Rab. Nov 20th, 2019

Tips Mengatur Gaji dan Pengeluaran

Hari ini baru tanggal 8 Maret, gajian berikutnya masih lama hehehehe. Buat Anda yang menjadi karyawan setiap bulan menunggu saatnya hari gajian datang. Ketika hari itu tiba, kita merasa bahagia. Sebagian orang langsung membelanjakan sebagian uang untuk berbagai kebutuhan konsumsi dan selebihnya untuk membayar tagihan. Tanpa terasa, gaji tiba-tiba sudah hampir habis. Dalam waktu singkat uang di rekening sudah ludes tak bersisa. Kejadian ini kita alami berulang-ulang.

Apakah Anda mau terjebak dalam kondisi yang sama? Tentu saja tidak. Berikut strategi yang tepat untuk mengatur gaji dan pengeluaran yang dikutip dari Qerja.

Membuat anggaran bulanan

Langkah pertama yang perlu Anda lakukan untuk mengatur gaji bulanan adalah membuat anggaran. Siapkan catatan ini sebelum hari gajian tiba untuk menjadi panduan saat uang sudah masuk ke rekening kelak. Anda harus membagi uang Anda ke pos-pos penting. Berapa banyak yang harus Anda gunakan untuk membayar kewajiban utang dan cicilan? Berapa banyak yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan primer, sekunder dan tersier? Pastikan Anda sudah menimbang kebutuhan prioritas.

Membayar kewajiban

Kalau Anda ikut asuransi, program tabungan rencana, atau reksadana, maka set waktu debet otomatis sehari setelah waktu gajian. Dengan begitu, Anda sudah memenuhi kewajiban pertama. Kemudian, setelah mengecek uang masuk di rekening, Anda juga harus langsung membayar berbagai tagihan seperti listrik, air dan telepon serta cicilan rumah dan mobil. Kini uang Anda sudah “bersih” dari kewajiban kedua.

Terakhir, Anda perlu menggunakan uang untuk kebutuhan pokok selama sebulan mendatang. Anda bisa pergi ke pusat perbelanjaan dan supermarket untuk belanja berbagai kebutuhan, misalnya sembilan bahan pokok.

Menabung

Sekarang, Anda sudah memastikan bisa bertahan hidup sampai gaji berikutnya. Kini waktunya menyisihkan uang untuk menabung. Mungkin, sebelum sampai ke tahap ini, bank sudah membantu melakukan debet otomatis untuk tabungan rencana Anda. Tapi, Anda perlu simpanan untuk kebutuhan mendadak lain. Kita menyebutnya sebagai dana darurat, yaitu dana likuid yang bisa digunakan jika ada kejadian tidak terduga.

BACA JUGA  Tips Menjaga Kesegaran Daging di Freezer Selama Mudik

Manfaatkan sisa uang untuk memanjakan diri dan keluarga

Pada titik ini, Anda telah membayar kewajiban dan menyisihkan sejumlah uang untuk masa depan. Sekarang Anda bisa mengambil gaji yang tersisa dan menggunakannya untuk memanjakan diri. Tentu saja Anda berhak menikmati hasil kerja selama sebulan sebelumnya. Gunakan uang Anda untuk hal-hal menyenangkan seperti makan di luar, pergi ke bioskop, dan berbelanja pakaian.

Tapi, ingat untuk menggunakan uang dengan cermat. Jika gaji Anda terbatas, maka pilihlah salah satu kegiatan menyenangkan untuk memanjakan diri. Kalau Anda naik gaji nanti, tentu bisa meningkatkan gaya hidup Anda. Tapi, jangan berpikir untuk menghabiskan semua sisa uang. Kalau masih punya uang untuk ditabung lagi, kenapa tidak?

Buat laporan keuangan

Meski sudah punya anggaran perencanan, Anda tetap harus mencatat laporan keuangan harian. Setiap kali belanja, jangan lupa simpan struk di tempat yang rapi agar Anda bisa melihat seberapa banyak uang yang dihabiskan. Apakah semua uang Anda sudah digunakan untuk kebutuhan yang tepat? Apakah Anda pernah tergoda untuk menghambur-hamburkan gaji? Memang, laporan keuangan harian akan membuat Anda sedikit kerepotan. Tapi, data ini akan menjawab pertanyaan jika suatu hari Anda bertanya pada diri sendiri: Ke mana perginya gaji saya?

(EGS)

 

 

Baca Juga