Melihat Lebih Jauh Sekolah Bisa, Sekolah Gratis Bagi Anak-Anak Tidak Mampu di Bintaro

Sekolah Bisa merupakan sekolah gratis bagi anak-anak tidak mampu yang didirikan oleh British International School (BIS) bersama The Body Shop. Sekolah yang mulai berdiri dari tahun 2011 dimaksudkan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak dari pemulung yang mencari nafkah di wilayah Bintaro. Anak-anak yang karena keterbatasan ekonomi orang tuanya harus mengalami putus sekolah dan membantu orang tuanya memulung atau mengamen di jalan, sehingga sangat sulit bagi mereka untuk keluar dari jepitan kemiskinan.

aktivitas_sekolah_bisa_info_bintaro_1
Sekolah Bisa

Sekolah Bisa berlokasi di sepenggal tanah dari Gedung Serbaguna The Body Shop (Sebelah Hotel Santika Premiere Bintaro), bersisian dengan Carrefour Bintaro. Bangunannya sangat sederhana terbuat dari susunan besi dan bambu. Sepintas jika kita lalu lalang di jalan antara Carrefour dan Giant, kita tidak melihat Sekolah Bisa di sini, karena tertutup dengan kerimbunan tanaman dan pohon. Banyak yang mengira Sekolah Bisa ini merupakan sekolah alam.

Bila kita beranjak memasuki area Sekolah Bisa dari parkiran Gedung Serbaguna The Body Shop, kita akan mendengar suara teriakan anak-anak yang dan guru-guru yang sedang mengajar. Memang Sekolah Bisa dibentuk dengan kesederhanaan namun dengan misi yang mulia. Inilah yang membuat Sekolah Bisa mampu bertahan sampai dengan saat ini.

Jam belajar Sekolah Bisa dimulai dari pukul 10.00-15.00 setiap hari. Anak-anak pemulung ini dijemput oleh sebuah angkot yang sudah disewa untuk mengantar dan menjemput dari tempat tinggalnya di Pondok Bulakan, sebuah kawasan pemukiman pemulung di dekat Stasiun Pondok Ranji. Pakaian seragamnya berwarna biru atau putih, bercelana pendek atau rok berwarna biru dan sepatu. Pakaian seragam dan sepatu diberikan secara cuma-cuma dari hasil donasi yang diperoleh Sekolah Bisa. Selain itu, siswa/i Sekolah Bisa mendapatkan makan siang setiap harinya

Setiap hari anak-anak ini belajar berbagai mata pelajaran layaknya sekolah umum. Guru-guru pengajarnya terdiri dari guru-guru tetap sebanyak 3 orang dengan guru-guru sukarelawan (volunteer) yang berasal dari orang tua siswa British School, dan ada juga dari masyarakat umum.

aktivitas_sekolah_bisa_info_bintaro
Kegiatan Belajar Mengajar

Jumlah siswa Sekolah Bisa saat ini (Agustus 2016) 21 orang dari maksimum 25 orang siswa yang dapat dilayani, dengan rentang usia 6-15 tahun. Sedikit berbeda dengan sekolah pada umumnya, Siswa/i Sekolah Bisa dibagi menjadi 3 grup, yaitu TK (6 orang), SD 1 (8 orang) dan SD 2 (7 orang). Grup TK merupakan anak-anak yang usianya setara dengan usia TK sampai kelas 1 SD di sekolah umum, SD 1 setara dengan kelas 2 dan 3, sedangkan SD 2 setara dengan kelas 4-6 SD.

Karena masing-masing grup terdiri dari anak-anak yang usianya berbeda, dalam penyampaian materi pelajaran, guru-guru akan mengajarkan mata ajaran yang sama, misalnya matematika, namun materi yang diberikan ke setiap anak berbeda bergantung dengan usianya. Metode ini mirip dengan metode semi privat yang diterapkan beberapa lembaga bimbingan belajar komersial.

Setiap 6 bulan, setelah melewati ulangan umum, orang tua siswa akan dipanggil dan diajak berdiskusi mengenai perkembangan anaknya. Sekolah Bisa tidak menerapkan sistem tidak naik kelas, karena yang dipentingkan adalah kemauan anak-anaknya untuk sekolah disamping dukungan orang tua. Menurut Irwan Nurhadi, Koordinator Belajar Sekolah Bisa yang sekaligus merupakan guru tetap, di awal berdirinya Sekolah Bisa, ada beberapa orang tua siswa yang enggan anaknya bersekolah karena bagi mereka, anak dapat membantu mencari nafkah.

