Tips Aman Mudik dari KNKT

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menerbitkan tips bagi pemudik untuk melakukan perjalanan yang aman dengan menjaga kondisi fisik selama berkendara jangan sampai mengalami kelelahan (fatigue).

Pengamat transportasi, Djoko Setijowarno mengatakan, data Kepolisian RI menunjukkan kecelakaan pada masa libur lebaran banyak disebabkan karena kelelahan (fatigue) pengemudi.

Fatigue sendiri, menurut Djoko, merupakan kondisi penurunan kewaspadaan dan kemampuan baik fisik maupun mental. “Kondisi ini mengakibatkan turunnya performa, kemampuan memperkirakan jarak dan kecepatan, kemampuan mengambil keputusan, reaksi lebih lambat dan dapat berakibat tidur sesaat (microsleep),” jelas dia.

Fatigue terjadi karena kurang tidur, yANg biasanya terasa16 jam setelah bangun pagi atau tidur kurang dari 8 jam dalam beberapa hari. Fatigue juga dapat disebabkan oleh beban pekerjaan, atau gangguan ritme sirkadian, seperti bangun terlalu pagi atau begadan. Fatigue ditandai dengan rasa mengantuk, sering menguap, mata berair atau merah, sering melamun, konsentrasi menurun dan sering melakukan kesalahan.

Berikut tips menghindarkan  fatigue yakni  dengan tidur 8 jam setiap hari. Tidurlah sebelum memulai perjalanan panjang. Istirahat selama 30 menit setiap 4 jam bagi pengendara mobil dan setiap 2 jam bagi pengendara sepeda motor. Hindari rokok, alkohol dan obat terlarang.

Kemudian jika diperjalanan sudah merasa lelah (fatigue), jangan minum kopi atau minuman energi secara berlebihan, ajaklah ngobrol pengemudi secara aktif, melakukan gerakan perenggangan (stretching).

Namun apabila kelelahan tidak teratasi, maka pengendara harus berhenti dan tidur.

Tips ini disampaikan  Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) selaku Koordinator Bidang Keselamatan Angkutan Lebaran 1439 H.

(sumber : banten.antaranews.com)