Tanam Sendiri, Panen Sendiri

Urban farming atau berkebun di tengah perkotaan kini menjadi tren gaya hidup di kota-kota besar di dunia termasuk di Jakarta. Biasanya orang memanfaatkan lahan rumahnya untuk menghasilkan berbagai sayuran dan buah-buahan. Selain dikonsumsi sendiri, panen tersebut juga dapat dijual.

Foto: Dokumentasi Warta Kota/Feryanto Hadi

Simak video berikut ini: https://www.suara.com/video/2019/02/23/155553/mengembangkan-tren-urban-farming-di-jakarta

Makanan sehat

Makanan sehat terdiri dari sayur-sayuran dan buah-buahan. Makan sayur pasti lebih menyehatkan dan kaya akan nutrisi daripada makanan cepat saji yang biasa ditawarkan resto-resto. Mengonsumsi sayur juga jangan sembarang sayur. Sayur organik baik dikonsumsi karena ditanam secara alami tanpa pestisida.

Sayur organik dianggap lebih berkualitas dan baik untuk kesehatan. Beberapa sayuran organik juga bisa ditanam di pekarangan rumah, seperti bayam, kailan, sawi, kangkung, seledri, cabai, tomat, dan pak choy atau sawi daging.

Salah satu usaha di Bintaro yang menerapkan sistem urban farming adalah RM Manado Kasuang Bintaro. Di lantai atas dari tempat usahanya di Bintaro Sektor 9, ditanam benih selada air dan pak choy  yang selanjutnya disajikan kepada pengunjung dalam bentuk olahan salad yang lezat. Seperti yang Anda lihat di foto, ini adalah chicken roasted salad  with sesame dressing. Sungguh menggoda bukan?

Baca Juga: Wajib Cicip di Kasuang, Rumah Makan Manado yang Sudah Berumur 18 Tahun

Manfaat

Tahukah Anda bahwa hobi berkebun dapat mengurangi stres dan membuat kita lebih rileks? Tim Lang, PhD, seorang professor kebijakan pangan di City University London, mengatakan bahwa melakukan kontak langsung secara rutin dengan tanaman, hewan, dan lingkungan alam dapat meningkatkan kesehatan fisik dan kesejahteraan mental seseorang. Itu sebabnya, baik anak-anak dan orang dewasa dapat menjadikan berkebun sebagai salah satu alternatif untuk menangani masalah kesehatan fisik atau mental yang mungkin sedang mereka alami.

Tidak hanya itu para orang tua yang mengajak anak-anaknya berkebun, dapat mengajari mereka membuat semacam jurnal untuk jadwal menyiram dan menyiangi gulma sebagai bagian dari tanggung jawab mereka. Tak hanya itu, mereka juga dapat belajar tentang aneka manfaat tanaman obat dengan melakukan riset Internet atau pinjam buku perpustakaan.

Baca Juga:

Ayo Berkebun! (Bagian 1)
Ayo Berkebun! (Bagian 2)

Lahan Sempit

Halaman rumah Anda sempit atau areanya terbatas? InI bukan alasan. Saat ini juga sedang menjadi tren bercocok tanam secara hidroponik. Media tanamnya bukan tanah merah atau tanah liat melainkan air. Teknik hidroponik dikenal karena kemudahan dalam mengaplikasikannya. Tidak dibutuhkan lahan yang luas dan faktor-faktor pendukung seperti tanah dan pemupukan.

Sistem ini lebih jarang terkena serangan hama. Itulah kelebihan penanaman secara hidroponik. Bahkan produksi tanaman organik yang tidak menggunakan bahan-bahan kimia juga lebih mudah dilakukan dengan teknik hidroponik dibanding cara penanaman konvensional.

Ada berbagai jenis teknik hidroponik yang bisa kita gunakan, dari mulai menggunakan wadah seperti pot, plastic bag, botol, dll sampai dengan sistem sirkulasi dengan berbagai metodenya. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Jika Anda ingin menanam tanaman secara hidroponik sekaligus mendaoatkan berbagai manfaat maka sistem sirkulasi dengan menggunakan pipa pralon merupakan cara yang pas bagi Anda. Teknik penanaman secara sirkulasi ini juga dikenal sebagai Drip System.

Baca lebih lanjut di: Yuk Bertanam Tanaman Hidroponik di Halaman Rumah

Bibit

Tidak perlu repot mencari bibit untuk kebun Anda. Di daerah Bintaro dan sekitarnya sudah terdapat beberapa lokasi yang dapat membantu Anda:

Toko Trubus Bintaro
Jl. Raya Bintaro Jaya Sektor 9
Bintaro Jaya Sektor 9 (Seberang pom bensin Bintaro Sektor 9)
Jam buka : 08.00 – 16.00
Telp. : 021 – 745 0761

Toko Trubus BSD
LotteMart Alam Sutra
BSD-Tangerang
Telp. 021 – 9410 2104, 0852 1849 5577, 0813 8620 4592

Mitra 10 BSD
Mitra 10 Gading Serpong
BSD – Tangerang, Banten
Telp. : 021 – 9665 0251, 0822 1111 5284, 0857 5981 5001

Komunitas

Sebagai orang yang baru belajar berkebun, Anda memerlukan teman diskusi atau mentor yang dapat membimbing. Sarana tersebut dapat ditemui di komunitas berkebun. Salah satunya adalah komunitas Jakarta Berkebun.

Ada tiga kegiatan yang terus digalakkan oleh Jakarta Berkebun, yakni ekologi yaitu kegiatan dari mulai menanam, menyiram hingga merawat kebun.Lalu yang kedua adalah edukasi, yaitu para anggota Jakarta Berkebun memberikan edukasi soal tanaman kepada masyarakat, mulai dari pegawai kantoran hingga anak-anak sekolah. Dan yang ketiga adalah ekonomi. Ekonomi di sini memang bukan melulu soal uang, ekonomi yang dimaksud adalah mandiri pangan, yakni bagaimana menghemat pengeluaran dengan sesuatu yang ada di kebun sendiri.

Dengan berkebun sendiri itu artinya kita kan tidak perlu lagi banyak membeli sayuran yang ada di luar, sehingga tentunya kegiatan berkebun akan sangat menghemat pengeluaran. Meskipn  dengan lahan yang sempit masyarakat dapat menanam berbagai macam sayuran.Tanam sendiri, panen sendiri. Tertarik untuk bergabung di komunitas Jakarta Berkebun?

Simak videonya berikut:

Info lebih lanjut:

JAKARTA BERKEBUN
Komunitas Urban Farming Jakarta
Jl. Kebon Jeruk Raya No. 37 (depan SMPN 127)
E-mail : jktberkebun@gmail.com

Facebook: http://facebook.com/JktBerkebun
Twitter & IG: @JktBerkebun

(EGS)

Leave a Reply