
Riuh suara pengunjung, gonggongan anjing, kucing yang tampil dalam berbagai kompetisi, serta lalu-lalang pet parent bersama hewan kesayangannya memenuhi Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, selama tiga hari penyelenggaraan Indonesia International Pet Expo (IIPE) 2026.
Pameran yang berlangsung pada 4–6 September 2026 tersebut akhirnya berakhir pada Minggu (6/9), setelah mempertemukan pecinta hewan, komunitas, pelaku usaha, produsen, distributor, hingga berbagai brand dari dalam dan luar negeri dalam satu kawasan pameran.
Mengusung tema “Unleash The Energy”, IIPE 2026 menjadi penyelenggaraan yang istimewa karena sekaligus menandai satu dekade perjalanan event tersebut sebagai salah satu ajang penting bagi ekosistem industri hewan peliharaan di Indonesia. Pameran digelar di Hall 5–10 ICE BSD City, dengan menghadirkan 295 exhibitor lokal dan internasional.
Bagi pengunjung, luasnya area pameran membuat IIPE 2026 terasa lebih dari sekadar tempat berbelanja kebutuhan hewan peliharaan. Berbagai booth menawarkan makanan hewan, camilan, aksesori, produk grooming, kebutuhan kesehatan, hingga berbagai layanan dan teknologi yang berkaitan dengan perawatan hewan.
Di sisi lain, kehadiran komunitas membuat suasana pameran menjadi lebih hidup. Pengunjung tidak hanya datang untuk melihat produk, tetapi juga membawa hewan kesayangan, bertemu sesama pet parent, mengikuti kegiatan komunitas, serta mencari informasi mengenai cara merawat hewan peliharaan dengan lebih baik.
Sepuluh Tahun Menjadi Ruang Pertemuan Industri Pet
Perjalanan satu dekade menjadi salah satu catatan penting dalam IIPE 2026. Selama penyelenggaraannya, event ini berkembang menjadi ruang pertemuan antara industri dan konsumen, sekaligus tempat bertemunya komunitas yang memiliki ketertarikan terhadap berbagai jenis hewan peliharaan.
Pada penyelenggaraan tahun ini, cakupan industri yang ditampilkan juga semakin beragam. Produk makanan hewan menjadi salah satu bagian penting, tetapi ekosistem yang ditampilkan tidak berhenti di sana. Produk perawatan, aksesori, layanan kesehatan, teknologi, serta berbagai kebutuhan pendukung kehidupan hewan peliharaan turut mengisi area pameran.
Pihak ICE menyebut IIPE sebagai pameran hewan peliharaan terbesar di Indonesia yang mempertemukan pet lover, keluarga, komunitas, brand, dan hewan peliharaan dalam sebuah rangkaian kegiatan yang mencakup showcase, pengalaman edukatif, aktivitas interaktif, belanja, hingga kegiatan komunitas.
Skala penyelenggaraan tersebut menunjukkan bahwa pasar hewan peliharaan semakin berkembang dan tidak lagi hanya dipandang sebagai pasar makanan dan aksesori sederhana. Kebutuhan pemilik hewan kini semakin luas, mulai dari nutrisi, kesehatan, grooming, kenyamanan, hingga produk yang dirancang untuk mendukung kualitas hidup hewan peliharaan.
Bukan Sekadar Pameran, Ada Edukasi dan Aktivitas Komunitas
Salah satu daya tarik IIPE 2026 adalah keberagaman aktivitas yang membuat pengunjung memiliki alasan untuk datang lebih lama di area pameran.
Selain melihat produk dari berbagai brand, pengunjung dapat menikmati kegiatan interaktif, kompetisi, pertunjukan, aktivitas komunitas, serta berbagai program edukasi yang berkaitan dengan dunia hewan peliharaan.
Sejumlah kegiatan juga memberikan ruang bagi komunitas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat. Salah satunya terlihat dari aktivitas di booth PURINA Friskies yang menghadirkan meet and greet bersama komunitas Golden Retriever serta brand ambassador PURINA Friskies, Inul Daratista. Pengunjung dapat berbagi pengalaman mengenai perawatan hewan, pemberian makanan, hingga mengabadikan momen bersama komunitas.
