Tokopedia Dorong UMKM Lokal lewat Inisiatif Hyperlocal

Perusahaan teknologi buatan Indonesia, Tokopedia, yang kini terdiri dari lebih dari 10 juta penjual dan hampir 100%nya UMKM, kembali menegaskan keberpihakannya kepada pegiat usaha lokal melalui inisiatif hyperlocal.

Penetrasi intensif ke tingkat lokal ini tidak lepas dari peran Head of Regional Growth Expansion (RGX) Tokopedia, Trian Nugroho. “Tokopedia fokus mendukung pegiat usaha lokal untuk terus mengembangkan usaha. Ini merupakan cerminan inisiatif hyperlocal Tokopedia demi mewujudkan misi pemerataan ekonomi secara digital di Indonesia,” kata Trian.

Trian bersama lebih dari 100 Nakama (sebutan karyawan Tokopedia), yang dipimpinnya di Tim RGX Tokopedia, membantu UMKM lokal di seluruh penjuru Indonesia meningkatkan daya saing bisnis – khususnya di tengah pandemi – lewat pemanfaatan teknologi, agar dapat meraja di negeri sendiri.

“Kami menyadari pentingnya peran UMKM lokal dalam menggerakkan perekonomian daerah, maka kami terus memberikan pendampingan dan edukasi, misal dalam bentuk webinar, bagi pebisnis baru. Tokopedia juga kerap mengadakan community gathering melalui media sosial, yang bisa menjadi wadah bagi para penjual untuk saling bertukar informasi,” jelas Trian.

‘KTP’ Tokopedia Bantu Kenaikan Transaksi UMKM Lokal >6x Lipat

Beragam program pun dihadirkan, salah satunya Kumpulan Toko Pilihan (KTP), yang dimulai pada Oktober 2020 silam. “Program ini bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan beragam produk dari penjual setempat sekaligus membantu penjual setempat mempertahankan bisnis dan berkontribusi ke perekonomian daerah,” lanjut Trian.

Sejak awal diadakan, kenaikan transaksi pada penjual yang berpartisipasi di program KTP berhasil meningkat hingga 5x lipat. Boho Baby, salah satu pegiat usaha lokal asal Semarang yang menjual berbagai perlengkapan bayi, mencatatkan kenaikan transaksi hingga 6x lipat karena mengikuti program KTP Tokopedia.

Selain itu, jumlah pembeli baru di Tokopedia – di kota-kota yang menjadi fokus Tim RGX – seperti Medan, Palembang, Bandung, Semarang, Surabaya, Malang dan Makassar, juga meningkat hingga 11x lipat.

Trian dan tim juga konsisten berkolaborasi dengan berbagai mitra strategis, termasuk pemerintah daerah, demi mengakselerasi adopsi platform digital bagi sebanyak-banyaknya UMKM lokal. Misalnya melalui kegiatan online, seperti Jatim Fair dan Festival Produk Lokal Kota Batu.

“Tokopedia bangga karena bisa ikut menyaksikan dengan dekat bagaimana UMKM lokal terus berupaya mempertahankan kelangsungan bisnis serta lapangan pekerjaan terutama di tengah pandemi seperti ini,” ungkap Trian.

Selama pandemi, penjual di Tokopedia, yang hampir 100%nya UMKM lokal, diketahui mengalami peningkatan dari yang semula berjumlah lebih dari 7,2 juta penjual (Januari 2020) menjadi lebih dari 10 juta saat ini.

Ia juga menyampaikan strategi selanjutnya, “Kami akan terus #SelaluAdaSelaluBisa mendukung keberadaan dan perkembangan UMKM lokal lewat berbagai inisiatif, kolaborasi, juga inovasi digital.”

(EV)

Leave a Reply