“Semerbak Nusantara”, Prestasi Membanggakan SMA Plus Pembangunan Jaya

Pada bulan Agustus lalu, para siswa SMA Plus Pembangunan Jaya mengikuti Indonesia Student Company Competition yang diselenggarakan di Lotte Shopping Avenue pada tanggal 26 Agustus 2017 dengan produk andalannya berupa pewangi mobil herbal yang dinamai “Semerbak Nusantara”.  Tim SMA Plus Pembangunan Jaya yang disebut sebagai Entrepezo Nature Indonesia  berhasil menjadi juara 1 sekaligus mendapatkan golden ticket mewakili Indonesia ke Asia Pacific Company of the Year 2018 di Beijing. Ini merupakan prestasi yang luar biasa karena mereka dapat bersaing dengan 9 peserta lain dari sekolah-sekolah ternama di Indonesia.

Pertama kali produk pengharum mobil ini diluncurkan pada tanggal 17 Juni 2017. Ini merupakan car freshener dengan 3 macam aroma yakni kenanga, kopi dan lemon grass. Car freshener ini dibuat dari limbah serbuk kayu yang berasal dari industri mebel di Kalimantan. Produk pengharum ini bisa bertahan selama 3 minggu. Dan sampai saat ini sudah terjual 1.000 unit produk.

Produk yang dihasilkan oleh Entrepezo Nature Indonesia berawal dari kesadaran masalah lingkungan yakni Deforestation, Urban Life, dan juga banyaknya limbah serbuk kayu yang terbuang dari industri mebel. Ide ini lahir pada bulan Mei 2017. Semerbak Nusantara  merupakan Natural Car Air Freshner yang terbuat dari limbah serbuk kayu yang dicampur essensial oil tanpa menggunakan bahan sintetis. Ini sejalan dengan tujuan tim Entrepezo Nature Indonesia yakni enrich the resourcement, conserve the environment, and educate the heritage. Untuk setiap penjualan produk car freshener seharga Rp. 95.000,-, Rp. 1.000 akan disumbangkan untuk pelestarian hutan Indonesia.

Dalam memprodusi produk ramah lingkungan ini para siswa SMA Plus Pembangunan Jaya Bintaro bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI), lembaga swadaya masyarakat yang bergerak di bidang pendidikan kewirausahaan. Menurut Ibu Evvie Farida, M.Pd, Kepala Sekolah SMA Plus Pembangunan Jaya, sekolah mereka memiliki beberapa program unggulan di antaranya mata pelajaran Entrepreneurship (Kewirausahaan).

“Program Kewirausahaan sudah diajarkan dari sejak SMP Pembangunan Jaya”, ujar Ibu Marini Diah N, Wakil Kepala Sekolah SMA Plus Pembangunan Jaya. Sejak SMP para siswa diberikan fondasi yang kuat tentang pendidikan kewirausahaan. Ini menjadi bekal bagi para siswa yang melanjutkan ke SMA.

Bapak Dwi Aji Ranakusuma, salah seorang guru SMA PJ bertindak sebagai pembimbing kegiatan ekskul yang dinamakan Perusahaan Siswa/Student Company (SC). Di kelas 10 dibuka pendaftaran bagi para siswa yang berminat tentang kewirausahaan. Dari 60 siswa yang berminat, disaring menjadi 22 siswa melalui serangkaian tes. Para siswa ini kemudian membentuk SC di mana  siswa belajar menjadi seorang pengusaha dengan mendirikan sebuah perusahaan. Ada yang menjadi Presiden Direktur, Marketing, Produksi, Finance, HRD, Public Relations. Para siswa menjalankan perusahaan tersebut seperti perusahaan aslinya seperti membuat profil perusahaan, mengadakan kegiatan rapat mingguan, membuat produk kreatif dan inovatif, menjual saham serta melakukan likuidasi di akhir periode. Dengan demikian para siswa mempelajari prinsip-prinsip kewirausahaan seperti kreatif dan inovasi.

Dengan tim yang terdiri dari 22 siswa ini, secara berkala mereka mengadakan rapat, gathering dan juga program CSR. Setiap produk yang dikembalikan ke tim Entrepezo, diolah menjadi tempat pensil dan alat peraga matematika bagi sekolah di Sumba. Menurut Balqis Sabita Khalila selaku President Director dari Entrepezo Nature Indonesia mengutip pesan dari Bapak Ciputra, bahwa seorang enterpreneur harus bisa mengubah sampah menjadi sesuatu yang berguna.

Persiapan ke Beijing

Pada tanggal 26 Agustus 2017 para siswa telah memenangkan ajang kompetisi Nasional, Indonesia Student Company 2017. Dan terpilih mewakili Indonesia dalam ajang internasional, Asia-Pasific Student Company Competition di Beijing pada bulan April 2018 mendatang. Setiap minggunya para guru dan pembimbing memberikan pendampingan kepada tim Entrepezo Nature Indonesia. Para orang tua pun mendukung persiapan ini. Sebagai contoh mereka berlatih melakukan presentasi dalam bahasa Inggris di kantor salah satu orang tua siswa.

Rencananya bulan depan akan diluncurkan varian baru dari car freshener ini. Tidak hanya itu, ada juga produk freshdisk, yakni flashdisk yang dapat dipasang di mobil. Selain untuk mendengar lagu-lagu tentang lingkungan, konsumen juga dapat menghirup aroma tertentu. Bulan depan akan ada varian-varian aroma yang baru seperti Watatobi Breeze.

Untuk produksi masal, tim Entreprezo melakukan kerja sama dengan 2 pabrik untuk menghasilkan 10.000. Pembelian bisa dilakukan mulai sekarang (pre order). Produk tersebut akan dijual di Tokopedia dan Amazon. Dengan harga Rp. 95.000,-/buah.

Kerja sama

Tim Entreprezo pun telah diundang oleh tim pariwisata Indonesia Wonderful Indonesia. Produk car freshener akan menjadi souvenir khas dari Indonesia.

Simak video wawancara dengan Balqis selaku President Director dari Entrepezo Nature Indonesia di https://www.youtube.com/watch?v=hothIaNLmdg dan https://www.youtube.com/watch?v=vXcVJ8etB0Y.

Info Lanjut
Entrepezo Nature Indonesia SMA Plus Pembangunan Jaya
Instagram: @entrepezo.id
Telp: 0812 1973 2637
Website: www.entrepezo.com
Facebook: Entrepezo Nature Indonesia

Download Aplikasinya di : https://apkpure.com/entrepezo-nature-indonesia/apps.entrepezo

(EGS)