.apa.org/record/2008-10558-014

 

  1. Jin, B., & Kim, J. (2015). Television drama viewing and romantic beliefs: Considering parasocial interaction and attachment style. International Journal of Humanities and Social Science, 5(10). http://www.ijhssnet.com/journals/Vol_5_No_10_October_2015/5.pdf

 

 

Tags: Parasosial

Continue Reading

Previous: Unilever Gelar Program YOU-STEP, Siapkan 21 Mahasiswa Disabilitas ke Dunia Kerja
Next: Gojek Luncurkan GoCampus Ambassador, Mudahkan Hidup Mahasiswa lewat Solusi Hemat

Related Stories

Skystar Ventures UMN: Wujudkan 39 Startup Mahasiswa Penuh Inovasi Melalui Program Inkubasi Bisnis
  • Berita
  • Pendidikan

Skystar Ventures UMN: Wujudkan 39 Startup Mahasiswa Penuh Inovasi Melalui Program Inkubasi Bisnis

16 June 2025
Orang tua perlu paham risiko digital sebelum batasi media sosial anak
  • Berita
  • Pendidikan

Orang tua perlu paham risiko digital sebelum batasi media sosial anak

17 April 2025
Skystar Youngpreneur Competition 2025: Kenalkan Entrepreneurial Mindset Sejak Usia Dini
  • Berita
  • Pendidikan

Skystar Youngpreneur Competition 2025: Kenalkan Entrepreneurial Mindset Sejak Usia Dini

5 March 2025

Recent Posts

  • Tips Memanfaatkan THR untuk Rumah yang Lebih Fungsional
  • Tempat Makan yang Ramah Anak di Bintaro
  • Bukan Sekadar Rasa, IKEA Perhatikan Asal Bahan Hidangan
  • Lengkapi Perayaan Tahun Baru Imlek dengan Menu Spesial di IKEA!
  • IKEA Perluas Akses Produk Melalui Kemitraan dengan Shopee

You may have missed

Tips Memanfaatkan THR untuk Rumah yang Lebih Fungsional
  • Gaya Hidup

Tips Memanfaatkan THR untuk Rumah yang Lebih Fungsional

10 March 2026
Tempat Makan yang Ramah Anak di Bintaro
  • Kuliner

Tempat Makan yang Ramah Anak di Bintaro

28 February 2026
Bukan Sekadar Rasa, IKEA Perhatikan Asal Bahan Hidangan
  • Uncategorized

Bukan Sekadar Rasa, IKEA Perhatikan Asal Bahan Hidangan

22 February 2026
Lengkapi Perayaan Tahun Baru Imlek dengan Menu Spesial di IKEA!
  • Uncategorized

Lengkapi Perayaan Tahun Baru Imlek dengan Menu Spesial di IKEA!

4 February 2026
  • Instagram
  • Facebook
Copyright © Info Bintaro 2023 - All rights reserved.