Bagi warga Tangerang Selatan yang ingin menikmati suasana hijau tanpa harus melakukan perjalanan jauh ke luar kota, Kampung Konservasi RIMBUN bisa menjadi salah satu pilihan menarik. Berada di kawasan Ciater, Serpong, destinasi ini menawarkan pengalaman yang berbeda karena memadukan wisata alam, edukasi lingkungan, pertanian, aktivitas keluarga, hingga kuliner dalam satu kawasan.
Berbeda dari tempat wisata yang hanya mengandalkan pemandangan, RIMBUN sejak awal dikembangkan dengan semangat konservasi dan edukasi. Pengunjung tidak hanya datang untuk bersantai, tetapi juga dapat mengenal lebih dekat tanaman, pertanian, lingkungan, serta berbagai aktivitas yang berkaitan dengan kehidupan alam.
Berawal dari Lahan yang Kurang Produktif
Kampung Konservasi RIMBUN memiliki perjalanan yang cukup menarik. Berdasarkan sejumlah catatan mengenai sejarahnya, kawasan ini pada awalnya merupakan lahan yang belum dimanfaatkan secara optimal. Pada 2016, lahan tersebut mulai dikembangkan dengan aktivitas berkebun, termasuk penanaman cabai dan berbagai jenis sayuran. Perkembangannya kemudian membuka peluang untuk menjadikan kawasan tersebut sebagai ruang wisata sekaligus edukasi berbasis lingkungan.
Pengembangan kawasan kemudian dilakukan secara bertahap dengan menanam berbagai jenis pohon dan tanaman. Dari lahan yang sebelumnya kurang produktif, kawasan tersebut berubah menjadi ruang hijau yang memberikan suasana berbeda dibandingkan lingkungan perkotaan di sekitarnya.
Kampung Konservasi RIMBUN tercatat mulai beroperasi sejak sekitar 2016–2017, meskipun berbagai sumber mencatat tahun awal pengembangan dan operasional yang berbeda. Data Sistem Informasi Pariwisata Nasional mencatat lokasi ini berada di Jalan H. Jamat No. 11, Ciater, Kecamatan Serpong, Tangerang Selatan.
Ruang Hijau di Tengah Kota
Salah satu daya tarik utama RIMBUN adalah atmosfernya. Berada di tengah kawasan perkotaan Tangerang Selatan, pengunjung dapat menemukan area yang dipenuhi pepohonan, tanaman, kebun, serta ruang terbuka.
Konsep tersebut membuat RIMBUN kerap dianggap memberikan pengalaman seperti berada di kawasan pedesaan. Bahkan, sejumlah media menggambarkan suasananya seperti tempat wisata alam di kawasan Puncak, meskipun lokasinya masih berada di wilayah Tangerang Selatan.

Bagi masyarakat perkotaan yang sehari-hari terbiasa dengan jalan raya, gedung, dan kepadatan permukiman, keberadaan ruang hijau seperti ini menawarkan alternatif untuk beristirahat sejenak dari rutinitas.
Pepohonan dan berbagai tanaman yang tumbuh di kawasan RIMBUN juga menjadi bagian penting dari konsep konservasi yang diusung. Kawasan ini bukan sekadar ruang hijau untuk mempercantik tempat wisata, tetapi juga menjadi media untuk memperkenalkan hubungan antara manusia, tanaman, tanah, air, dan lingkungan.
Tidak Hanya Sekadar Tempat Nongkrong
RIMBUN juga berkembang menjadi tempat yang dapat dikunjungi bersama keluarga. Salah satu aktivitas yang menarik adalah wisata edukasi pertanian dan urban farming.

