Jum. Des 6th, 2019

Sejarah Tahun Baru Imlek

Tanggal 16 Februari adalah tahun baru Imlek. Tahun baru ini akan dirayakan oleh terutama dalam peradaban Asia Timur. Di perayaan tahun baru, semua keluarga akan berkumpul, makan bersama.

Tahun Baru Imlek merupakan perayaan terpenting orang Tionghoa. Menurut Wikipedia, perayaan tahun baru imlek dimulai di hari pertama bulan pertama (bahasa Tionghoa: 正月; pinyin: zhēng yuè) di penanggalan Tionghoa dan berakhir dengan Cap Go Meh 十五冥 元宵节 di tanggal kelima belas (pada saat bulan purnama). Malam tahun baru imlek dikenal sebagai Chúxī 除夕 yang berarti “malam pergantian tahun”.

Di Tiongkok, adat dan tradisi wilayah yang berkaitan dengan perayaan Tahun Baru Imlek sangat beragam. Namun, kesemuanya banyak berbagi tema umum seperti perjamuan makan malam pada malam Tahun Baru, serta penyulutan kembang api. Meskipun penanggalan Imlek secara tradisional tidak menggunakan nomor tahun malar, penanggalan Tionghoa di luar Tiongkok seringkali dinomori dari pemerintahan Huangdi. Setidaknya sekarang ada tiga tahun berangka 1 yang digunakan oleh berbagai ahli, sehingga pada tahun 2017 masehi “Tahun Tionghoa” dapat jadi tahun 4715, 4714, atau 4654.

Dirayakan di daerah dengan populasi suku Tionghoa, Tahun Baru Imlek dianggap sebagai hari libur besar untuk orang Tionghoa dan memiliki pengaruh pada perayaan tahun baru di tetangga geografis Tiongkok, serta budaya yang dengannya orang Tionghoa berinteraksi meluas. Ini termasuk Korea, Mongolia, Nepal, Bhutan, Vietnam, dan Jepang (sebelum 1873). Di daratan Tiongkok, Hong Kong, Makau, Taiwan, Singapura, Indonesia, Malaysia, Filipina, Thailand, dan negara-negara lain atau daerah dengan populasi suku Han yang signifikan, Tahun Baru Imlek juga dirayakan, dan pada berbagai derajat, telah menjadi bagian dari budaya tradisional dari negara-negara tersebut.

Dalam kalender Gregorian, Tahun Baru Imlek jatuh pada tanggal yang berbeda setiap tahunnya, antara tanggal 21 Januari sampai 20 Februari. Dalam kalender Tionghoa, titik balik mentari musim dingin harus terjadi di bulan 11, yang berarti Tahun Baru Imlek biasanya jatuh pada bulan baru kedua setelah titik balik mentari musim dingin (dan kadang yang ketiga jika pada tahun itu ada bulan kabisat). Di budaya tradisional di Tiongkok, lichun adalah waktu solar yang menandai dimulainya musim semi, yang terjadi sekitar 4 Februari.

Tanggal untuk Tahun Baru Imlek dari 1996 sampai 2019 (dalam penanggalan Gregorian), bersamaan dengan shio hewan untuk tahun itu dan cabang duniawinya. Bersamaan dengan daur 12-tahun masing-masing dengan shio hewan ada daur 10-tahun batang surgawi. Setiap surgawi dikaitkan dengan salah satu dari lima elemen perbintangan Tionghoa, yaitu: Kayu, Api, Bumi, Logam, dan Air. Unsur-unsur tersebut diputar setiap dua tahun sekali sementara perkaitan yin dan yang silih berganti setiap tahun. Unsur-unsur tersebut dengan itu dibedakan menjadi: Kayu Yang, Kayu Yin, Api Yang, Api Yin, dan seterusnya. Hal ini menghasilkan sebuah daur gabungan yang berulang setiap 60 tahun. Sebagai contoh, tahun dari Tikus Api Yang terjadi pada 1936 dan pada tahun 1996.

BACA JUGA  Tips Memilih Tempat Penitipan Anak yang Tepat

Shio

Simak tabel di bawah ini, Anda termasuk shio yang mana?

