Kam. Okt 17th, 2019

Silampari, Makanan Khas Wong Kito

Umumnya orang kalau mengingat Palembang, yang diingat adalah pempek. Palembang memang identik dengan makanan yang menggunakan kuah dari cuka yang berasa asam, manis, asin dan pedas ini dengan berbagai variasinya. Atau seperti tekwan, yang juga mudah kita temukan di berbagai tempat. Namun mungkin kita tidak banyak yang mengetahui makanan khas Palembang lainnya, padahal dalam hal kuliner, kuliner Palembang pun tidak kalah dengan berbagai daerah di Indonesia. Palembang memiliki berbagai macam kuliner khas yang dikategorikan ‘makanan berat’. Umumnya kuliner khas Palembang didominasi dengan jenis ikan dan juga daging sapi. Tidak mengherankan, karena Palembang dilintasi oleh sungai besar seperti Sungai Musi, sehingga ikan berlimpah jumlahnya, terutama jenis-jenis ikan air tawar.

Yang menjadi ciri khas dari kuliner Palembang adalah rasanya yang asam segar. Rasa asam biasanya berasal dari penggunaan buah-buahan seperti nenas dan durian. Agak berbeda dengan di Jawa yang umumnya rasa asam ditimbulkan oleh asam atau belimbing. Ciri lainnya, masakan Palembang umumnya menggunakan kuah tanpa campuran santan, sehingga Anda yang memiliki masalah kolesterol relatif aman menyantap makanan khas Palembang.

silampari_2
Pindang Patin

Jika Anda ingin merasakan lezatnya masakan Palembang, selama bulan Ramadhan ini Anda dapat datang ke event Ramadhan Culinary Journey, di Bintaro Xchange Mall, yang akan berlangsung sampai dengan tanggal 3 Juli 2016. Satu-satunya gerai yang menyajikan masakan Palembang di bazaar makanan ini adalah Silampari. Silampari sendiri artinya adalah kampung yang hilang, merujuk pada satu lokasi di Bukit Sulap, sebuah bukit berketinggian 700-an meter dekat Lubuk Linggau, Kabupaten Musi Rawas. Konon ada suatu perkampungan di sekitar makam Bujang Kurap, seorang tokoh legenda di Sumatera Selatan, yang tiba-tiba menghilang, sehingga lokasi itu dinamakan Silampari sampai dengan sekarang.

silampari_1

Gerai Silampari,yang menggunakan tagline Makanan Khas Wong Kito, merupakan bagian dari jaringan tempat makan khas Palembang dengan nama Silampari juga. Lokasi utamanya adalah di foodcourt Giant BSD, disamping itu, Silampari ada di Alam Sutera, Paramount Serpong, Cikokol dan Pasar Kemis. Menu-menu yang menjadi andalan dari Silampari tetaplah Pempek, disamping itu juga beberapa menu favorit seperti Pindang Patin, Pindang Tempoyak, Pindang Sapi, Brengkes Patin, Brengkes Tempoyak dan Kepala Patin. Menurut Bapak Hendra, pengelola dari Gerai Silampari ini, menu-menu ini di Sumatera Selatan biasanya hanya disajikan pada acara-acara khusus seperti pernikahan, Lebaran, dsb.

BACA JUGA  Segarnya Sop Kimlo di Warung Makan Anita Wong Jowo
silampari_3
Brengkes Patin

Untuk menjamin rasa dari menu-menu khas Palembang ini tidak berubah, Silampari meracik bumbu-bumbunya di dapur utama yang dilakukan oleh karyawan-karyawan yang memang asli berasal dari Sumatera Selatan. Beberapa bumbu dan bahan masakan juga khusus didatangkan dari Sumatera Selatan. Baru kemudian bumbu-bumbu dan bahan masakan yang telah siap akan dikirim ke masing-masing gerainya untuk diolah lebih lanjut.

Info Bintaro pun tergoda untuk mencicipi salah satu menu, yaitu Pindang Sapi. Rasa Pindang Sapi-nya terasa asam dan asin. Rasa asam cuma berasal dari nenas, sehingga rasanya asamnya tidak begitu menyengat. Dengan kuah yang masih panas mengepul, kombinasi daging sapi yang lembut dan nasi yang hangat, terasa sangat nikmat mengisi perut kami pada maghrib yang baru diguyur hujan itu.

silampari
Pindang Sapi

Jika Anda ingin mencoba berbagai menu khas Palembang, tempat yang kami rekomendasikan untuk Anda kunjungi adalah gerai Silampari di Foodcourt Giant BSD. Menu-menu yang disajikan di gerai ini adalah yang paling lengkap dari semua gerai Silampari. Informasi lainnya, saat ini gerai-gerai Silampari belum menerima order untuk pengantaran. Jadi kalau Anda penasaran, datang saja di gerainya di Ramadhan Culinary Journey dari Bintaro Xchange.

 

(ES)

 

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan