Weekend Program: Berburu Aneka Masakan Khas Timur Tengah

Apakah Anda gemar berburu kuliner enak? Weekend ini tidak ada salahnya berburu aneka masakan khas timur tengah. Nasi yang disajikan  sana berasal dari beras basmati. Beras ini berasal dari India dan Paskistan. Bulirnya langsing panjang dan aromanya sangat harum meskipun tidak terlalu pulen.

Sesuai dengan namanya ‘basmati’ yang dalam bahasa Sanskerta  berarti harum atau wangi., beras ini memang aromanya sangat harum. Keistimewaan lainnya, butiran atau buliran beras ini panjang dan kecil melebihi ukuran beras yang biasanya agak pendek dan montok.

Seperti beras umumnya, basmati juga memiliki dua jenis, beras putih dan merah. Setelah dimasak menjadi nasi barulah keunikan beras ini terlihat. Beras ini akan melar memanjang butiran, sedikit pera, mudah terurai butiran berasnya dan aromanya sangat harum.

Seperti kita ketahui bersama terdapat 3 masakan olahan nasi basmati khas Timur Tengah yang terkenal yakni nasi mandi, nasi khabsah, dan nasi biryani. Ketiganya banyak dijumpai di resto-resto Timur Tengah. Ketiganya memiliki perbedaan yang cukup mencolok. Simak perbedaan dari tiga jenis masakan tersebut.

Baca juga: Mencicipi Nasi Goreng Aceh di Bintaro

  1. Nasi Mandi. Hidangan nasi jenis ini memiliki warna kuning dan putih. Warna itu berasal dari
    Sumber : Youtube

    rempah kuning yang dimasak dengan cara tanur. Biasanya disebut butter rice, warnanya kuning tapi dominan, masih dominan putih. Warna kuning yang dihasilkan berasal dari rempah apron, rempah asal Timur Tengah. Rasa nasi ini dominan gurih, selain karena rempah apron tersebut juga karena proses memasak dengan teknik tanur. Teknik itu membuat kambing oven yang digantung di atas nasi menetes bumbunya ke nasi, yang sedang dimasak di atas bara. Kambing yang digunakan menjadi lauk khusus nasi mandi ini diproses dengan cara di-oven, dan ditanur.

Baca Juga: Weekend Program: Membuat Nasi Goreng Kambing Kebon Sirih

  1. Nasi kabsah. Nasi ini memiliki warna kecoklatan, seperti nasi goreng yang menggunakan
    Sumber : Cookpad

    kecap. Nasi ini salah satu bumbunya menggunakan tomat dan sedikit cabai, sehingga citarasanya asam gurih, tetapi tidak pedas. Hidangan nasi ini dipadukan dengan lauk kambing atau ayam yang dimasak dengan cara direbus, dengan bumbu tomat dan rempah Timur Tengah, dan ditiriskan. Sebelum dihidangkan, daging kambing yang direbus dalam bumbu tomat itu, ditiriskan dulu agar kering atau tidak berkuah.

Baca juga: Nasgor Something, Tempatnya Nasi Goreng yang “Something’

  1. Nasi biryani. Hidangan nasi yang ketiga ini, nasi biryani identik den rempah pedas dan
    Sumber : Cookpad

    hangat. Teknik memasaknya dengan cara di aron sama dengan nasi kabsah, tetapi menggunakan alat khusus untuk menyimpan bumbu tertentu.Tekniknya sama dengan kabsah sama-sama seperti diaron, dimasukkan nasinya. Di bagian tengahnya ditaruh baskom yang berisi rempah yang bisa menyerap rasa dan setelahnya akan dibuang

Meski identik dengan pedas, rasa pedas biryani tetaplah berbeda dengan pedas di Indonesia. Jenis nasi ini memang yang paling banyak digemari masyarakat Indonesia, diantara jenis nasi lainnya. Pedasnya masakan Timur Tengah berbeda dengan pedasnya masakan Indonesia. Di Timur Tengah rasa pedas hangat bukan berasal dari pedas rawit melainkan aneka rempah. Masakan yang hangat dan pedas ini ideal disantap di kala musim hujan seperti saat ini.

Nah, bila Anda mau berburu masakan Timur Tengah,  Silahkan mampir ke salah satu tempat berikut ini.

Restaurant Sultan
Ruko Versailles, Blok FA No. 8
Jl. Griya Loka Raya, BSD, Serpong, Tangerang Selatan
082 2100 77262

Restoran Arabian Nights Eatery
Ruko Golden Boulevard, Blok S No. 56, Serpong Utara, Tangerang
021 53153796, 0811 8900989

KUL Arabian Cuisine
PHX Bintaro, Jl Senayan Utama Blok Hj. 1A Sektor 9 Bintaro
0815-1156-7667

(EGS)