OVO Dukung Gerakan Light Up Indonesia, Donasi Listrik bagi Keluarga Pra Sejahtera

OVO sebagai platform pembayaran digital terdepan di Indonesia turut berpartisipasi dalam Gerakan Light Up Indonesia yang bertujuan untuk membantu keluarga berpenghasilan rendah dengan menggalang dana untuk melakukan subsidi tagihan listrik, di masa-masa sulit seperti ini.

Light Up Indonesia diinisiasi oleh Yayasan Cinta Anak Bangsa (YCAB) bersama PT Glotech Prima Vista (Do-It) dan didukung penuh oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN). Di tengah Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilakukan oleh pemerintah guna menekan laju penyebaran COVID-19, banyak dari masyarakat yang kehilangan pekerjaan sehingga mengalami kesulitan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka, termasuk untuk tagihan listrik.

OVO menjadi mitra resmi untuk teknologi dalam gerakan Light Up Indonesia, memfasilitasi crowdfunding melalui platformnya dan juga pencairan donasi bantuan tagihan listrik dengan askes tanpa batas, yang telah diverifikasi oleh PLN dan YCAB kepada penerima manfaat dari gerakan ini.

“OVO senantiasa berupaya mendukung pemerintah dalam menangani situasi pandemi COVID-19 di Indonesia, melalui berbagai inisiatif strategis yang kami implementasikan,” tutur Presiden Direktur OVO, Karaniya Dharmasaputra. “Melalui gerakan Light Up Indonesia bersama PLN dan YCAB, teknologi kami memungkinkan pengguna OVO melakukan crowdfunding melalui aplikasi OVO dan kami juga turut membantu mencairkan donasi tagihan pembayaran listrik secara digital guna menjaga jarak sosial dan melindungi keselamatan para keluarga ini,” jelasnya.

Veronica Colondam, Founder & CEO YCAB menjelaskan, “Light Up Indonesia berupaya membangun ketahanan ekonomi keluarga prasejahtera dan memberikan harapan di tengah ‘kegelapan’. Melalui gerakan ini, kami mengumpulkan kekuatan dari berbagai organisasi dan institusi untuk dapat bergerak bersama masyarakat umum dengan memberikan harapan bagi golongan masyarakat prasejahtera melalui donasi keringanan tagihan listrik. Dengan adanya bantuan ini, pemasukan yang mereka dapatkan saat ini bisa dialokasikan untuk membeli sembako dan kebutuhan lainnya untuk pencegahan COVID-19”

Karaniya Dharmasaputra melanjutkan, “Pada tahap awal, gerakan ini menargetkan hingga 100.000 keluarga, yang akan terus dapat menikmati akses ke listrik di rumah mereka sehingga penghasilan mereka dapat digunakan membeli makanan dan untuk kebutuhan dasar lainnya. Selain itu, listrik juga sangat penting bagi anak-anak agar dapat melanjutkan studi mereka di rumah, baik melalui jaringan internet maupun menonton program televisi mengenai edukasi pendidikan.”

Crowdfunding yang dijalankan lewat gerakan Light Up Indonesia akan mensubsidi tagihan listrik hingga maksimum Rp 100.000 per penerima manfaat. Bagi keluarga yang tagihannya melebihi jumlah tersebut, maka mereka dapat dengan mudah membayar selisihnya melalui aplikasi OVO yang menyediakan akses tanpa batas dan tanpa kontak.

Inisiator Light Up Indonesia & CEO Do-It, Jennifer Claudia menambahkan, “Penggunaan digitalisasi untuk mendorong crowdfunding dan pencairan donasi bantuan tagihan listrik ini, akan membantu memastikan bahwa gerakan ini efisien, tepat sasaran dan transparan. Do-It dan OVO sebagai mitra teknologi, merasa terhormat dipilih oleh PLN dan YCAB untuk melaksanakan gerakan ini. Kami harapkan program Light Up Indonesia dapat mendukung upaya pemerintah dalam meringankan beban masyarakat.”

Keterlibatan OVO dalam gerakan ini menggarisbawahi komitmen perusahaan untuk bersinergi dan membantu masyarakat mempertahankan kesejahteraan di tengah masa-masa sulit ini. Sebagai perusahaan dengan strategi ekosistem terbuka, OVO terus memastikan kesiapan memiliki strategi yang tepat dalam kondisi ekonomi baru, melakukan realokasi sumber daya dan terus-menerus meninjau kembali strategi untuk melayani pengguna dengan lebih baik.

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran dan mengedukasi masyarakat mengenai pandemi COVID-19, OVO juga telah menginisiasi program #BersatuLawanCorona sebagai bentuk dukungan terhadap Pemerintah Indonesia dalam meminimalisir dampak dari penyebaran COVID-19. OVO juga mendistribusikan sebanyak 10.000 hand sanitizer kepada para merchant termasuk UMKM di area Jabodetabek dan Bali.

Tidak hanya itu, OVO menjadi mitra resmi pemerintah dalam inisiatif Kartu Prakerja yang bertujuan untuk meningkatkan kompetensi pekerja di Indonesia, serta memperkuat jaringan pengaman sosial. Kemudian, OVO bersama Tokopedia dan Grab juga menyalurkan donasi masing-masing sebesar Rp1 Miliar kepada BNPB Indonesia untuk keperluan tenaga medis, serta menginisiasi program Patungan Untuk Berbagi THR untuk bantu pekerja informal yang terdampak COVID-19.

(EV)

Leave a Reply