Shopback Catat Peningkatan Transaksi hingga 3 Kali Lipat Selama Ramadan

ShopBack, platform gaya hidup yang mendukung masyarakat belanja hemat dan cermat, mencatat peningkatan transaksi hampir 3 kali lipat sepanjang Ramadan tahun ini, dengan rata-rata belanja hingga Rp 1,2 juta rupiah.

Sementara itu, berdasarkan data historis Shopback, jumlah pemesanan dan transaksi meningkat tajam di minggu kedua Ramadan. Hal ini disebabkan di minggu tersebut kebanyakan dari masyarakat menerima gaji bersamaan dengan THR.

Indra Yonathan, Country Head of Shopback Indonesia, mengatakan Ramadan merupakan momen panen raya, tidak hanya bagi para pelaku e-commerce tetapi juga bagi pengusaha retail offline di Indonesia. “Walaupun kondisi rupiah yang menguat terhadap dollar, tidak berpengaruh terhadap daya beli masyarakat selama Ramadan. Sepanjang Ramadan tahun ini, daya beli konsumen Shopback meningkat hingga 74% dibandingkan dengan tahun lalu,” ungkap Yonathan. Yonathan pun berharap kondisi ini tidak hanya terjadi sepanjang Ramadan dan Lebaran saya, namun juga berkelanjutan hingga penghujung tahun 2018.

Adapun peningkatan jumlah transaksi dan pemesanan di situs e-commerce tidak lepas dari beragam program promo dan diskon besar-besaran dari masing-masing pelaku e-commerce dan marketplace. Sebut saja Shopee dengan Big Ramadhan Sale atau Lazada dengan program PuaSale.

Menurut Yonathan, promo dan diskon memang selalu menjadi faktor yang mempengaruhi pola belanja masyarakat. “Berdasarkan mini-survey yang Shopback lakukan baru-baru ini terhadap lebih dari 500 responden yang senang berbelanja online di Jabodetabek, program diskon/voucher  serta cashback menjadi dua faktor utama yang mempengaruhi keputusan mereka berbelanja sepanjang bulan Ramadan.”

Sementara itu, berdasarkan survey yang sama, terungkap tiga kategori produk yang menurut responden paling banyak menguras pemasukan mereka selama bulan Ramadan. Adapun ketiga kategori produk tersebut meliputi, fesyen dan aksesori, pulsa, dan groceries.

Peningkatan nilai transaksi di ketiga jenis kategori ini juga tercatat di data internal Shopback, dengan persentase masing-masing 78,6% untuk kategori fesyen dan aksesoris, 64.7% untuk pulsa serta 18,8% untuk groceries.

(EGA)