Kinerja Keuangan Indofood untuk Periode yang Berakhir pada tanggal 30 September 2020

PT Indofood Sukses Makmur Tbk (“Indofood” atau “Perseroan”) mengumumkan kinerja keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 30 September 2020. Perseroan membukukan kenaikan penjualan neto konsolidasi sebesar 2% menjadi Rp58,78 triliun dibandingkan Rp57,85 triliun tahun lalu.

Laba usaha naik 21% menjadi Rp8,63 triliun dari Rp7,15 triliun, dan marjin laba usaha meningkat menjadi 14,7% dari 12,4%. Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 6% menjadi Rp3,75 triliun dari Rp3,53 triliun, dan marjin laba bersih naik menjadi 6,4% dari 6,1%. Core profit meningkat 26% menjadi Rp4,34 triliun dari Rp3,44 triliun.

Anthoni Salim, Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, mengatakan: “Di tengah-tengah tantangan global yang terus berlanjut, ketangguhan model bisnis kami dapat menjaga konsistensi pertumbuhan dan peningkatan kinerja di periode sembilan bulan tahun 2020 ini. Kami akan selalu melayani para pelanggan serta berupaya untuk memberikan yang lebih baik, dengan tetap mengedepankan kesehatan para karyawan kami secara konsisten.”

Dalam dua dekade terakhir, Indofood telah bertransformasi menjadi sebuah perusahaan Total Food Solutions dengan kegiatan operasional yang mencakup seluruh tahapan proses produksi makanan, mulai dari produksi dan pengolahan bahan baku hingga menjadi produk akhir yang tersedia di pasar. Kini Indofood dikenal sebagai perusahaan yang mapan dan terkemuka di setiap kategori bisnisnya. Dalam menjalankan kegiatan operasionalnya, Indofood memperoleh manfaat dari skala ekonomis serta ketangguhan model bisnisnya yang terdiri dari empat Kelompok Usaha Strategis (”Grup”) yang saling melengkapi sebagai berikut:

  • Produk Konsumen Bermerek (”CBP”) Dengan didukung oleh kekuatan merek-merek produknya, Grup CBP memproduksi beragam produk konsumen bermerek antara lain mi instan, produk dairy, makanan ringan, penyedap makanan, nutrisi dan makanan khusus, dan minuman.
  • Bogasari Grup ini memiliki kegiatan usaha utama memproduksi tepung terigu dan pasta, didukung oleh unit usaha perkapalan dan kemasan.
  • Agribisnis Kegiatan usaha utama Grup Agribisnis meliputi penelitian dan pengembangan, pemuliaan benih bibit, pembudidayaan dan pengolahan kelapa sawit hingga produksi dan pemasaran produk minyak goreng, margarin dan shortening. Di samping itu, kegiatan usaha Grup ini juga mencakup pembudidayaan dan pengolahan karet dan tebu serta tanaman lainnya.
  • Distribusi Dengan jaringan distribusi yang paling luas di Indonesia, Grup ini mendistribusikan sebagian besar produk konsumen Indofood dan anak-anak perusahaannya, serta berbagai produk pihak ketiga.

(EGA)

Leave a Reply