Pendidikan

Tahukan Anda bahwa Gus Mus, Kiai Pertama Penerima Yap Thiam Hien Award?

Pada hari Rabu, 24 Januari 2018 diselenggarakan penyerahan Yap Thiam Hien Award 2017 kepada Gus Mus, antara lain, dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna H Laoly, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Laode M Syarif, serta perwakilan keluarga Yap Thiam Hien. Simak video penyerahan award tersebut di https://www.youtube.com/watch?v=Xlmqw-xnQF8

Yap Thiam Hien Award merupakan penghargaan yang diberikan kepada pihak-pihak yang dinilai punya dedikasi luar biasa dalam penegakan HAM di Indonesia. Penghargaan ini mengambil nama sosok advokat Yap Thiam Hien (1913-1989) yang semasa hidupnya gigih memperjuangkan keadilan dan HAM. Penghargaan ini mulai diberikan pada 1992.

Ketua Yayasan Yap Thiam Hien Award, Todung Mulya Lubis mengatakan, Gus Mus memang tidak pernah dikenal sebagai aktivis hak asasi manusia seperti Yap Thiam Hien atau Munir Said Thalib. Gus Mus lebih dikenal sebagai tokoh Nadhatul Ulama (NU), kiai, pimpinan pondok pesantren, dan budayawan.

“Namun buat saya, Gus Mus dengan semua karyanya, dengan semua sepak terjangnya, keterlibatannya, adalah seorang pejuang hak asasi manusia,” ujar Todung saat ditemui sebelum acara.

Todung menuturkan, saat ini masyarakat sangat membutuhkan sosok seperti Gus Mus di tengah menguatnya paham radikalisme dan sektarianisme. Kedua paham tersebut, kata Todung, sangat mengganggu situasi masyarakat yang beragam dan majemuk.

Gus Mus merupakan alumnus dan penerima beasiswa dari Universitas Al Azhar Cairo (Mesir, 1964-1970) untuk studi Islam dan bahasa Arab ini. Sebelumnya menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat (SR) 6 tahun (Rembang, 1950-1956), Pesantren Lirboyo (Kediri, 1956-1958), Pesantren Krapyak (Yogyakarta, 1958-1962), Pesantren Taman Pelajar Islam (Rembang, 1962-1964).

Dilahirkan di Rembang, 10 Agustus 1944, Gus Mus (KH. Ahmad Mustofa Bisri) beruntung dibesarkan dalam keluarga yang patriotis, intelek, progresif sekaligus penuh kasih sayang. Kakeknya (H. Zaenal Mustofa) adalah seorang saudagar ternama yang dikenal sangat menyayangi ulama. Dinaungi bimbingan para kiai dan keluarga yang saling mengasihi, yatim sejak masih kecil tidak membuat pendidikan anak-anak H. Zaenal Mustofa terlantar dalam pendidikan mereka.

Buah perpaduan keluarga H. Zaenal Mustofa dengan keluarga ulama bahkan terpatri dengan berdirinya “Taman Pelajar Islam” (Roudlatuth Tholibin), pondok pesantren yang kini diasuh Gus Mus bersaudara. Pondok ini didirikan tahun 1955 oleh ayah Gus Mus, KH. Bisri Mustofa. Taman Pelajar Islam secara fisik dibangun diatas tanah wakaf H. Zaenal Mustofa, dengan pendiri dan pengasuh KH Bisri Mustofa sebagai pewaris ilmu dan semangat pondok pesantren Kasingan yang terkemuka di wilayah pantura bagian Timur waktu itu, dan bubar pada tahun 1943 karena pendudukan Jepang.

Bisri Mustofa sendiri adalah menantu KH. Cholil Harun, ikon ilmu keagamaan (Islam) di wilayah pantura bagian Timur. Ayah Gus Mus sangat memperhatikan pendidikan anak-anaknya, lebih dari sekedar pendidikan formal. Meskipun otoriter dalam prinsip, namun ayahnya mendukung anaknya untuk berkembang sesuai dengan minatnya.

Menikah dengan Hj. Siti fatmah (1971), mereka dikaruniai 7 anak (6 putri, 1 putra bernama M. Bisri Mustofa), dan 13 cucu. Yang semakin langka dalam keluarga masa kini, namun nyata berlangsung dalam keluarga Gus Mus adalah hubungan saling menghormati, saling menyayangi di antara sesama anggota keluarga. Sebagai ilustrasi, kiprah sang ayah di dunia politik (Anggota Majelis Konstituante, 1955; Anggota MPRS, 1959; Anggota MPR, 1971), tidak dengan sendirinya membuat Gus Mus tertarik kepada dunia politik.

