
Hari ketiga Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX) 2026 menjadi momentum penutup bagi salah satu perhelatan modifikasi otomotif terbesar di Indonesia. Digelar pada 9–11 Oktober 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang, IMX 2026 menghadirkan pertemuan antara kreativitas modifikator, inovasi industri aftermarket, koleksi otomotif eksklusif, dan gaya hidup yang tumbuh bersama budaya otomotif modern.
Mengusung tema Next Gen Culture, IMX tahun ini tidak sekadar menjadi ruang pamer kendaraan dengan tampilan berbeda. Ajang tersebut juga memperlihatkan bagaimana modifikasi berkembang menjadi bagian dari industri kreatif yang menggabungkan rekayasa teknis, desain, personalisasi, serta kolaborasi lintas negara.
Memasuki hari terakhir, perhatian pengunjung tertuju pada deretan mobil modifikasi yang menawarkan karakter dan pendekatan berbeda. Dari proyek bergaya Jepang yang mengutamakan presisi desain hingga kendaraan dengan ubahan ekstrem, IMX menjadi tempat bagi penggemar otomotif untuk melihat langsung bagaimana gagasan kreatif diterjemahkan menjadi karya nyata.
Deretan Mobil Modifikasi Jadi Magnet Pengunjung
Salah satu daya tarik IMX 2026 adalah kehadiran sejumlah proyek modifikasi yang mencuri perhatian sejak hari pembukaan. Beberapa di antaranya adalah Drift Bull Lamborghini Murciélago garapan Garasi Drift, Daihatsu Ayla Turbo karya Motomobi, serta Toyota Neo86 hasil kolaborasi Arief Muhammad dengan Result Japan.
Deretan tersebut memperlihatkan luasnya eksplorasi dunia modifikasi. Mobil kompak yang dekat dengan penggunaan sehari-hari dapat diolah menjadi kendaraan berkarakter performa, sementara mobil sport eksotis menjadi medium untuk menampilkan interpretasi baru terhadap desain dan identitas otomotif.
Perhatian juga tertuju pada Porsche 964 RWB x Von Dutch, Honda Super Nouve milik Roy Ricardo, Suzuki Jimny Anti-Zombie milik Deddy Corbuzier, serta BYD Atto 1 Wide Body garapan Ridwan Hanif. Setiap proyek membawa pendekatan tersendiri, mulai dari penguatan karakter visual, permainan proporsi bodi, hingga penyesuaian tampilan kendaraan sesuai identitas pemilik dan builder.

Kehadiran berbagai karya tersebut menegaskan bahwa modifikasi bukan sekadar urusan memasang aksesori atau mengganti komponen. Di balik sebuah kendaraan yang tampil berbeda, terdapat proses perencanaan, pemilihan material, pengerjaan detail, serta kolaborasi antara pemilik kendaraan, bengkel, desainer, dan pemasok komponen aftermarket.
(CS)
