Ming. Nov 17th, 2019

Seminar Nasional Perikanan dan Kelautan di Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah

Sebagai bagian dari kegiatan Youth Economic Summits 2016, Dewan Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah mengadakan Seminar Nasional yang bertajuk Peningkatan Sumber Daya Kelautan Nasional sebagai Pilar Pembangunan Ekonomi Indonesia pada Jumat, 18 November 2016, pukul 08.00-11.30.

Bertempat di Auditorium Harun Nasution, kampus UIN Ciputat seminar ini dibuka oleh Keynote Speaker Menteri Perikanan dan Kelautan RI, Susi Pudjiastuti yang memaparkan tantangan industri perikanan Indonesia dan apa yang menjadi rencana pemerintah ke depan.

img_20161118_104228.jpg

Sebagai pembicara adalah para stakeholder bidang perikanan dan kelautan yang terdiri dari perwakilan pemerintah, BUMN, praktisi bisnis dan tokoh masyarakat penggerak perikanan, antara lain Dr. Wawan Hari Purwanto, SH., MH (Staf Ahli Wakil Presiden & Direktur LPKN), Ir. Untung Suryanto, Msc, President Director PT. Indo Marine Technology, Usman Perdanakusuma (Direktur Utama PT. Persero Perikanan Nusantara), Daren (Owner Blambangan Food Packer Indonesia), Bambang Wicaksana mewakili desa nelayan yang sukses, Desa Bendar di Pati, Jawa Tengah dan Agus Katon, Direksi BRI Syariah.

Dalam paparannya, Ir. Untung Suryanto, Msc, President Director PT. Indo Marine Technology yang mewakili praktisi bisnis, menyampaikan upaya yang dilakukan perusahaan yang dipimpinnya dalam membantu nelayan-nelayan dalam menyediakan sarana mesin-mesin kapal. Menariknya mesin-mesin ini berasal dari mesin bekas mobil yang direkondisi di workshopnya di Cikokol, sehingga PT. Indo Marine dapat menekan harga jualnya 75% lebih murah dari mesin-mesin baru untuk kapal yang setara di pasaran.

 

Bambang Wicaksana yang mewakili contoh desa nelayan yang sukses mengembangkan usaha perikanan bagi warganya yaitu Desa Bendar di Pati, Jawa Tengah, sebuah desa nelayan yang tahun 1970-an masih terbelakang menjadi desa nelayan yang semua warganya menjadi pengusaha kapal-kapal ikan pada saat ini. Bambang yang juga adalah lulusan dari UGM dan juga warga Desa Bendar memaparkan 4 faktor kunci sukses Desa Bendar, yaitu faktor historis, geografis, SDM dan kekerabatan.

BACA JUGA  Kalbe Edukasi Hidup Sehat Bagi Wanita Indonesia “Anda Berharga – Anda Berhak Merasa Bahagia”

Agus Katon, Direksi BRI Syariah, memaparkan mengenai fasilitas pembiayaan yang disediakan oleh BRI Syariah bagi nelayan miskin yang selama ini tidak terjangkau perbankan nasional dengan program Laku Pandai yang diterjemahkan menjadi program pembiayaan mikro. Dengan program ini nelayan dimanapun dapat mengakses fasilitas keuangan dari BRI Syariah sekalipun di tempat itu tidak ada kantor cabang BRI Syariah.

Pada sesi tanya jawab, para mahasiswa mengajukan pertanyaan-pertanyaan seputar paparan materi seminar dengan antusias. Namun karena keterbatasan waktu, pertanyaan yang dapat diajukan pun dibatasi hanya beberapa penanya saja. Setelah sesi tanya jawab para narasumber dipersilakan menyampaikan kesimpulannya berkaitan dengan apa yang telah disampaikan. Para narasumber menyampaikan harapannya agar mahasiswa dapat memberikan perhatian serius terhadap perikanan dan kelautan Indonesia. Para mahasiswa yang satu saat akan menjadi pemimpin-pemimpin di mana pun mereka berada memiliki peran strategis bagi masa depan Indonesia.

 

(ES)

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan