Jum. Mei 24th, 2019

Softskill yang Wajib Dimiliki Entrepreneur Muda

Saat anak muda mencoba berwirausaha atau menjadi seorang enterpreneur, ia harus menguasai softskills, bukan hanya hard skills. Hard skills bisa dipelajari di bangku kuliah seperti Finance & Accounting, branding & Marketing ataupun Legal (hukum), di mana keahlian tersebut mengarah pada “MELAKUKAN” satu pekerjaan atau menjalankan usaha anda.

Namun terpenting adalah SOFT SKILLS, yang memerlukan kiat tersendiri (tricky) daam mempelajarinya. Soft Skills tidak datang melalui buku-buku bacaan atau literatur ataupun berasal dari internet begitu saja, bahkan dari pengalaman Kerja keras anda sekalipun. Namun SOFT SKILLS datang dari Dalam Diri Anda. Jadi, Anda hanya perlu “membebaskan”nya dari dalam diri dan kemudian membina serta mengembangkannya.

Menurut Mitra Edukasi Larasluhur Indonesia ada 4 soft skills yang wajib dimiliki para enterpreneur muda:

SATU: Dorongan, Ambisi dan Stamina.

Mari Hadapi..! – menjadi wirausahawan sungguh sulit, sekali waktu. Anda harus memaksa diri setiap hari, setiap saat untuk menjadi lebih baik ketika sesuatu tidak berjalan sesuai dengan cara anda.

DUA: Semangat Mengelola Kesulitan

Bukanlah rahasia wirausahawan hidup penuh “Tantangan” dan Kesulitan. Itu sebabnya mengapa orang-orang dengan gagasan-gagasan luar biasa tak pernah takut mengambil resiko menceburkan diri dalam lautan kewirausahaan.

TIGA: Kemampuan Merangkul Perubahan

Jika Anda tidak berkembang mengikuti dunia di sekitar anda, khususnya dengan kebutuhan kustomer yang selalu berubah, umur usaha anda akan pendek. Banyak yang terbentur dalam proses pertumbuhan dan terjebak dalam cara yang diciptakannya sendiri.

EMPAT : Miliki Keberanian Untuk Meniru dan Modifikasi

Ada istilah “Palsukan, hingga Anda mampu menciptakan sendiri”, ini merupakan langkah yang dilakukan banyak pelaku wirausaha. Pasalnya, tak ada yang benar-benar asli, tak ada yang “paling awal”. Dalam proses ini, anda diharapkan mengawalinya dengan Mengamati, Tiru dan kemudian melakukan Modifikasi. Bagaimana caranya? Info Bintaro berkesempatan mewawancarai Aisyah Hafizha, seorang enterpreneur muda yang menjadi salah satu pendiri Wakacao, kuliner Pepper Rice pertama di Indonesia.

Wakacao ini berawal sebagai tugas akhir kuliah di S1 Universitas Prasetiya Mulya bersama 4 rekan kuliah yang lain Fernald Albert, Deninda Fairuzahrun, Charles Tantiono, Andika Adidharma. Mereka semua  adalah mahasiswa angkatan 2012. Ajaibnya walau tidak ada satupun di antara mereka yang bisa memasak, mereka sepakat membuat tugas akhir berupa menyusun suatu business plan di bidang kuliner.

BACA JUGA  Made Yogi Dwiyana Utama Meraih Predikat Mahasiswa Terberprestasi di acara MONSTER 2017 di PKN STAN

Sebelum mereka menemukan ide bisnis, kelompok ini melakukan observasi makanan di warung tenda yang menunya itu-itu saja. Mereka juga mengamati bahwa orang bila makan di warung tenda, harus merasa kenyang. Aisyah yang biasa dipanggil Echa berujar bahwa mereka mendapat ide dari Holycow yang sukses berjualan steak wagyu di warung tenda yang harganya murah namun memiliki kelezatan yang sama dengan makanan serupa di hotel.

Echa dan kawan kawan sepakat membuat menu yang terbuat dari nasi dan sudah dikenal awam. Pilihannya jatuh pada menu pepper rice yang mirip dengan PEPPER LUNCH yang ada di mall. Dengan harga yang lebih murah, diharapkan muncul menu yang serupa. Namun ide tersebut langsung ditolak oleh dosen pembimbing di Prasetiya Mulya. Mereka diminta membuat modifikasi menu yakni dengan memberikan bumbu Indonesia pada pepper rice buatannya. Jadilah Wakacao dengan menu pilihan berupa rasa original, rendang dan kari. Tips tentang bagaimana meniru dan memodifikasi sukses dijalankan oleh Echa dan teman-teman kuliahnya.

Seusai lulus dari kuliah, Echa dan temannya sepakat menjalankan bisnis ini secara serius. Walau baru dibuka tahun lalu, hingga saat ini Wakacao telah memiliki 12 cabang. Di antaranya BSD, Pasmod KARAWACI, ViperJOGJA, Seturan 12A BANDUNG, Tirtayasa 17 GRESIK, Alam Sutera, Pasar 8, Pasmod Bintaro, Pasmod Gading Serpong, Salsa Kelapa Gading.

Mengapa kita harus berkunjung ke Wakacao? Simak video berikut

Follow akun Instagramnya: @wakacao.

 

(EGS)

 

Baca Juga