Hewan Cabang bumi Tanggal
Tikus 子 zǐ 19 Februari 1996 7 Februari 2008
Sapi 丑 chǒu 7 Februari 1997 26 Januari 2009
Macan 寅 yín 28 Januari 1998 14 Februari 2010
Kelinci 卯 mǎo 16 Februari 1999 3 Februari 2011
Naga 辰 chén 5 Februari 2000 23 Januari 2012
Ular 巳 sì 24 Januari 2001 10 Februari 2013
Kuda 午 wǔ 12 Februari 2002 31 Januari 2014
Kambing 未 wèi 1 Februari 2003 19 Februari 2015
Monyet 申 shēn 22 Januari 2004 8 Februari 2016
Ayam 酉 yǒu 9 Februari 2005 28 Januari 2017
Anjing 戌 xū 29 Januari 2006 16 Februari 2018
Babi 亥 hài 18 Februari 2007 5 Februari 2019

Mitos

Puisi Tahun Baru Imlek tulisan tangan ditempel pada pintu ke rumah orang, di Lijiang, Yunnan, Tiongkok.

Menurut legenda, dahulu kala, Nián (年) adalah seekor raksasa pemakan manusia dari pegunungan (atau dalam ragam hikayat lain, dari bawah laut), yang muncul di akhir musim dingin untuk memakan hasil panen, ternak dan bahkan penduduk desa. Untuk melindungi diri mereka, para penduduk menaruh makanan di depan pintu mereka pada awal tahun. DIpercaya bahwa melakukan hal itu Nian akan memakan makanan yang telah mereka siapkan dan tidak akan menyerang orang atau mencuri ternak dan hasil panen.

Pada suatu waktu, penduduk melihat bahwa Nian lari ketakutan setelah bertemu dengan seorang anak kecil yang mengenakan pakaian berwarna merah. Penduduk kemudian percaya bahwa Nian takut akan warna merah, sehingga setiap kali tahun baru akan datang, para penduduk akan menggantungkan lentera dan gulungan kertas merah di jendela dan pintu. Mereka juga menggunakan kembang api untuk menakuti Nian. Adat-adat pengurisan Nian ini kemudian berkembang menjadi perayaan Tahun Baru. Guò nián (Hanzi tradisional: 過年; bahasa Tionghoa: 过年), yang berarti “menyambut tahun baru”, secara harafiah berarti “mengusir Nian”. Simak video tentang mitos Nian di https://www.youtube.com/watch?v=PXOS99vWI_o

Dalam buku Jingchu sui shi ji 荊楚歲時記,  catatan kebisaan tahun baru Jingchu yang dibuat di zaman dinasti selatan ( 420-589 BE ) dan ditulis oleh Zong Lin ( 501-565 BE ). Buku itu yang menulis mitos tentang nian .

Sejak saat itu, Nian tidak pernah datang kembali ke desa. Nian pada akhirnya ditangkap oleh 鸿钧老祖 atau 鸿钧天尊Hongjun Laozu, dewa Taoisme dalam kisah Fengsheng Yanyi. Dan Nian kemudian menjadi kendaraan Honjun Laozu.

BACA JUGA  Pertama di Indonesia, Hackdata Indosat Ooredoo Resmi Dibuka

Ucapan selamat tahun baru Imlek

Sekitar masa tahun baru orang-orang memberi selamat satu sama lain dengan kalimat:
Aksara Tionghoa Sederhana: 恭喜发财 – Aksara Tionghoa Tradisional: 恭喜發財 = “selamat dan semoga banyak rejeki”, dibaca:
“Gōngxǐ fācái” (bahasa Mandarin)
“Kung hei fat choi” (bahasa Kantonis)
“Kiong hi huat cai” (bahasa Hokkien)
“Kiong hi fat choi” (bahasa Hakka)
“Xīnnián kuàilè” (新年快樂) = “Selamat Tahun Baru”

Demikian artikel perdana tentang tahun baru Imlek. Ingin mengetahui tradisi apa saja seputar perayaan tahun baru Imlek, simak liputan selanjutnya di www.infobintaro.com

(EGS)

 

 

Baca Juga