Cari Pempek Tunu, Lenggang Panggang dan Mie Celor? Di Pempek Alfa Tempatnya

Siapa sih yang tidak kenal dengan makanan khas daerah Palembang yang terbuat dari adonan tepung terigu dan ikan, dimakan dengan kuah yang bercuka yang bernama pempek? Baru membayangkannya saja sudah membuat air liur kita menetes. Di berbagai tempat kita mudah menemukan penjual pempek. Umumnya yang dijual adalah nama-nama pempek seperti Kapal Selam, Lenjer atau Adaan. Padahal masih ada jenis-jenis pempek yang tidak kalah enak, namun terus terang kita jarang menemukan pempek-pempek ini, sebut saja Pempek Tunu dan Lenggang Panggang.

pempek_alfa_info_bintaro
Pempek Tunu

Salah satu penjual pempek yang harus menjadi referensi Anda adalah Pempek Alfa yang dimiliki oleh Tasrudin Muzakir. Tidak hanya pempek yang bisa Anda pesan di Pempek Alfa, namun kuliner khas Palembang lainnya seperti Mie Celor.

Pempek Alfa (Alfa berasal dari nama kedua anak Tasrudin, Alfa dan Fauzan) berdiri pada tanggal 19 Oktober 1995. Pada awalnya Pempek Alfa membuka gerai di ITC BSD Serpong saat ITC BSD baru dibuka, kemudian Tasrudin memindahkan gerainya ke PGC Cilitan. Di Cililitan ini, merupakan masa keemasan dari Pempek Alfa saat membuka gerai dengan tingginya jumlah pengunjung pada saat itu. Pempek Alfa memiliki banyak pelanggan setia, bahkan ada pelanggan setianya seorang direktur BUMN perumahan yang setia memesan 40-50 porsi setiap bulan. Bahkan saat Tasrudin sudah tidak berjualan di PGC Cililitan, pelanggan setianya ini tetap rutin memesan. Ia sempat memiliki karyawan 14 orang. Sayangnya karena adanya persoalan dengan pemilik gerai yang disewanya, membuat Tasrudin harus hengkang dan menjalankan usahanya dari rumahnya di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan sampai dengan saat ini.

Menjalankan usaha dari rumah mendorong Tasrudin untuk kreatif mengembangkan teknik-teknik pemasaran yang sama sekali berbeda dengan membuka gerai seperti sebelumnya. Disamping ada sebagian dari pelanggannya yang tetap memesan pempek darinya, Tasrudin pun memanfaatkan sosial media untuk meningkatkan penjualannya. Alhasil, pelanggan barunya pun meningkat. Saat ini perbandingan antara pelanggan baru dibandingkan pelanggan lama berkisar 70:30.

Tidak hanya fokus memproduksi dan memasarkan, Tasrudin pun memperbaiki kemasan, pengiriman dan keawetan produk-produknya. Supaya pelanggan-pelanggannya bisa tetap menyantap pempek-pempeknya dalam keadaan segar, Tasrudin mendisain satu bentuk kemasan berbentuk mangkok lengkap dengan sendoknya. Sehingga pelanggannya tetap bisa menyantap pempeknya dimana pun. Untuk pemesanan dalam bentuk siap makan seperti ini, Tasrudin membatasi area pengiriman sampai dengan wilayah Bintaro dan sekitarnya, supaya pempeknya masih diterima pelanggannya dalam kondisi panas.

Bagi pelanggan-pelanggan yang tidak ingin langsung menyantap pempeknya, Tasrudin menyiapkan pempek pempek_alfa_info_bintaro_3dalam bentuk kemasan plastik (pack) yang di-vacuum. Ada 2 ukuran pempek dalam bentuk pack, yaitu pempek berukuran besar yang berisi 4 buah pempek dan pempek berukuran kecil yang berisi 15 buah empek-empek. Pempek dalam kemasan ini dipasarkan melalui re-seller selain dipasarkan langsung melalui beberapa toko online. Pempek Alfa memiliki 20-an orang reseller. Beberapa merupakan pelanggan lamanya saat ia berjualan di Cililitan. Dalam sehari reseller-reseller-nya dapat memasarkan tidak kurang dari 50 plastik pempek.

Inovasinya yang terbaru adalah cuka berbentuk pasta. Hal ini dilakukannya untuk memenuhi pesanan dari pelanggan-pelanggannya di luar negeri. Pempek Alfa secara rutin mendapat pesanan dari warganegara Indonesia yang bermukim di Singapura, Malaysia, Taiwan dan Jepang. Tasrudin juga memiliki pelanggan yang tinggal di Australia, setiap kembali ke Australia, pelanggan ini akan memesan pempek-pempek Tasrudin dan dibawa langsung ke Australia (hand carry). Membawa atau mengirim barang ke luar negeri tidak mengizinkan barang berbentuk cairan, karena itu Tasrudin memproduksi cuka berbentuk pasta dalam bentuk plastik kedap udara. Setiba di negara tujuan, pelanggan cukup mencampur cuka pasta itu dengan air panas dan diaduk, maka cuka pun siap disantap bersama pempek.

Yang menarik, cuka pasta ini dapat bertahan sampai dengan 1 tahun tanpa harus dimasukkan ke dalam lemari pendingin. Hal ini bisa terjadi bukan karena Tasrudin menggunakan pengawet, namun karena cuka itu dikemas dalam plastik vacuum. Tasrudin sangat mengharamkan penggunaan pengawet untuk semua produknya. Sebagai contoh, pempeknya yang dikemas dalam bentuk pack bisa bertahan 1 bulan di chiller pada lemari pendingin, sementara cuka cairnya dapat bertahan 2-3 bulan bila disimpan di lemari pendingin (chiller).

Dengan inovasi-inovasi yang dilakukannya, tidak mengherankan pelanggan-pelanggan Pempek Alfa terus bertambah.

Tasrudin pun menerima pesanan untuk keperluan acara pernikahan, arisan, dll. Tasrudin menjelaskan, ia sangat mengutamakan kejujuran dan kepuasan pelanggan-pelanggannya. Sebagai contoh, banyak katering yang menerima order berdasarkan jumlah porsi. Namun seringkali saat disajikan, porsi makanan dikeluarkan secara bertahap. Manakala jumlah undangan yang datang tidak sebanyak yang diharapkan, maka akan terjadi kelebihan. Kelebihan itu seringkali tidak diketahui oleh pemilik acara. Sementara Tasrudin langsung mengeluarkan semua porsi yang disepakati, entah nantinya jumlah porsi yang disediakan habis atau tidak. Kelebihan lainnya dari paket katering yang ditawarkannya adalah makanan yang disajikan adalah makanan yang segar karena diracik dan dimasak di tempat. Banyak katering yang telah memasak semua makanan sehari sebelumnya, pada saat acara berlangsung mereka hanya memanaskan makanan yang dimasak sehari sebelumnya.

Jika Anda ingin memesan berbagai pilihan pempek atau menu masakan Palembang untuk disantap sendiri atau untuk dikirimkan, atau mungkin Anda memiliki rencana mengadakan pesta dalam waktu dekat, Anda dapat menghubungi Pempek Alfa di nomor 0812 9919 729.

 

Pempek Alfa adalah anggota dari Komunitas Juragan Kuliner (JK). Baca juga Komunitas Juragan Kuliner, Mewadahi Pengusaha Kuliner UMKM Dengan Semangat Kebersamaan)

 

(ES)

 

Leave a Reply