Jika akhirnya Gus Mus terjun juga ke dunia politik (1982-1992 anggota DPRD Jawa Tengah; 1992-1997 Anggota MPR RI) itu lebih karena pertimbangan tanggung jawab yang tak bisa dielakkannya, mengingat kapasitas-kapasitasnya. Dengan mengambil sikap-sikap politik yang sulit, Gus Mus sangat memperhitungkan restu keluarganya, terutama ibundanya Hj. Ma’rufah, selain istri dan anak-anaknya.

Disiplin dalam menulis

Bisri Mustofa penulis Tafsir al-ibris yang masyhur, di zamannya termasuk ulama ‘nyeleneh’ karena bekerja sebagai penulis. Beliau dikenal kemampuannya menerjemahkan kitab-kitab klasik berbahasa Arab menjadi bacaan indah sekaligus mudah difahami.

Produktivitas menulis keluarga ulama ini, khususnya produktivitas kepenulisan KH. Bisri Mustofa dan KH. Misbach Mustofa (keduanya putra H. Zaenal Mustofa) baik dalam bahasa Indonesia, Jawa maupun bahasa Arab mendorong inovasi diadakannya pelatihan menulis dalam bahasa Indonesia dan menerjemahkan kitab dalam bahasa Indonesia bagi para santri Taman Pelajar Islam (1983) yang diprakarsai adik Gus Mus KH M. Adib Bisri. Ketika itu kemampuan menulis dalam bahasa Indonesia rata-rata santri sangatlah minim.

Gus Mus sendiri bersama kakaknya KH M. Cholil Bisri, sejak muda mempunyai kebiasaan menulis sajak dan saling berlomba untuk dipublikasikan. Gus Mus yang suka membaca sejak masa kanak-kanak, tulisannya sejak remaja sudah banyak dimuat berbagai media masa termasuk Kompas (Kompas Minggu, 9 Januari 1997). (Untuk menghindarkan diri dari ‘bayang-bayang’ nama besar ayahnya, Gus Mus pernah menggunakan nama M. Ustov Abi Sri sebagai pseudonimnya). Untuk mengenang almarhumah sang istri, Gus Mus membuat puisi berjudul Sidik Jari. Meskipun istrinya telah tiada, namun keberadaannya masih terasa di sisi Gus Mus. Simak pembacaan puisinya yang sangat menyentuh di https://www.youtube.com/watch?v=6n6w3tSPUV8.

Disiplin dalam Berorganisasi dan Berpolitik

Sejak muda Gus Mus adalah probadi yang terlatih dalam disiplin berorganisasi. Sewaktu kuliah di Al Azhar Cairo, bersama KH Syukri Zarkasi (sekarang Pengasuh Ponpes Modern Gontor Ponorogo, Jawa Timur), Gus Mus menjadi pengurus HIPPI (Himpunan Pemuda dan Pelajar Indonesia) Divisi Olah Raga. Di HIPPI pula Gus Mus pernah mengelola majalah organisasi (HIPPI) berdua saja dengan KH. Abdurrahaman Wahid (Gus Dur).

Tidak berbeda dengan para kiai lain yang memberikan waktu dan perhatiannya untuk NU (Nahdlatul Ulama), sepulang dari Cairo Gus Mus berkiprah di PCNU Rembang (awal 1970-an), Wakil Katib Syuriah PWNU Jawa Tengah (1977), Wakil Rais Syuriyah PWNU Jawa Tengah, hingga Rais Syuriyah PBNU (1994, 1999). Tetapi mulai tahun 2004, Gus Mus menolak duduk dalam jajaran kepengurusan struktural NU. Pada pemilihan Ketua Umum PBNU 2004-2009, Gus Mus menolak dicalonkan sebagai salah seorang kandidat.