Pengunjung, khususnya anak-anak, dapat diperkenalkan pada proses menanam dan merawat tanaman. Konsep seperti ini memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan pembelajaran di dalam kelas karena anak dapat melihat secara langsung bagaimana tanaman tumbuh dan bagaimana hasil pertanian diperoleh.
Beberapa program edukasi yang pernah dikembangkan di kawasan ini juga mencakup kegiatan lingkungan dan pengelolaan tanaman. RIMBUN bahkan pernah memiliki program English Village yang memanfaatkan lingkungan alam sebagai ruang belajar bahasa Inggris bagi anak-anak.
Konsep tersebut menarik karena aktivitas belajar tidak dibuat kaku. Anak-anak dapat belajar sambil bermain dan mengenal lingkungan sekitar.
Ada Aktivitas untuk Keluarga
Selain edukasi, RIMBUN juga menawarkan berbagai kegiatan rekreasi. Sejumlah aktivitas yang dikembangkan di kawasan ini antara lain outbound, camping, field trip, urban farming, hingga kegiatan untuk anak-anak. Pengelola juga menyebut kawasan tersebut dapat digunakan untuk berbagai kegiatan seperti acara keluarga dan pernikahan.
Dengan pilihan aktivitas tersebut, RIMBUN dapat menjadi destinasi untuk berbagai kebutuhan. Keluarga bisa datang untuk menghabiskan waktu bersama, sekolah dapat memanfaatkannya sebagai lokasi kegiatan edukasi luar ruang, sementara komunitas dapat menggunakannya sebagai tempat berkegiatan.
Kawasan ini juga memiliki area kuliner sehingga pengunjung dapat menikmati makanan dan minuman setelah beraktivitas. Kehadiran area makan membuat pengalaman berkunjung tidak hanya sebatas berjalan-jalan di ruang hijau, tetapi juga dapat dilanjutkan dengan bersantai dan berbincang bersama keluarga atau teman.
Konsep Konservasi yang Menjadi Identitas
Hal yang membuat Kampung Konservasi RIMBUN menarik adalah upayanya menghubungkan rekreasi dengan kesadaran lingkungan. Konsep konservasi tidak hanya ditampilkan sebagai slogan, tetapi diterjemahkan melalui aktivitas pertanian, penanaman, edukasi, serta pemanfaatan ruang terbuka.
Dalam perkembangannya, RIMBUN juga diarahkan menjadi ruang untuk berpikir, belajar, berkegiatan, sekaligus beristirahat dari hiruk-pikuk perkotaan. Kawasannya yang berada di tengah kota tetapi memiliki karakter seperti pedesaan menjadi salah satu keunikan tersendiri.
Konsep semacam ini semakin relevan ketika ruang terbuka hijau di kawasan perkotaan semakin dibutuhkan. Wisata tidak harus selalu berarti perjalanan jauh. Sebuah kawasan hijau yang dikelola dengan baik juga dapat memberikan manfaat rekreasi sekaligus edukasi kepada masyarakat.
Lokasi dan Waktu Berkunjung
Kampung Konservasi RIMBUN beralamat di Jalan H. Jamat No. 11, Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten. Data Sistem Informasi Pariwisata Nasional mencantumkan jam operasional 08.00–20.00 WIB, meskipun informasi operasional dapat berubah sesuai dengan aktivitas dan kebijakan pengelola.
Karena terdapat sejumlah area dengan fungsi berbeda, seperti kebun, ruang terbuka, area kegiatan, dan kuliner, pengunjung sebaiknya mengecek informasi terbaru sebelum datang, terutama jika ingin mengikuti aktivitas atau paket tertentu.

Alternatif Liburan Hijau di Tangerang Selatan
Kampung Konservasi RIMBUN menunjukkan bahwa wisata alam tidak selalu harus berada di daerah pegunungan atau jauh dari perkotaan. Di tengah perkembangan Tangerang Selatan sebagai kawasan urban, masih terdapat ruang yang menawarkan pengalaman lebih dekat dengan alam.
Dengan perpaduan konservasi, pertanian, edukasi, aktivitas keluarga, dan kuliner, RIMBUN menjadi salah satu alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu di tempat yang lebih hijau dan santai.
Bagi keluarga yang ingin memperkenalkan anak pada tanaman dan lingkungan, komunitas yang membutuhkan ruang aktivitas, maupun warga kota yang sekadar ingin mencari suasana berbeda saat akhir pekan, Kampung Konservasi RIMBUN layak masuk dalam daftar destinasi wisata alam di Tangerang Selatan.
(ES)
