Tumbuh Berkembang Dalam Kebersamaan, Komunitas Juragan Fashion & Craft

Dalam dunia usaha, setiap usaha pasti menghadapi persaingan dari bisnis sejenis. Adanya persaingan ini bisa memberikan dampak positif maupun negatif kepada bisnis yang bersangkutan. Adanya pesaing bisa membuat usaha tersebut melakukan perbaikan dan menawarkan produk dan layanan yang lebih baik lagi. Itu adalah sisi positifnya. Sebaliknya, persaingan bisnis bisa membuat para pelaku bisnis melakukan segala cara demi memenangkan persaingan, yang terkadang berujung pada kebangkrutan dari pihak yang lemah.

Menyadari hal tersebut, Komunitas Juragan Fashion & Craft (JFC) berdiri dengan kesadaran bahwa bisnis sejenis bisa menjadi mitra ketimbang musuh yang harus dihadapi.

Komunitas Juragan Fashion & Craft adalah sebuah komunitas para pemilik usaha yang bergerak di bidang fashion dan kerajinan. Komunitas yang kelahirannya dibidani oleh Komunitas Juragan Kuliner (JK) ini memiliki visi memajukan para pelaku usaha fashion dan kerajinan (Bacajuga : Komunitas Juragan Kuliner, Mewadahi Pengusaha Kuliner UMKM Dengan Semangat Kebersamaan). Komunitas ini dibentuk oleh beberapa usaha fashion dan kerajinan di wilayah Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang. Menurut Ketua Juragan Fashion & Craft, Junita Riany, saat ini jumlah anggota aktif dari komunitas ini berkisar 50-an usaha.

Junita Riany (Kedua dari kanan) Bersama Para Pengurus Juragan Fashion & Craft

“Anggota-anggota JFC bukan saja usaha-usaha yang berada di Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang, beberapa anggota berasal dari Kotamadya Tangerang bahkan dari Jakarta.” jelas Junita, yang ditemui Info Bintaro di sela-sela acara halal bihalal yangdiadakan Komunitas Juragan Kuliner dan Komunitas Fashion & Craft, pada Minggu, 16 Juli 2017 di Santika BSD.

Mayoritas dari usaha-usaha yang dimiliki para anggota adalah usaha fashion dengan beberapa merupakan usaha kerajinan. Kerajinan dimasukkan dalam komunitas ini dengan pertimbangan dalam busana juga berkaitan dengan aksesoris seperti gelang, parfum, dll, yang notabene termasuk pada kategori kerajinan.

“Kami melakukan seleksi yang ketat terhadap calon anggota yang ingin bergabung pada Komunitas Juragan Fashion & Craft. Pertimbangan utama tentu saja usaha dari calon anggota berkategori Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan usaha itu memproduksi sendiri fashion dan kerajinan, artinya bukan reseller. Tidak cukup itu saja, produk-produk dari calon anggota harus memiliki ciri khas dari sisi desain, motif, dsb. Kami melakukan survey langsung ke lokasi para calon anggota, berbincang-bincang dan melihat proses produksi yang dilakukan. Jika memenuhi persyaratan, maka calon anggota diterima menjadi anggota,” sambung Junita.

Sebelum mulai bergabung, anggota baru juga harus membayar biaya keanggotaan sebesar Rp. 120 ribu per tahunnya. Sesudah bergabung dengan JFC, anggota juga dinilai komitmennya dengan dinilai tingkat partisipasinya pada setiap kegiatan dari JFC. Jika anggota tidak pernah mengikuti kegiatan JFC, bisa dipastikan anggota itu hanya ikut-ikutan bergabung dengan JFC.

Walaupun menerapkan persyaratan yang ketat, namun animo para UMKM di bidang fashion dan kerajinan yang ingin bergabung di JFC cukup tinggi, hal ini tidak terlepas dari komitmen Komunitas JFC untuk mendukung usaha-usaha para anggota. “Kami sering mendapat undangan dari dinas-dinas yang berada di bawah Pemkot Tangsel untuk mengikuti berbagai bazaar dan pelatihan yang dapat diikuti para anggota. JFC juga menjalin bekerja sama dengan beberapa perusahaan dalam memperkenalkan produk-produk para anggota. Kami juga rajin mendorong para anggota untuk mengikuti berbagai ajang kompetisi, seperti yang diadakan oleh Smesco melalui UKM Smesco Challenge. JFC juga kerap mengadakan peragaan busana sendiri, disamping bekerjasama dengan berbagai perusahaan.

Produk-Produk dari Salah Satu Anggota Komunitas Juragan Fashion & Craft

Salah satu yang masih menjadi kendala dari para anggota JFC adalah kesadaran akan pentingnya branding. “Kami terus memberikan pemahaman kepada para anggota, bahwa kekuatan dari branding itu luar biasa. Namun masih banyak anggota yang menjalankan usahanya secara konvensional: produksi kemudian jual, tanpa menggunakan promosi melalui sosmed, dll. Namun pelan-pelan, melalui komunitas ini pemahaman para anggota pun makin meningkat.” tutup Junita.

Untuk info lebih lanjut mengenai Komunitas Juragan Fashion & Craft bisa menghubungi 0811 8480 054.

 

(EGA)

Leave a Comment