Kehadiran komunitas seperti ini memperlihatkan bahwa perkembangan industri pet care berjalan beriringan dengan tumbuhnya budaya memelihara hewan sebagai bagian dari kehidupan keluarga. Hewan peliharaan tidak hanya ditempatkan sebagai hewan penjaga rumah atau sekadar peliharaan, tetapi semakin banyak diposisikan sebagai bagian dari keseharian pemiliknya.
Indoor Zoo hingga Berbagai Aktivitas Menjadi Magnet Pengunjung
IIPE 2026 juga menghadirkan sejumlah elemen baru untuk memperkaya pengalaman pengunjung. Salah satunya adalah Indoor Zoo, yang menjadi salah satu fitur yang membedakan penyelenggaraan tahun ini.
Konsep tersebut membuat event tidak hanya berorientasi pada transaksi, tetapi juga memberikan pengalaman bagi pengunjung untuk melihat berbagai jenis hewan secara lebih dekat.
Di luar area exhibitor, rangkaian kegiatan juga mencakup berbagai pertunjukan dan kompetisi yang menjadi bagian dari atmosfer pameran. Sebelumnya, informasi mengenai program IIPE 2026 juga mencantumkan aktivitas seperti pertunjukan kucing internasional, pertunjukan ketangkasan anjing, kontes hewan peliharaan, talkshow edukasi, seminar kedokteran hewan, serta berbagai pertunjukan lainnya.
Kombinasi antara perdagangan, edukasi, hiburan, dan komunitas membuat IIPE memiliki karakter yang berbeda dari pameran dagang pada umumnya. Pengunjung bisa datang sebagai konsumen, tetapi pada saat yang sama memperoleh pengetahuan dan pengalaman baru mengenai dunia hewan peliharaan.
Produk Lokal Mulai Menunjukkan Daya Saing
Salah satu isu menarik yang muncul dari penyelenggaraan IIPE 2026 adalah semakin besarnya peluang produk pet food lokal untuk bersaing di pasar domestik maupun internasional.
Menteri Perdagangan Budi Santoso, yang hadir dalam rangkaian IIPE 2026, mendorong produsen pakan hewan peliharaan dalam negeri untuk meningkatkan kualitas, nilai tambah, kapasitas produksi, dan daya saing. Pesan tersebut disampaikan saat peluncuran merek makanan kucing premium Cat’s Favour produksi EVO Group pada 5 September 2026.
Momentum tersebut menjadi penting karena industri pet food Indonesia mulai menunjukkan peluang ekspor. Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, ekspor produk makanan hewan peliharaan Indonesia tumbuh 31,98 persen sepanjang 2021–2025, sementara nilai ekspornya pada 2025 mencapai US$8,66 juta.
Pada Januari–Juni 2026, nilai ekspor produk pet food Indonesia telah mencapai US$3,43 juta. Negara tujuan utama ekspor pada 2025 antara lain India, Malaysia, Jepang, Filipina, dan Hong Kong.
Angka tersebut memang masih relatif kecil jika dibandingkan dengan sejumlah negara eksportir utama dunia, tetapi menunjukkan adanya ruang pertumbuhan yang cukup besar bagi industri dalam negeri.
Indonesia bahkan telah memperoleh tarif preferensi nol persen untuk produk makanan hewan peliharaan di sejumlah negara mitra dagang, termasuk Jepang, Tiongkok, Australia, dan Korea Selatan. Kondisi tersebut membuka peluang lebih luas bagi produsen lokal yang mampu memenuhi standar kualitas dan kebutuhan pasar internasional.
Dari Pasar Domestik Menuju Pasar Global
Perkembangan industri pet care di Indonesia juga tercermin dari semakin banyaknya perusahaan yang mencoba membawa produk lokal ke pasar internasional.
