Stasiun Pondok Ranji Riwayatmu Kini

Stasiun Pondok Ranji merupakan salah satu dari 3 stasiun yang ada di wilayah Bintaro, selain Stasiun Jurangmangu dan Sudimara. Lokasinya yang strategis membuat stasiun ini tidak pernah sepi, bahkan sebelum kedua stasiun lainnya masih sepi dengan penumpang belasan tahun yang lalu, Stasiun Pondok Ranji sudah dipadati penumpang. Pembenahan terus dilakukan PT. KAI untuk memberikan kenyamanan pada para penumpang dengan berbagai kemajuan yang ada, namun sayangnya beberapa masalah klasik masih belum terpecahkan.

Berikut kondisi Stasiun Pondok Ranji terkini, foto-foto diambil pada sore menjelang maghrib.

Stasiun Pondok Ranji pada sore hari, deretan sepeda motor milik pada penumpang commuter line maupun tukang ojek memadati area parkir
Antrian calon penumpang untuk membeli tiket commuter line pada vending machine. Pembelian tiket seharga Rp. 13 ribu untuk berbagai stasiun tujuan. Di stasiun tujuan, penumpang mengembalikan tiket dan menerima pengembalian Rp. 10 ribu.
Antrian penumpang pada loket pengembalian tiket. Tiket akan ditukarkan dengan uang pengembalian Rp. 10 ribu.
Para penumpang menunggu commuter line yang akan mengangkut mereka.
Penumpang yang baru turun kereta melewati pintu yang akan terbuka dengan menempelkan tiket. Mencegah adanya penumpang gelap yang tidak membayar tiket.
Untuk berpindah jalur, tersedia underpass yang nyaman, menghindarkan penumpang dari bahaya dengan menyeberangi rel.
Baiknya fasilitas yang ada di Stasiun Pondok Ranji tidak diimbangi dengan lalu lintas yang teratur. Hampir setiap saat terjadi kemacetan panjang mobil dan sepeda motor yang akan melintasi rel. Perlintasan yang sempit dan permukaan jalan yang tidak rata membuat semua pengendara memperlambat kendaraannya. Kondisi ini makin diperparah dengan angkot yang berhenti menunggu penumpang di dekat perlintasan kereta.