Dengan berjalannya waktu, kesadaran mengenai pentingnya pendidikan sudah ada di setiap orang tua siswa. Saat ini mereka sangat mendukung anaknya bersekolah di Sekolah Bisa. Untuk kehadiran, siswa-siswa yang sering tidak masuk sekolah akan diberikan konseling untuk mengetahui penyebabnya. Sanksi tidak diberikan untuk menghindarkan keengganan siswa/i datang ke sekolah. “Pada saat ini, tidak ada siswa yang mengalami masalah kehadiran, dulu memang ada 1 atau 2 siswa yang sering tidak masuk, kemudian kami melakukan konseling dan mencari solusi unuk masalah yang dihadapi siswa tersebut,” jelas Irwan.

aktivitas_sekolah_bisa_info_bintaro_2
Pelajaran Menggambar

Lebih lanjut Irwan menambahkan,”Sekolah Bisa memberikan pemahaman kepada siswa/i dan orangtuanya bahwa mereka membutuhkan rekomendasi, berupa raport atau catatan-catatan kehadiran dari Sekolah Bisa untuk melanjutkan pendidikannya kelak.” Sekolah Bisa mempersiapkan siswa/i-nya sampai dengan dengan mengikuti Ujian Paket A, sebagai prasyarat untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat SLTP. Beberapa siswa dari Sekolah Bisa telah melanjutkan pendidikannya ke jenjang SLTP. Beberapa SLTP yang menjadi tempat melanjutkan pendidikan siswa Sekolah Bisa adalah SMP Baitis Salmah, Kp. Dadap, SMP Ibnu Sina, Kp. Poncol. Beberapa mantan siswa Sekolah Bisa bahkan sudah duduk di bangku SLTA, dengan yang tertinggi sudah menginjak kelas 11. “Ada 1 mantan siswa Sekolah Bisa, sekarang duduk di kelas 10 SMK Negeri Bopri, hal ini menunjukkan kualitas siswa Sekolah Bisa tidak kalah dengan sekolah-sekolah lainnya.” sambung Irwan.

Pendanaan Sekolah Bisa ini berasal dari donasi, seperti yang kerap dilakukan oleh siswa/i BIS yang membawa kotak donasi yang diasong kepada pengunjung saat berlangsungnya Car Free Day (CFD) atau acara-acara lain di di Bintaro, melalui penjualan-penjualan buku yang didonasikan oleh orang tua siswa British School ke suatu lembaga pendidikan, seperti ILP Bintaro (baca juga: Books for Sale, Books for Sekolah Bisa), dan pihak-pihak lain seperti yang dilakukan oleh 7 Runners dengan mengikuti Marathon Berlin 2016 (baca juga: 7 Runners Berjuang Bagi Pendidikan Anak Kurang Mampu di Bintaro), maupun partisipasi dari PT. Jaya Real Property saat berlangsungnya suatu acara, misalnya bazaar, dimana sebagian hasil penjualan didonasikan kepada Sekolah Bisa.

Pihak British School tidak hanya berkontribusi dalam bentuk pendanaan maupun pengajar sukarela, namun juga dalam bentuk pendampingan. Pihak British School secara rutin menyambangi Sekolah Bisa, seperti yang disaksikan oleh Info Bintaro pada Kamis sore, 25 Agustus 2016.

aktivitas_sekolah_bisa_info_bintaro_3
Kunjungan dari Guru-Guru British International School

Percakapan kami berakhir dengan datangnya angkot berwarna merah yang menjemput siswa/i Sekolah Bisa pulang ke rumahnya masing-masing pada pukul 15.30.

Sekolah Bisa masih membutuhkan kepedulian kita untuk kelangsungannya untuk menyelenggarakan pendidikan yang layak bagi anak-anak yang kurang beruntung.. Masa depan Indonesia bergantung kepada generasi muda yang cerdas yang ditunjang oleh pendidikan yang baik. Bagi Anda yang ingin berdonasi, dapat menghubungi Irwan Nurhadi (0838 7591 3426)

aktivitas_sekolah_bisa_info_bintaro_4

 

(ES)

Leave a Reply