Kementerian Perdagangan mencatat, salah satu contohnya adalah ekspor perdana produk makanan hewan EVO Group ke Filipina pada Februari 2026 dengan nilai US$176 ribu. Ekspor tersebut terdiri atas berbagai produk makanan hewan dalam sejumlah format.
Fakta ini memperlihatkan bahwa pameran seperti IIPE memiliki fungsi yang lebih luas dibandingkan sekadar mempertemukan brand dengan konsumen akhir. Pameran juga dapat menjadi titik temu antara produsen, distributor, mitra bisnis, komunitas, dan calon buyer yang melihat peluang pasar pet care Indonesia.
Dengan jumlah exhibitor yang mencapai ratusan perusahaan dari dalam dan luar negeri, IIPE 2026 pada akhirnya menjadi semacam cermin dari perkembangan industri tersebut. Persaingan tidak hanya terjadi pada harga, tetapi juga pada kualitas nutrisi, inovasi produk, kemasan, layanan, teknologi, serta kemampuan brand memahami kebutuhan pet parent.
Antusiasme Pet Parent Menjadi Gambaran Pasar yang Terus Tumbuh
Ramainya pengunjung selama tiga hari penyelenggaraan juga menunjukkan bahwa minat masyarakat terhadap hewan peliharaan memiliki basis konsumen yang semakin kuat.
Pengunjung datang dengan berbagai kebutuhan. Ada yang mencari makanan baru untuk hewan kesayangannya, membandingkan produk grooming, mencari aksesori, berkonsultasi mengenai perawatan, mengikuti kegiatan komunitas, hingga sekadar menikmati suasana pameran bersama keluarga.
Bagi sebagian pengunjung, membawa hewan peliharaan ke area pameran juga menjadi pengalaman tersendiri. Interaksi antarpemilik hewan menciptakan suasana sosial yang sulit ditemukan dalam aktivitas belanja biasa.
Di titik inilah IIPE 2026 memperlihatkan perubahan karakter hubungan manusia dengan hewan peliharaan. Pet care semakin berkembang menjadi bagian dari gaya hidup, sementara kebutuhan terhadap produk dan layanan yang berkualitas ikut tumbuh mengikuti perubahan tersebut.
IIPE 2026 Berakhir, Industri Pet Care Memasuki Babak Berikutnya
Ketika pintu Hall 5–10 ICE BSD City akhirnya kembali ditutup pada Minggu malam, IIPE 2026 meninggalkan lebih dari sekadar transaksi selama tiga hari. Event ini memperlihatkan bagaimana industri hewan peliharaan Indonesia terus berkembang melalui pertemuan antara brand, konsumen, komunitas, dan pelaku usaha.
Sepuluh tahun perjalanan IIPE juga menjadi penanda bahwa dunia pet care di Indonesia telah bergerak cukup jauh. Dari kebutuhan dasar berupa makanan dan perlengkapan, industri kini berkembang menuju ekosistem yang mencakup kesehatan, nutrisi, grooming, teknologi, komunitas, edukasi, hingga peluang ekspor.
Bagi konsumen, perkembangan tersebut berarti semakin banyak pilihan produk dan layanan yang dapat digunakan untuk merawat hewan kesayangan. Bagi pelaku industri, pertumbuhan pasar sekaligus membawa tantangan untuk terus meningkatkan kualitas dan inovasi.
Sementara bagi produk lokal, momentum IIPE 2026 menunjukkan bahwa pasar domestik bukan satu-satunya tujuan. Dengan meningkatnya kualitas produksi dan terbukanya akses perdagangan ke berbagai negara, industri pet care Indonesia memiliki peluang untuk melangkah lebih jauh.
Pada akhirnya, “Unleash The Energy” bukan hanya menjadi tema IIPE 2026. Tema tersebut terasa sebagai gambaran dari energi baru yang sedang bergerak di industri hewan peliharaan Indonesia—energi dari komunitas, konsumen, brand, produsen lokal, hingga peluang bisnis yang semakin terbuka di pasar global.
(AND)
