Pendekar VR (Virtual Reality) Menjadi Alternatif Konten Pembelajaran Yang Inovatif

Selama pandemi covid-19 kegiatan pembelajaran yang dilakukan secara daring menuntut para pendidik untuk dapat memberikan konten pembelajaran yang inovatif. Salah satunya dengan metode teknologi berupa Virtual Reality, yang dinilai dapat membantu meningkatkan kualitas dunia pendidikan yang dilakukan secara daring.

Teknologi ini pula yang sedang dikembangkan oleh Millealab, salah satu startup yang berada di bawah naungan inkubator bisnis Skystar Ventures  yang berada di bawah kampus Universitas Multimedia Nusantara, Gading Serpong.

Setelah sukses mengembangkan teknologi Virtual Reality, Millealab kini hadir dengan komunitasnya yang terdiri dari para guru, yang disebut sebagai Pendekar VR. Komunitas ini merupakan program yang dirancang untuk menaungi para pendidik atau guru yang tergabung dalam Millealab sebagai VR Ambassador.  Komunitas ini memberikan pelatihan kepada para guru agar mampu mengoptimalkan penggunaan virtual reality di dalam proses belajar mengajar.

VR Ambassador  (Millealab VR Educator) sudah berdiri sejak tahun 2019, namun dieksklusifkan pada Agustus 2021 yang disebut Komunitas Pendekar VR dan sudah memiliki 130 guru di seluruh Indonesia, di antaranya Bali, Jawa Timur dan Sulawesi Utara. Hingga saat ini telah dilangsungkan 500 pelatihan dan dikembangkan 9000 konten komunitas para pendidik. Simak profilnya di Youtube: https://www.youtube.com/channel/UCQcAOFP2WNmoPeX3M6W0mGQ

Salah satu kegiatan yang baru-baru ini dilaksanakan adalah peringatan hari guru nasional diadakan sebuah webinar yang diberi nama Padepokan Pendekar VR. Tujuan dari webinar ini adalah untuk membagikan ilmu baru dengan nara sumber Bapak Bukik Setiawan selaku ketua Yayasan Guru Belajar. Rekaman webinar ini dapat disimak di: https://www.youtube.com/watch?v=TaeDGoWlQ7M

Di dalam komunitas ini, selain mengikuti berbagai pelatihan, para guru pun mendapat apresiasi berupa sertifikat, uang tunai, dan merchandise Pendekar VR. Bapak Sultani, SPd, MM salah satu guru yang menjadi anggota komunitas VR mengakui manfaat bergabung ke dalam komunitas ini. “ Saya dan rekan-rekan guru yang lain merasa sangat terbantu dengan adanya komunitas ini di mana kami mendapat pelatihan virtual reality yang memampukan kami menyusun materi pengajaran menjadi lebih menarik bagi para siswa”, ujarnya.

“Harapan saya untuk Pendekar VR tentunya dapat menjadi wadah bagi para pendidik untuk dapat meningkatkan kreativitas. Selain itu, diharapkan pendidik berinovasi dalam pengembangan metode pembelajaran yang menarik serta mengikuti kemajuan teknologi yang terus berkembang,” ujar Mashitha Trisha selaku Community Development & Public Relations Shinta VR.

Millealab sendiri merupakan unit bisnis dari SHINTA VR yang memiliki beberapa kegiatan antara lain pembelajaran Virtual Reality ke sekolah-sekolah di 34 provinsi di Indonesia, dengan menggunakan teknologi berbasis 3D dan Virtual Reality. Program ini berhasil mencetak 5200 guru terlatih dan 120 guru sebagai ambassador VR sejak program dijalankan tahun 2019. Millealab menyediakan software platform khusus untuk membuat konten pembelajaran berbasis VR.

 

Info lebih lanjut:

Skystar Ventures

Program Inkubasi Bisnis, Coworking Space, dan Venture Capital.

Universitas Multimedia Nusantara

Jl. Boulevard Raya Gading Serpong

Website: http://www.skystarventures.com/

Instagram: https://www.instagram.com/skystarventures/

Leave a Reply