Kukuhkan Semangat Membangun Negeri, Brantas Abipraya Siap Menata Borobudur dan Kupang

PT Brantas Abipraya (Persero), perusahaan milik negara yang bergerak di industri konstruksi ini memperkuat posisinya sebagai salah satu agen pembangunan terbaik di Indonesia dengan mengantongi dua pekerjaan penataan permukiman dan kawasan, yaitu proyek Penataan Permukiman Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur, Magelang, Jawa Tengah dan proyek Penataan Kawasan Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur.

“Setelah memulai pekerjaan penataan KSPN di Kawasan Pantai Marina Bukit Pramuka, Labuan Bajo pada akhir September lalu, suatu kebanggaan dan kehormatan kami diberikan kepercayaan oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk mengerjakan penataan permukiman KSPN di Borobudur dan penataan kawasan kota Kupang,” ujar Prasetyadhie selaku General Manager Divisi Operasi 1, Brantas Abipraya.

Prasetyadhie atau yang biasa disapa Pras ini memberikan penjelasan tambahan, untuk di pekerjaan Penataan Permukiman KSPN Borobudur, Brantas Abipraya fokus melakukan penataan gerbang masuk kawasan Borobudur dengan membangun empat gerbang masuk yaitu Gerbang Blondo, Gerbang Kembanglimus, Gerbang Klangon, dan Gerbang Palbapang sebagai penanda masuk pariwisata Candi Borobudur. Selain itu, perusahaan konstruksi BUMN (Badan Usaha Milik Negara) ini juga melakukan penataan akses budaya dan pembangunan fasilitas penunjang.

Pras mengatakan bahwa pekerjaan ini merupakan tindak lanjut dari program Presiden Joko Widodo tentang pengembangan beberapa kawasan pariwisata, dan Borobudur masuk menjadi salah satu KSPN prioritas. Proyek ini pun ditargetkan rampung pada Desember tahun 2021.

Sedangkan untuk proyek Penataan Kawasan Kota Kupang, NTT, ruang lingkup pengerjaan yang dilakukan Brantas Abipraya meliputi penataan kawasan di lokasi Pantai Kelapa Lima, Pantai Lai-Lai Besi Koepank (LLBK) dan Koridor 3 Jalan Frasenda. Senada dengan pekerjaan penataan permukiman kawasan Borobudur, rangkaian pekerjaan ini juga ditargetkan selesai pada Desember tahun depan.

Memperkuat portofolio terbaiknya dalam menyelesaikan pekerjaan penataan kawasan pun dibuktikan dengan pekerjaan Penataan Kawasan Kota Lama Semarang, Jawa Tengah yang telah diselesaikan Brantas Abipraya bulan April 2019 lalu. Kini, kawasan Kota Lama Semarang sangat instagramable, menjadi destinasi favorit turis lokal maupun mancanegara, dengan daya tariknya yang eksotis dan artistik sehingga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat sekitar.

Sebagai bukti komitmen Brantas Abipraya taat dan selalu menerapkan budaya BUMN AKHLAK, tentunya dalam penuntasan dua proyek baru ini harus didasari dengan nilai-nilai di dalamnya seperti Amanah, berpegang teguh pada kepercayaan yang telah diberikan, fokus menyelesaikan dengan mengutamakan mutu, kualitas serta K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja), Kompeten dengan menugaskan Insan Abipraya yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya serta Harmonis, bersama tim proyek bergotong-royong saling peduli dan menghargai perbedaan. Tak hanya itu, budaya Loyal dengan selalu tertanam pada Insan Abipraya dengan memberikan dedikasi tinggi untuk bangsa dan negara.

“Kami pun terus berinovasi dalam teknologi konstruksi untuk menghasilkan mutu dan kualitas karya konstruksi kami yang kokoh serta berkualitas. Ini merupakan nilai budaya BUMN, Adaptif. Tiap pengerjaan konstruksi di mana pun berada, kami juga selalu mengajak masyarakat setempat turut berpartisipasi dalam penyelesain proyek sebagai bukti nilai budaya BUMN, Kolaboratif,” tutup Pras.

(EGA)

Leave a Reply