Taman Kota 1 BSD City, Secuil Keindahan di Tengah Padatnya Kota

Sebuah papan informasi berbentuk bulat yang berada di sela-sela pohon di Taman Kota 1 BSD City sangat menarik perhatian. Papan itu menginformasikan kepada setiap pengunjung mengenai manfaat hutan kota sebagai pabrik oksigen, serapan air dan habitat hewan. Mungkin kita sudah mengetahui tentang hal ini melalui tulisan-tulisan di surat kabar, majalah, internet atau televisi. Namun kalau kita membacanya langsung saat kita berada di tengah-tengah kehijauan pohon-pohon dan tumbuh-tumbuhan yang diapit oleh jalan raya yang ramai di tengah kawasan perkotaan kita akan merasakan tulisan di papan informasi itu betul-betul mengingatkan kita mengenai pentingnya kawasan hijau di perkotaan.

Taman Kota 1 BSD City merupakan satu contoh dari sedikit kawasan yang berfungsi sebagai paru-paru kota. Kehadirannya merupakan ‘oase’ bagi masyarakat yang berada di kawasan BSD City. Taman Kota 1 BSD City yang didedikasikan oleh Sinar Mas Land sebagai pengembang dan pengelola kawasan BSD City sebagai kawasan hijau, pengelolaannya sekarang berada di bawah Dinas Kebersihan, Pertamanan dan Pemakaman Kota Tangerang Selatan. Terletak di Jl. Letnan Sutopo yang merupakan salah satu jalan akses utama kawasan BSD City, Taman Kota 1 BSD City letaknya berseberangan dengan kawasan Taman Giri Loka dan bersebelahan dengan Sekolah Islam Al Azhar BSD.

hutan_kota_1_bsd_info_bintaro

Menempati area seluas 2,5 hektar, Taman Kota 1 BSD City dibuka untuk umum sejak tahun 2004. Kawasan ini merupakan 2 hutan kota yang dimiliki oleh BSD City. Kawasan lainnya adalah Taman Kota 2 BSD City (baca juga: Beristirahat Sejenak dari Kebisingan Kota di Taman Kota 2 BSD City). Walaupun luasnya cuma 1/3 luas Taman Kota 2 BSD City, namun dengan secuil kawasan hijau ini dapat membawa suasana yang berbeda karena lokasinya betul-betul di tengah kawasan perkotaan. Berbeda dengan Taman Kota 2 BSD City yang lokasinya berada di kawasan yang lebih ‘pinggir’.

Jam buka Taman Kota 1 BSD City ini setiap hari dari pukul 06.00-18.00. Untuk masuk ke Taman Kota 1 BSD City, tidak dipungut bayaran sama sekali, bahkan parkir mobil pun tidak bayar, kecuali parkir motor karena ada petugas  khusus yang menjaga keamanan motor. Tempatnya cukup bersih dan rapih, di pintu masuk berjajar rapi kios penjual makanan dan minuman, tidak terlihat pedagang asongan yang seringkali mengganggu kenyamanan pengunjung.

Di bagian depan ada area terbuka berbentuk lingkaran dimana pada weekend menjadi tempat kegiatan Taichi maupun Senam Sehat. Bagi yang ingin bersantai sambil browsing internet, kawasan ini dilengkapi fasilitas free wifi berkecepatan tinggi oleh Dishubkominfo Kota Tangerang Selatan. Anda bisa bersantai browsing internet di bangku-bangku semen yang banyak berada di berbagai tempat atau di kios-kios penjual makanan di bagian depan Taman Kota 1 BSD City.

Jika ingin berjalan-jalan atau berolah raga lari, Taman Kota 1 BSD City ini memiliki jalan setapak dari semen yang mengitari keseluruhan area. Namun jika ingin berolah raga lari sebaiknya jangan pada saat weekend mengingat ramainya pengunjung.

Suasana sejuk terasa di hutan kota ini walaupun pada siang hari yang terik. Hal ini disebabkan banyaknya pepohonan yang sudah bertumbuh besar dan tertata rapi. Kita dapat melihat prasasti-prasasti kecil yang menjelaskan penanam beberapa pohon di sini oleh tokoh-tokoh penting negeri ini, perusahaan, perguruan tinggi, maupun perwakilan beberapa negara sahabat. Dari informasi yang tertulis, penanaman pohon-pohon tersebut dilakukan pada tahun 2004-2005.

Di pinggiran area Taman Kota 1 BSD City ini kita bisa melihat aliran sungai kecil yang memisahkan kawasan hutan kota dengan Sekolah Al Azhar di seberangnya. Untuk ukuran sungai di perkotaan, air yang mengalir di sungai kecil ini bisa dikatakan bersih. Jika suasana agak sepi, kita dapat mendengar sayup-sayup suara gemericik air yang mengalir.

hutan_kota_1_bsd_info_bintaro_1
Berbagai Sarana Taman Kota 1 BSD City

Yang sangat menarik, di atas sungai kecil ini ada jembatan gantung yang bernama Jembatan Gantung Bangkirai yang dapat digunakan untuk menyeberang ke area Sekolah Al Azhar. Jembatan ini diresmikan oleh Menteri Negara Lingkungan Hidup, Ir. Rachmat Witoelar pada tahun 2006. Dari atas jembatan gantung yang bergoyang-goyang, kita dapat melihat aliran air sungai yang menuju jembatan gantung ini. Sangat menarik.

Bagi yang ingin berolahraga, selain jalan setapak yang dapat dijadikan jooging track, di beberapa lokasi ada peralatan fitness yang dapat digunakan siapapun secara gratis. Namun tentunya jangan mengharapkan peralatan yang secanggih di fitness center. Juga tersedia sarana olah raga parkour sederhana terdiri dari pipa-pipa besi.

Lelah berjalan-jalan dan berolah raga, tersedia berbagai warung penjual makanan dan minuman. Pilihan menunya cukup lengkap, dari sekedar gorengan, makanan-makanan sarapan, seperti lontong sayur, aneka bakso dan mie sampai dengan nasi goreng, nasi uduk, soto dan sop, sampai dengan makanan Jepang. Harga-harga makanannya pun tidak mahal, rata-rata berkisar belasan ribu rupiah.

hutan_kota_1_bsd_info_bintaro_2
Soto Kwali Tanjung Khas Solo

Taman Kota 1 BSD City bisa menjadi alternatif rehat bagi masyarakat di tengah-tengah kehidupan perkotaan dengan kesemrawutannya. Fasilitas umum seperti ini mestinya bisa dijaga dengan baik bukan hanya oleh pemerintah, juga masyarakat. Sangat disayangkan masih ada ceceran sampah padahal tempat-tempat sampah tersedia cukup banyak. Belum lagi coretan-coretan di beberapa bagian Taman Kota 1 BSD City yang mengurangi keindahannya.

 

(ES)

Leave a Comment