Sebagai konsekuensinya, Gus Mus tidak sekedar ‘kehilangan’ kesempurnaan memimpin NU –dalam arti struktural– namun juga dialamatkannya tudingan bahwa ia sekadar tokoh ‘lemah’, ‘ragu-ragu’, ‘tidak tegas’, ‘tidak serius’ terhadap –bahkan ‘cuci tangan’ dari persoalan-persoalan NU. Sementara bagi Gus Mus, dengan ‘berada di luar orbit’, ia justru bisa ‘menjadi kiai umat tanpa membedakan latar belakang, warna pakaian dan politik’. “Saya harus bisa mengukur diri sendiri. Mungkin lebih baik saya tetap berada di luar, memberikan masukan dan kritikan dengan cara saya,” jelasnya. “Kalau saya biasanya mendoa, ya saya akan mendoa. Kalau semua orang misalnya mau mengukur dirinya sendiri, insya Allah baik bagi dirinya, baik juga bagi umat”.

Disiplin dalam melukis

Sewaku kuliah di Al Azhar (Cairo), Gus Mus dikenal sebagai atlet bulu tangkis dan sepak bola yang andal. Selain bulu tangkis dan sepak bola, melukis dan menulis adalah kegemaran Gus Mus sejak muda. Kenang Gus Mus, “…saya itu kalau ngaji, kitabnya suka saya gambari. Ketahuan ayah saya, tapi malah saya diajak ke perkampungan para pelukis di Sokaraja iyu. “ Gus Mus juga bercerita tentang guru melukisnya yang lain: “ …ada pelukis keliling, dia gambar wajah orang pakai kertas dan konte (sejenis pensil). Dia itu kakinya lumpuh. Sayalah yang mendorongnya keliling kota Rembang ini… hanya saking tertariknya saja. Saya ingin melihat dia melukis. Itulah antara lain cara saya belajar. Jadi saya tidak belajar secara khusus.” Sewaktu menjadi santri di Krapyak, Gus Mus sering jalan-jalan ke rumah-rumah seniman Yogya. Salah satunya rumah Affandi. Sampai ketika Affandi ke Mesir, Gus Mus selalu “nempel’ Affandi.

Mengapa ia sampai kini melukis, Gus Mus menyatakan: “Saya punya kebiasaan, kalau ada dorongan dari dalam itu, kalau tidak saya tuangkan dalam tulisan atau oret-oretan, rasanya masih seperti ada ganjalan. Apa yang saya lakukan itu merupakan dorongan dari dalam. Baik menulis maupun melukis, itu dorongan dari dalam yang tidak bisa dibendung, bahkan oleh saya sendiri. Karena sakit kalau tidak saya tuangkan. “

Gus Mus kini mantan perokok menjadi inovator sebagai pelukis pertama di atas amplop surat dengan memanfaatkan klelet (residu rokok) sebagai medium lukisannya. Sejumlah lukisan klelet karyanya itu digelar dalam sebuah pameran tunggal bertajuk “99 Lukisan Amplop” di Gedung Pameran Senirupa Depdikbud Jakarta (1997). Dirjen Depdikbud RI pada waktu itu, Edi Setyawati, mengapresiasi Gus Mus sebagai ‘manusia pelaku perubahan yang mewarisi gagasan-gaasan modernisasi dalam bidang kesenian’. Lukisan amplop Gus Mus menurut Edi Sdyawati merupakan ‘karya-karya seni rupa yang spesifik, baik bentuk, teknik, maupun pemaknaannya’. Mantan Mendikbud RI Fuad Hassan dalam sambutannya saat membuka pameran, menyatakan bahwa karya Gus Mus itu ‘sangat unik, bukan saja karena ciptaseni seorang Kiai, juga karena karyanya pantas dianggap tunggal dalam wujud dan gayanya”.

Disarikan dari http://gusmus.net

(EGS)

Tags

 

Baca Juga

  • Johnson & Johnson Indonesia Edukasi Masyarakat Tentang Kesehatan Jiwa melalui Webinar Seminar Awam

    Johnson & Johnson Indonesia Edukasi Masyarakat Tentang Kesehatan Jiwa melalui Webinar Seminar Awam

    PT Johnson & Johnson Indonesia secara konsisten memperkuat komitmennya untuk meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Indonesia, terutama di tengah pandemi virus corona (COVID-19). Sejak April 2020, perusahaan bahkan telah memulai rangkaian edukasi terkait kesehatan mental bagi masyarakat Indonesia dengan melibatkan sejumlah para pemangku kepentingan. Untuk itulah Johnson & Johnson mengadakan webinar seminar awam yang bertemakan Telemedicine […]
  • Menikmati Bakmi Lampung Dengan Cara Yang Unik…Slurrppp…Slurrppp…

