Sejarah Hari Belanja Online Nasional Tanggal 12 Desember

Akhir-akhir ini gencar kita simak di tv iklan dari para toko online di Indonesia. Dalam rangka apa? Jawabnya adalah HARBOLNAS (Hari Belanja Online Nasional). Ini merupakan  hari perayaan untuk mendorong dan mengedukasi masyarakat mengenai kemudahan berbelanja daring. Dicetuskan pertama kali di tahun 2012 oleh oleh perusahaan-perusahaan e-commerce di Indonesia umumnya mereka yang bergabung di Asosiasi Ecommerce Indonesia (IdeA) yaitu Lazada, Zalora, Blanja, PinkEmma, Berrybenka and Bukalapak

Mau tau gimana hebohnya HARBOLNAS? https://www.youtube.com/watch?v=Rj0SG-8bcX4

Tujuannya adalah ingin mengedukasi masyarakat agar mulai terbiasa berbelanja online, tidak perlu takut lagi akan ditipu dan dibohongi karena mereka memberi jaminan. Selain itu kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan industri e-commerce di tanah air seperti di negara maju lainnya..

Sejarah

Di negara seperti Amerika, Kanada, Inggris, Jerman dan Jepang terkenal sebuah perayaan belanja online yang disebut Cyber Monday di mana para peritel mengadakan promo dan diskon besar setelah Thanksgiving Day (hari libur di Amerika Utara memperingati syukuran panen akhir tahun) untuk menarik konsumen berbelanja online. Cyber Monday sebenarnya diilhami dari perayaan belanja Black Friday yang dilaksanakan pada hari Jumat setelah Thanksgiving Day. Black Friday identik dengan dimulainya musim belanja Natal. Selama perayaan hari belanja Black Friday, toko – toko buka lebih lama dan berlomba – lomba menawarkan diskon besar – besaran atau cuci gudang untuk menarik pembeli.

Mengapa disebut Black Friday, karena pada hari tersebut neraca pembukuan mereka berubah dari merah (rugi) menjadi hitam (untung). Ketika para retailer beroperasi pada bulan Januari – November, kebanyakan mencatat kerugian/negatif dikiaskan tinta merah, kemudian mendapat banyak profit dari penjualan besar ketika menjelang natal dan libur Thankgiving day (Black Friday). Dalam praktik akuntansi dan keuangan, hal tersebut juga berdampak positif dalam pembuatan laporan tahunan atau annual report

HARBOLNAS di Indonesia

Kampanye Hari Belanja Online Nasional ini ditujukan untuk mengedukasi masyarakat tentang kemudahan belanja online aman dan nyaman yang bisa dilakukan kapan saja. Tidak hanya itu saja, kampanye yang digelar selama 24 jam ini juga memiliki misi untuk memajukan industri e-commerce di Indonesia sebagai negara dengan pertumbuhan pengguna internet cukup tinggi yang saat ini sudah mencapai 133 juta pengguna (thn 2017).

Di Indonesia, acara seperti Cyber Monday atau Black Friday baru melaksanakan debutnya pada tanggal 12 Desember 2012. Dengan tajuk cantik promo 12.12.12, perayaan ajakan untuk berbelanja online yang dipelopori oleh LAZADA dengan cara memberikan promo spesial dan diskon besar. LAZADA tidak sendirian, beberapa pemain eCommerce Indonesia seperti ZALORA, BerryBenka, PinkEmma, Bilna, Traveloka, Luxola, Persebaya Store, dan beberapa eCommerce lain juga turut bergabung memeriahkan perayaan hari belanja online tersebut.

Para pelaku eCommerce bersatu memiliki satu tujuan yang sama yaitu memajukan industri eCommerce dan memenuhi kebutuhan masyarakat dalam berbelanja online melalui perayaan tersebut. Hari belanja online nasional juga didukung oleh media besar seperti Detik, Tempo, Kompas dan Yahoo. Diskon yang diberikan saat Hari Belanja Online Nasional juga cukup besar yaitu mencapai 80%.

Perayaan

Setelah sukses menggelar beberapa kali hari belanja online nasional sejak tahun 2012 dan di tahun 2017 ini kembali akan digelar Hari Belanja Online Nasional yang akan jatuh pada tanggal 12 Desember, itulah sebabnya Hari Belanja Online Nasional ini lebih dikenal juga sebagai hari 1212. Ketika pertama kali dilakukan pada tahun 2012 lalu, aksi ini hanya diikuti oleh 7 e-commerce. Saat itu lebih dikenal sebagai aksi 121212. Dan dari sebuah inisiatif spontan di tahun 2012, akhirnya bergerak menjadi sebuah aksi bersama yang dilakukan para industri retail online di Indonesia.

Di tahun 2013, akhirnya diperkenalkan istilah Hari Belanja Online Nasional, di mana dalam satu hari, pelanggan mendapatkan penawaran diskon terbesar sepanjang tahun untuk produk-produk menarik, hanya di online. Respon industri pun cukup menggembirakan. Rata rata e-commerce peserta Hari Belanja Online Nasional di 2013 mendapatkan respon yang positif. Dari berbagai rilis yang dikeluarkan, bisa diasumsikan bahwa Hari Belanja Online Nasional 2013 memecahkan rekor penjualan online di Indonesia. Terinspirasi dari Cyber Monday di Amerika, para pelaku e-commerce berkolaborasi memberikan yang terbaik dengan berbagai penawaran menarik seperti diskon besar serta promosi lain hanya dalam satu hari penuh.

HARBOLNAS 2017

Menurut kantor berita ANTARA News, Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) 2017 12.12 akan dikuti serentak oleh lebih dari 250 e-commerce di Tanah Air. “Tahun lalu diikuti 211 e-commerce. 2017 ini ada 254,” kata Ketua Panitia Harbolnas 2017 Achmad Alkatiri, yang juga CMO di Lazada Indonesia, saat jumpa pers di Jakarta, Rabu. Sejak diadakan pertama kali di Indonesia tahun 2012 lalu, peserta Harbolnas selalu mengalami peningkatan. Pertama kali diadakan, Harbolnas 2012 hanya diikuti oleh 6 e-commerce. Panitia mencatat terdapat kenaikan rata-rata transaksi harian sebesar 3,9 kali pada Harbolnas tahun lalu dan GMV Rp 3,3 triliun.

Achmad optimistis Harbolnas tahun ini akan lebih semarak karena jatuh di pertengahan pekan atau hari kerja biasa. Tahun lalu, Harbolnas bertepatan dengan akhir pekan panjang sehingga pengeluaran konsumen terbagi untuk liburan. Harbolnas tahun ini mengusung tema “Belanja Bersama”, memberikan diskon hingga 95 persen untuk berbagai produk mulai dari fesyen, elektronik hingga pariwisata pada 12 Desember.

Apa yang harus Anda siapkan menjelang HARBOLNAS? Simak tips selanjutnya di www.infobintaro.com

 

(EGS)