Vi-Gas Sebagai Alternatif Penghemat Bahan Bakar Kendaraan

Saat ini pemerintah sedang menggalakkan penggunaan bahan bakar gas (BBG) sebagai alternatif bagi bahan bakar minyak (BBM) yang semakin menyusut cadangannya dan membuat impor BBM harus dilakukan. Pemerintah melalui Pertamina terus berupaya mensosialisasikan penggunaan BBG dengan melakukan berbagai upaya. Sebagai BUMN yang di masa lalu lebih fokus terhadap BBM, saat ini Pertamina juga menyediakan produk gas bagi kendaraan yang berasal dari gas domestik, yaitu Liquefied Gas for Vehicle (LGV) bermerk dagang Pertamina Vi-Gas dan CNG (Compressed Natural Gas).

Pada dasarnya Vi-Gas hampir sama dengan gas elpiji yang digunakan untuk memasak di rumah, karena juga berbahan dasar propana (C3) dan butana (C4). Dalam dunia internasional, Vi-Gas lebih dikenal dengan sebutan Autogas, dan merupakan bahan bakar ketiga yang paling banyak digunakan di dunia setelah bensin dan solar bagi kendaraan penumpang dan komersial.

vigas_info_bintaro_2

Pada pameran otomotif GIIAS Expo 2016 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, tanggal 11-21 Agustus 2016, Pertamina membuka booth khusus untuk mempromosikan penggunaan Vi-Gas kepada pengunjung pameran. Booth ini menampilkan sebuah mobil yang telah dimodifikasi menggunakan Vi-Gas beserta tabung Vi-Gas yang cukup menarik perhatian pengunjung yang lalu lalang.

Vi-Gas memiliki kelebihan-kelebihan, sehingga sangat cocok digunakan pada kendaraan-kendaraan pribadi, seperti : tekanan yang rendah (10 bar, kurang lebih 100 psi atau cuma sekitar 3x tekanan ban mobil) sehingga aman. Kelebihan lain dari gas Vi-Gas adalah karaketristiknya yang ringan. Walaupun karakteristiknya mendekati gas elpiji, namun dalam hal keamanan, Vi-Gas lebih aman dari elpiji. Bila terjadi kebocoran pada gas elpiji, gas elpiji cenderung akan mengendap di lantai/tanah yang berpotensi menimbulkan kebakaran bila ada sumber api. Sedangkan Vi-Gas akan segera lenyap di udara karena ringan.

Keuntungan lainnya adalah harga yang relatif murah (Rp. 5.100) untuk nilai oktan (RON) yang mencapai 98, setara dengan Pertamax Turbo yang harganya Rp, 8.700 per liter. Selain itu konsumsinya juga lebih irit, menurut staf Pertamina di booth ini, rata-rata jarak tempuh yang dapat ditempuh untuk konsumsi 1 liternya, mobil yang menggunakan Vi-Gas mampu menempuh jarak sekitar 30% lebih jauh daripada mobil yang menggunakan bensin. Kendaraan yang menggunakan Vi-Gas memiliki  pembakaran yang bersih, karena pembakaran Vi-Gas tidak menghasilkan residu di udara seperti BBM.

Komponen utama dari sistem dual-fuel menggunakan Vi-Gas ini adalah tabung gas. Tabung gas yang berbahan baja memiliki 2 pilihan, bentuk cylinder atau toroidal (donat). Pelanggan dapat memilih alternatif tabung yang akan digunakan. Tabung berbentuk donat memiliki volume terkecil 42 liter, sedangkan tabung silinder volumenya lebih besar. Volume terkecil tabung silinder adalah 48 liter. Besar kecilnya volume tabung tergantung pada kapasitas mesin kendaraan (cc) dan ukuran dari kendaraan.

vigas_info_bintaro_1

Gas yang disuplai dari tabung gas kemudian dialirkan ke mesin melalui sistem pipa. Sebelum gas masuk ke mesin ada beberapa part, seperti distributor dan ECU serta sensor-sensor. Pemasangan berbagai part sistem Vi-Gas ini tidak akan mengganggu sistem bensin maupun konstruksi dari kendaraan. Pemasangannya pun tidak akan menghabiskan banyak space di ruang mesin.

Sistem Vi-Gas pada kendaraan merupakan sistem bahan bakar ganda (dual fuel). Secara prinsipnya pengemudi dapat memilih menggunakan Vi-Gas atau bensin. Vi-Gas tidak bisa dikombinasikan dengan solar karena perbedaan karakteristik yang sangat berbeda antara mesin bensin dan mesin diesel. Pada saat mesin kendaraan dihidupkan, secara default akan menggunakan Vi-Gas. Pengecualiannya jika saat itu Vi-Gas di tangki sudah kosong. Apabila pengemudi memilih menggunakan bensin, hal ini sangat mudah dilakukan, cuma dengan menekan tombol yang terpasang di dashboard maka mobil langsung berubah menggunakan bensin. Proses peralihan ini berlangsung secara halus. Mobil tidak perlu berhenti untuk melakukan pengubahan bahan bakar.

vigas_info_bintaro_3

Bagi Anda yang berencana menggunakan Vi-Gas bagi kendaraan Anda, ada kabar gembira. Saat ini Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) untuk Vi-Gas semakin banyak. Di seputar Tangerang Selatan SPBG Vi-Gas bisa ditemukan di SPBU Bintaro Sektor 9, BSD Serpong dan Alam Sutera. Pihak Pertamina terus melakukan investasi untuk memperbanyak jumlah SPBG di berbagai wilayah.

Proses pemasangan sistem Vi-Gas tidak memakan waktu terlalu lama, umumnya untuk mobil-mobil Jepang, hanya dibutuhkan waktu setengah hari jam kerja. Untuk mobil-mobil Eropa dan Amerika proses pemasangan memakan waktu paling lama 1 hari kerja. Pihak Pertamina menjamin apapun mobilnya, mobilnya tidak akan sampai menginap di bengkel.

Selama GIASS Expo 2016, Pertamina memberikan promo menarik untuk pemasangan Vi-Gas. Promo ini berlaku untuk kendaraan yang bermesin sampai dengan 1500 cc. Dengan harga 14 juta rupiah, Anda sudah mendapatkan semua komponen dan spare part yang dibutuhkan untuk pemasangan Vi-Gas, free biaya pemasangan dan antar jemput kendaraan dari rumah sampai bengkel konversi (di wilayah Taman Tekno, BSD Serpong). Tidak hanya itu saja, Anda pun akan mendapatkan voucher pembelian Vi-Gas senilai Rp. 1 juta.

Tunggu apa lagi, segera kunjungi GIIAS Expo 2016, dan kunjungi booth Pertamina dan dapatkan berbagai hal menarik ini, atau Anda dapat menghubungi langsung ke 0812 1914 8223 (Joshua).

 

(ES)

 

One Thought to “Vi-Gas Sebagai Alternatif Penghemat Bahan Bakar Kendaraan”

Leave a Comment