    Menikmati Bakmi Lampung Dengan Cara Yang Unik…Slurrppp…Slurrppp…

    Bakmi Lampung? Mungkin Anda akan langsung mengerenyitkan dahi saat mendengar 2 kata ini. Memang kuliner asal Lampung jarang sekali terdengar. Kita sering mendengar tentang Bakmi Bangka, Bakmi medan atau Bakmi Jawa, namun Bakmi Lampung mungkin kita belum mengetahui. Padahal di Lampung sendiri, banyak sekali penjual bakmi yang menyajikan bakmi-bakmi yang enak, tidak kalah dengan bakmi-bakmi […]
  • Iptek : Cara Pembuatan Briket Batu Bara

    Iptek : Cara Pembuatan Briket Batu Bara

    Briket adalah sebuah blok bahan yang dapat dibakar yang digunakan sebagai bahan bakar untuk memulai dan mempertahankan nyala api. Briket yang paling umum digunakan adalah briket batu bara, briket arang, briket gambut, dan briket biomassa. Antara tahun 2008-2012, briket menjadi salah satu agenda riset energi Institut Pertanian Bogor. Bahan baku briket diketahui dekat dengan masyarakat […]
  • Lenovo Mencari Gamer Lokal untuk Beradu di Turnamen Gaming Asia – Legion of Champions (LoC) III

    Lenovo Mencari Gamer Lokal untuk Beradu di Turnamen Gaming Asia – Legion of Champions (LoC) III

    Lenovo, merk PC no.1 di dunia, mengumumkan dibukanya pendaftaran online untuk mengikuti turnamen tahunan Legion of Champions (LoC) III. LoC merupakan salah satu usaha utama Lenovo dalam menumbuhkan generasi gamer berikutnya dan mengembangkan komunitas gaming di tingkat Asia Pasifik. Turnamen ini menyediakan arena bagi para pemain eSports untuk unjuk gigi, serta mengajak para penggemar gaming […]
  • Tim Memory Sports Indonesia Siap Bertanding Daya Ingat di Malaysia

    Tim Memory Sports Indonesia Siap Bertanding Daya Ingat di Malaysia

    Kejuaraan Nasional Malaysia Terbuka bidang daya ingat akan diadakan ada 11-12 Juni 2016 mendatang di YMCA, Penang, Malaysia. Kejuaraan yang diberi nama Malaysia Open Memory Championship akan diikuti 97 peserta dari 8 negara. Indonesia menjadi salah satu negara yang akan ikut serta dalam kompetisi ini dengan kontingen terbesar sebanyak 20 orang berasal dari 3 kota […]
  • Lengkapi Kebutuhan Traveling Para Pelanggan, Traveloka Hadirkan Layanan Kuliner Melalui Kuliner Traveloka

    Lengkapi Kebutuhan Traveling Para Pelanggan, Traveloka Hadirkan Layanan Kuliner Melalui Kuliner Traveloka

    Traveloka, perusahaan internet penyedia jasa travel booking terdepan untuk destinasi lokal dan internasional, secara resmi mengumumkan peluncuran layanan kuliner yang dapat diakses secara langsung melalui Traveloka App bernama Kuliner Traveloka. Melayani para pelanggan setia sejak 2012, Traveloka telah menghadirkan berbagai kebutuhan traveling yang terintegrasi dalam satu aplikasi, mulai dari tiket pesawat, akomodasi, tiket kereta, hingga […]
  • Stok Aman, Masyarakat Dapat Menjalankan Mudik Lebaran 1439 Hijriah dengan Aman dan Nyaman

    Stok Aman, Masyarakat Dapat Menjalankan Mudik Lebaran 1439 Hijriah dengan Aman dan Nyaman

    Pemerintah melalui Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terus memantau dan memastikan ketersediaan energi seperti Bahan Bakar Minyak (BBM) dan LPG bagi masyarakat dan pemudik selama Ramadan dan Idul Fitri 1439 Hijriah tahun 2018. Menteri BUMN, Rini M. Soemarno mengungkapkan, berbagai upaya dilakukan pemerintah terutama mendorong peran Pertamina dalam menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi ke […]
  • True Gentleman Barbershop & Reflexology, Saat Pangkas Rambut Saja Belum Cukup

