9 Kesalahan Saat Packing dan Cara Mengatasinya

Percaya atau tidak, proses packing atau berkemas-kemas sebelum traveling itu perlu trik tersendiri. Packing itu susah-susah gampang. Terlebih jika Anda bepergian dengan budget airlines dan tidak memilih opsi pembelian bagasi, cara packing yang benar akan menentukan sekali.

Berikut beberapa kesalahan packing yang kerap terjadi dan cara mengatasinya:

Membawa Cairan Dalam Wadah Lebih Dari 100 ml

Ini yang sering dilupakan oleh traveler. Terkesan sepele, tapi jika Anda bepergian, terutama ke luar negeri, aturan soal batasan membawa cairan ini sering jadi masalah. Di dalam cabin baggage (tas yang dibawa masuk ke dalam cabin), setiap penumpang hanya diperbolehkan membawa cairan dalam wadah berukuran maksimal 100 ml. Artinya Anda diperbolehkan membawa beberapa wadah ini asal masih sesuai ketentuan ukuran maksimalnya.

Tidak Menggunakan Wadah Transparan

Sangat disarankan untuk memasukkan semua botol atau kemasan berisi cairan maksimal 100 ml ke dalam wadah plastik. Yang paling mudah adalah dengan menggunakan plastik zipper bag yang banyak dijual di supermarket. Beberapa bandara juga belakangan sudah menyediakan zipper bag gratis sebelum area inspeksi agar para penumpang bisa memasukkan wadah atau kemasan berisi cairan ke dalamnya.

Wadah transparan ini memudahkan petugas keamanan bandara jika sewaktu-waktu harus menginspeksi barang bawaan kamu.

Overpacking

Ini perlu untuk menghindari over packing. Tak perlu membawa atasan sampai 12 warna, kan? Kembalilah ke prinsip dasar, tiga atasan untuk satu bawahan. Rumus ini sangat ampuh untuk traveling. Kalau kebetulan Anda bepergian ke daerah dengan musim yang lebih dingin, gunakan trik layering. Jadi tidak perlu membawa terlalu banyak pakaian tebal.

Oversize atau Overweight

Kalau Anda berencana untuk hanya membawa cabin bag, perhatikan benar-benar aturan maskapai yang bersangkutan. Biasanya, setiap penumpang yang membawa cabin bag hanya diizinkan membawa muatan maksimal 7 kilogram. Hampir di semua bandara menyediakan alat ukur maksimal untuk berat dan ukuran dimensi tas atau koper yang Anda bawa.

Tidak Memeriksa Cuaca

Bayangkan Andahanya membawa pakaian tipis tapi sesampainya di tujuan, ternyata cuacanya dingin sekali! Atau Andahanya membawa celana berbahan tebal sementara udara panas sekali. Ini akibat lalai memeriksa kondisi cuaca.

Tidak Memaksimalkan Ruang di Koper

Packing itu juga soal skill. Sebagian orang mungkin hanya menumpuk pakaian dan barang-barang, tanpa mempertimbangkan space di koper. Cara yang terbaik untuk mempergunakan space di koper semaksimal mungkin adalah dengan menggulung pakaian.

Mulailah dengan baju atau celana berbahan tebal dan berat di bagian bawah dekat roda koper dan lanjutkan ke bahan yang lebih ringan hingga selesai. Kalau Anda bepergian untuk urusan resmi dan tidak mau menggulung bajumu, letakkan lapisan plastik atau tisu di antara baju atau celana supaya tidak terlalu kusut.

Salah satu cara yang bisa dipakai juga adalah dengan menggunakan kemasan plastik vakum. Biasanya toko-toko yang menjual suvenir dari Jepang menjual plastik seperti ini. Anda bisa memasukkan baju ke dalam plastik kemasan ini dan mengempiskannya hingga tips dan nyaris tanpa udara.

Simak video Tips Cara Packing Rapi Sebelum Berangkat Bepergian/Liburan:

Salah Mengemas Sepatu

Salah satu item yang paling memakan tempat adalah sepatu. Karena itu, pilihlah dengan bijak, sepatu apa yang harus dibawa. Normalnya, bawalah satu sepatu santai dan satu yang resmi.

Cara terbaik adalah menjauhkan sepatu dari baju atau celana. Karena tergolong berat, letakkan sepatu di bagian bawah. Dianjurkan untuk menggunakan wadah khusus sepatu yang bisa didapat di banyak pusat perbelanjaan atau di toko online. Ini akan memudahkan mengorganisir barang lainnya.

Lupa Membawa Tas Kecil

Selain cabin baggage dan luggage, banyak orang sering melupakan membawa tas kecil sebagai tas ketiga. Padahal fungsi tas ketiga ini sangat bermanfaat dan penting. Daripada sekadar mengantungi paspor, smartphone, lebih baik menambah satu tote bag yang ringan untuk memuat semua keperluan printilan. Untuk pria, bisa mengenakan sling bag atau ransel kecil.

Terburu-Buru

Seperti yang disebutkan di awal artikel, saya selalu menyiapkan waktu khusus untuk berkemas, bahkan jauh sebelum hari traveling. Bayangkan jika Anda harus packing satu hari atau beberapa jam sebelum berangkat. Tak hanya Anda tidak cermat barang apa yang harus dikemas, tapi juga berapa banyak yang diperlukan.

Packing jauh-jauh hari akan memungkinkanmu untuk meninjau kembali, apa yang harus dibawa atau mana yang bisa disisihkan. Hindari stres jelang keberangkatan dengan berkemas lebih awal. Selamat jalan-jalan!

 

(Sumber: Rappler.com)