Mowilex Rilis Buku Digital “Balinese Woodcarving: A Heritage to Treasure”

Tahun lalu, PT Mowilex Indonesia (Mowilex) telah memegang teguh pada komitmen untuk ikut melestarikan warisan seni Bali dengan meluncurkan sebuah buku yang berjudul “Balinese Woodcarving – A Heritage to Treasure”. Buku ini, yang disunting oleh ahli sejarah seni, kurator seni, dan penulis Cesare Biasini Selvaggi, sebelumnya pernah diluncurkan pada suatu acara di Agung Rai Museum of Art (ARMA) Gallery and Museum di Ubud, Bali. Pada kesempatan itu, buku tersebut hanya diberikan kepada para seniman, ke galeri seni, serta museum. Beberapa eksemplar juga disumbangkan ke berbagai perpustakaan.

Tahun ini pada hari peringatan peluncuran buku “Balinese Woodcarving: A Heritage to Treasure” Mowilex meluncurkan kembali buku ini dalam versi digital book yang dapat diunduh secara gratis melalui website Mowilex https://mowilex.com/.

“Buku ini telah disiapkan dan diteliti dengan sangat cermat. Tetapi, buku ini diluncurkan bukan untuk dijual, dan peredarannya pun terbatas. Kami merasa bahwa sekarang adalah waktunya untuk membagikan buku ini kepada semua yang tertarik dengan kebudayaan dan kesenian Bali,” tutur Anna Wibowo, Chief Marketing Officer Mowilex. “Untuk mereka yang berada di rumah, di mana pun anda berada, ini merupakan kesempatan bagus untuk mendalami sesuatu yang berbeda, dan kami sangat bahagia dapat menawarkan buku ini untuk diunduh secara digital dalam berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, untuk siapapun yang tertarik,” dia tambahkan.

“Menelusuri Warisan Seni Ukir Kayu Bali”. Buku ini menceritakan mengenai para seniman dan pengrajin yang bersemangat untuk melestarikan seni ukir kayu, asli dari Bali. Para seniman ini merupakan maestro yang legendaris dari dunia seni kerajinan ukir kayu. Mowilex, produsen produk-produk wood stain dan cat premium sejak 1970, juga ikut bersemangat dan berkomitmen untuk ikut melestarikan seni ukir kayu Bali.

“Kami sangat bangga bahwa para pengrajin Bali telah mempercayai perlindungan, penghiasan, dan pemeliharaan karya mereka dengan produk wood stain Mowilex selama lebih dari setengah abad,” kata CEO Mowilex Niko Safavi.

“Nilai dari suatu karya seni bukanlah dalam bahan dasar yang digunakan, tetapi dalam karya dan imajinasi sang seniman. Nilai uang dari produk dan bahan dasar yang digunakan dalam suatu karya seni yang besar tidak signifikan dan bukan menjadi masalah bagi para seniman. Ketika para seniman menciptakan suatu karya yang bernilai ribuan dolar, mereka tidak akan menghemat uang. Mereka ingin yang terbaik,” tambah Niko. “Kami selalu merasa sangat terhormat ketika mereka memilih produk-produk kami.”

Kerajinan seni ukir kayu Bali menangkap nilai-nilai spiritual dan budaya lokal yang membuat pulau tersebut dikenal oleh seluruh dunia.

“Seni dan spiritualitas merupakan bagian yang integral dan tidak terpisahkan dari agama Hindu dan kebudayaan Bali. Desain intrik dari suatu mahakarya menggambarkan nilai-nilai sakral, yang dihargai oleh semua orang,” kata perwakilan dari Penglisir, Bendesa Pakraman, Keluarga Kerajaan Ubud. Dengan buku ini, semua orang bisa mendapatkan pengertian mengenai kesenian dan kebudayaan Bali yang lebih mendalam.

“Proses pembuatan buku ini mengikutsertakan para ahli dari berbagai bidang dan juga terdapat foto-foto yang indah di dalamnya. Edisi hardcover dicetak oleh pencetak buku seni terkenal asal Italia, Carlo Cambi Editore. Hari ini, kami bahagia dapat membagikan buku ini secara digital melalui situs web kami,” kata Niko Safavi. Karya-karya oleh para seniman yang terdapat dalam buku telah menghiasi istana-istana kepresidenan, museum, galeri seni, serta rumah para kolektor seni.

“Jangan kita lupa bahwa mata pencaharian para seniman dan keluarga mereka tergantung pada karya yang mereka ciptakan. Pandemi yang sedang melanda kita semua saat ini telah membawa dampak besar yang negatif pada perekonomian di Bali, yang sebagian besar adalah dari pariwisata. Kami selalu berusaha untuk mencari keseimbangan antara pelestarian nilai-nilai dan tradisi seni ukir kayu Bali serta nilai komersial dari karya sang seniman,” kata maestro seniman seni ukir kayu Bali legendaris I Made Ada yang terkenal dengan ukiran kayu garuda karyanya.

Produk-produk Mowilex telah dibuat dengan bahan-bahan dasar berkualitas tinggi, walaupun aslinya ditujukan untuk konstruksi dan pelapisan industrial, juga menjadi pilihan pertama para seniman seni ukir kayu Bali, seniman mural, serta para seniman lainnya. “Kami harap dapat kembali ke keadaan normal dan mungkin buku ini dapat menginspirasi orang-orang untuk mengunjungi Bali, melihat galeri-galeri seni, dan bertemu dengan para seniman secara langsung.”

(BON)

Leave a Reply