    True Gentleman Barbershop & Reflexology, Saat Pangkas Rambut Saja Belum Cukup

    Tren dari barbershop bukan lagi sekedar potong rambut namun sudah menjadi bagian dari gaya hidup.  Pada saat seseorang ke barbershop, sering tujuannya bukan hanya memotong rambut. Berbagai pelayanan seperti cuci rambut (hair wash), pangkas kumis/jenggot (shaving), pengecatan rambut (colouring) sampai dengan pijat (reflexology) ternyata mendapat animo yang baik dari pelanggan. Menyadari kebutuhan pelanggan yang semakin beragam, […]
  • Makanan Terbaik untuk Membentuk Otot Tubuh

    Makanan Terbaik untuk Membentuk Otot Tubuh

    Sekarang sudah akhir Juli, bagaimana target kesehatan Anda? Menjadi bugar mungkin salah satunya. Atau pengen memiliki tubuh lebih berotot? Selain latihan, apa yang harus dilakukan untuk membentuk otot lebih cepat? Yaitu adalah dengan menjaga asupan nutrisi yang terbaik. Latihan, baik itu latihan beban maupun latihan kardio adalah faktor utama dalam pembentukan otot. Ketika ingin menambah […]
  • Foto : Seminar Creative Gen – Universitas Pembangunan Jaya

    Foto : Seminar Creative Gen – Universitas Pembangunan Jaya

    Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pembangunan Jaya (UPJ) bekerjasama dengan Kementerian Kominfo (Komunikasi dan Informatika) mengadakan acara seminar Creative Gen pada hari Jumat, 29 September 2017, dengan tema Generasi Kreatif, Informatif dan Positif. Acara yang berlangsung di Aula Universitas Pembangunan Jaya ini menghadirkan lima narasumber yang merupakan ahli di bidang kreatif, yaitu Ir. Iwan Eka […]
  • Sasar Milenial, HKR dan UrbanAce Dorong Penjualan Amethyst Tower

    Sasar Milenial, HKR dan UrbanAce Dorong Penjualan Amethyst Tower

    Menyasar pasar millennials yang jadi potensi pasar terbesar industri properti saat ini, PT HK Realtindo (HKR), anak usaha PT. Hutama Karya, menjalin kerja sama dengan protal properti UrbanAce.com. Kerja sama tersebut difokuskan pada penjualan unit apartemen Amethyst Tower di Kemayoran, Jakarta.Pusat. Kerja sama tersebut membuat urbanace yang memiliki sistem pemasaran real estate secara daring dan […]
  • Alibaba Tantang Generasi Muda Ciptakan Solusi Digital Selama dan Pasca Covid-19

    Alibaba Tantang Generasi Muda Ciptakan Solusi Digital Selama dan Pasca Covid-19

    Alibaba Business School mengumumkan penyelenggaraan Alibaba Global E-Commerce Talent (GET) Global Challenge 2020, yang ditujukan untuk membantu bisnis dan organisasi di seluruh dunia untuk pulih lebih cepat dan bangkit lebih kuat dari pandemi Covid-19. Melalui kolaborasi dengan sejumlah mentor dan mitra dari jaringan Alibaba, kompetisi ini akan memberdayakan generasi penerus kewirausahaan dari berbagai belahan dunia […]
  • Pantjoran PIK Diresmikan, ShopeePay Jadi Pembayaran Digital Pertama

    Pantjoran PIK Diresmikan, ShopeePay Jadi Pembayaran Digital Pertama

    Dalam rangka memperluas penerimaan dan mendukung protokol kesehatan, ShopeePay, penyedia layanan pembayaran digital yang mudah, aman, dan memuaskan, menggandeng destinasi kuliner Pantjoran PIK untuk menyediakan pembayaran digital yang contactless agar pengunjung lebih aman dan nyaman saat bertransaksi. Pantjoran PIK baru diresmikan pada 20 November 2020 lalu dan ShopeePay menjadi pembayaran digital pertama di gerai-gerai tenant […]
  • Remaja Merokok, Bagaimana Mengatasinya?

    Remaja Merokok, Bagaimana Mengatasinya?

    Merokok adalah salah satu perilaku tidak sehat yang banyak ditemui di dunia, termasuk Indonesia. Indonesia berada di peringkat ketiga dari sepuluh negara dengan persentase perokok terbesar di dunia tahun 2009. Perokok mengatakan bahwa rokok menjadi kebutuhan dalam keseharian. Hal ini didukung hasil survey Tobacco Control Support Center (TCSC) dari Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia (IAKMI) […]
  • Tips Liburan Akhir Tahun: Aman Membeli Tiket Pesawat “Online”

    Tips Liburan Akhir Tahun: Aman Membeli Tiket Pesawat “Online”

    Seiring dengan kemajuan teknologi, kini hampir semua kegiatan bisa dilakukan dengan bantuan internet. Mulai dari membayar tagihan air, membeli baju, peralatan rumah hingga membeli tiket pesawat. Agar Anda tak sampai tertipu dan bisa mendapatkan tiket pesawat murah buat liburan akhir tahun, berikut ini ada tips aman beli tiket pesawat online yang bisa jadi panduan dari […]
  • Juaranya Sop Buntut : Sop Buntut Ibu Samino Senayan

    Juaranya Sop Buntut : Sop Buntut Ibu Samino Senayan

    Pepatah mengatakan pengalaman adalah guru yang terbaik, hal ini pas sekali kalau kita melihat panjangnya pengalaman dari bisnis kuliner Sop Buntut Ibu Samino Senayan. Walau pun dimana-mana dengan mudah kita menemukan gerai kuliner yang menyajikan hidangan sop buntut, namun soal rasa sulit menandingi lezatnya Sop Buntut Ibu Samino ini. Betapa tidak, berangkat dari sebuah rombong […]
  • Goodyear Kembangkan Konsep Ban Pintar untuk Mengoptimalkan Pengurangan Jarak Henti

    Goodyear Kembangkan Konsep Ban Pintar untuk Mengoptimalkan Pengurangan Jarak Henti

    Melalui inovasi teknologi terbarunya yang selalu mengutamakan keselamatan dan kenyamanan berkendara, Goodyear berhasil mengembangkan konsep ban pintar yang telah teruji sejauh 4,8 juta kilometer dari data uji cobanya di medan jalan. Goodyear menanam keeping sensor yang mampu “berbicara” dan terhubung antara kendaraan dan medan jalan, serta mengukur karakteristik ban tersebut sehingga dapat mengkalkulasikan potensi dari […]
  • Asuransi Astra Salurkan 1.000 Paket Sembako, Total Bantuan Astra Financial Mencapai 74.812 Paket

    Asuransi Astra Salurkan 1.000 Paket Sembako, Total Bantuan Astra Financial Mencapai 74.812 Paket

    PT Asuransi Astra Buana (Asuransi Astra)  secara langsung menyerahkan bantuan sembako sebanyak 1.000 paket kepada masyarakat terdampak Covid-19  di wilayah  Kostrad Cibinong @ Rp 200.000, sehingga total bantuan sembako seluruh Astra Financial per 12 Juni 2020 mencapai 74.812 paket (senilai Rp 14,962 miliar). Astra Financial adalah salah satu divisi dalam PT Astra International Tbk yang […]
  • Belanja Busana, Makan Siang Sambil Mendengarkan Live Music, Bisa Dilakukan Semua di Griya CIMB Niaga 2

    Belanja Busana, Makan Siang Sambil Mendengarkan Live Music, Bisa Dilakukan Semua di Griya CIMB Niaga 2

    Orang bilang, sambil menyelam minum air. Nah ini bisa Anda lakukan di Griya CIMB Niaga 2. Bagi Anda yang berprofesi sebagai karyawan di sekitar area Bintaro, sedang ada bazaar busana di area lobby Griya CIMB Niaga 2. ​ Bazaar yang berlangsung dari tanggal 27 Maret – 7 April, mulai pukul 08.00-18.00 ini menggelar berbagai busana […]
  • PHX Bintaro, Tempat Nongkrong Baru ala Kontainer Dengan Beragam Pilihan Menu

    PHX Bintaro, Tempat Nongkrong Baru ala Kontainer Dengan Beragam Pilihan Menu

    Kabar gembira bagi warga Bintaro, pilihan tempat makan dan nongkrong semakin beragam. Telah hadir sebuah foodcourt baru di Bintaro Sektor 9 dengan nuansa unik, PHX Bintaro. Betapa tidak, biasanya foodcourt menawarkan arsitektur bangunan standar, dengan satu level area yang diisi dengan berbagai tenant-tenant kuliner. Di PHX Bintaro, suasananya terbilang unik, karena bangunannya tersusun dari kontainer-kontainer. […]