Sen. Des 16th, 2019

Sejak Kapan Burger Itu Ada?

Hamburger (atau seringkali disebut dengan burger) adalah sejenis makanan berupa roti berbentuk bundar yang diiris dua dan di tengahnya diisi dengan patty (isi hamburger) yang biasanya diambil dari daging, kemudian sayur-sayuran berupa selada, tomat dan bawang bombay. Sebagai sausnya, burger diberi berbagai jenis saus seperti mayones, saus tomat dan sambal serta mustard. Beberapa varian burger juga dilengkapi dengan keju, asinan, serta bahan pelengkap lain seperti sosis dan ham.

Banyak orang keliru dan mengira bahwa nama Hamburger berasal dari kata “Ham”, namun sebenarnya namanya berasal dari kota Hamburg di Jerman, tempat makanan ini berasal. Dari kota kedua terbesar di Jerman ini banyak penduduknya yang beremigrasi ke Amerika dan menyebarkan pembuatan burger ke sana. Hanyalah sebuah kebetulan bahwa kata “ham” yang dalam bahasa Inggris berarti daging asap memiliki bunyi yang hampir serupa dengan Hamburger, faktanya hamburger tidak mengandung Ham (meskipun ada juga restoran yang menambahkan irisan ham pada burger mereka untuk menambah cita rasa).

Jadi secara harafiah dapat disimpulkan bahwa arti kata Hamburger berarti “makanan yang berasal dari Hamburg” dan bukan berarti “makanan yang mengandung Ham”. Namun pada praktiknya burger atau hamburger lebih sering diartikan sebagai sandwich atau jenis roti isi lainnya yang berbentuk bulat. Dalam masyarakat kata burger sudah lebih melekat sebagai jenis makanannya daripada asal muasal dan pencipta dari burger.

Ada beberapa versi dari sejarah penciptaan burger, penganan ini awalnya adalah makanan khas bangsa Tartar, yaitu berupa daging cincang yang disantap mentah-mentah dengan perasan jeruk. Bangsa Tartar merupakan bangsa nomaden yang sering melakukan perjalanan jauh menunggang kuda, sehingga daging yang mereka bawa sering menjadi keras dan tak layak konsumsi, maka merekapun mengakalinya dengan meletakkan daging di bawah sadel kuda mereka. setelah melakukan perjalanan jauh ternyata daging tersebut masih hangat dan tidak menjadi dingin, maka daging tersebut langsung disantap dengan tanpa dimasak dan hanya diberi sedikit perasan jeruk nipis.

Hidangan yang terkenal lezat dari Asia Tengah ini kemudian dibawa oleh para pelaut Eropa ke negaranya, tepatnya ke kota Hamburg karena masyarakat di sana pada umumnya mengganggap bahwa mereka adalah bangsa yang beradab, mereka menolak memakan daging yang tak dimasak, maka daging khas Tartar tersebut mereka masak terlebih dahulu sebelum disantap dengan cara dibakar atau digoreng, ternyata masakan ini sangat disukai berbagai orang. Sampai saat ini sebagian orang tetap lebih menyenangi menyantapnya mentah-mentah. Inilah asal mula daging burger.

Hamburger Amerika

Sedangkan untuk hamburger yang kita kenal bentuknya sekarang, yaitu yang berupa daging yang disantap dengan roti, berasal dari Amerika, para imigran dari Hamburg memperkenalkan daging burger mereka ke orang Amerika. Di sana daging ini diberi nama Hamburg Steak dan daging ini masih disantap seperti layaknya menyantap steak.

BACA JUGA  Pernah Coba Saus Telor Asin? Bila Belum, Silahkan Mampir ke Nuyolk di PHX Bintaro

Menurut para penduduk Hamburg, New York, sebuah kawasan yang diberi nama seperti kota Hamburg di Jerman, makanan ini ditemukan oleh dua bersaudara dari Ohio, Frank dan Charles Menches, menurut legenda, mereka merupakan penjaja makanan di pinggir jalan yang menjual sandwich, karena suatu hari mereka kehabisan sosis, maka mereka menggunakan daging sapi cincang sebagai pengganti sosis untuk isi dari sandwich mereka. Dan penggunaan daging sapi ini ternyata ditanggapi dengan baik oleh konsumen mereka.

Burger di Indonesia

Ada beberapa pengusaha Indonesia yang mengusahakan pembuatan burger lokal khas Indonesia yang lebih akrab dengan lidah masyarakat kita, di antaranya adalah Blenger Burger dengan menu andalan Cheese Burger mereka, selain itu juga ada Klenger Burger, dan Edam Burger yang sukses menembus pasar Timur Tengah.

Di Indonesia juga ada variasi tempe burger yang menggunakan tempe sebagai pengganti daging pada burger, dan burger batok, sebuah burger yang dimasak dengan cara dikukus dalam batok kelapa, sehingga membuat aroma dan rasa khas yang nikmat.

Burger Sendok Garpu Raf & Rif

Mulai bulan Januari 2018 ada pilihan baru untuk menyantap burger di Bintaro yakni gerai kuliner Sendok Garpu Raf & Rif. Menu andalan di antaranya Burger kekinian, macaroni schotell,  spaghetti bolognese dan chicken katsu. Semua makanan yang disajikan ini dijamin halal, ujar Wenty Anggraini, pemilik gerai Sendok Garpu Raf & Rif.

Gerai ini adalah di pujasera Culture Kitchen di kawasan Bintaro sektor 9 yang buka dari pagi hingga malam hari. Bila Anda datang sore hari dapat memesan camilan french fries yang disiram dengan saus bolognese dan topping parutan keju….hm, lezat….

Jika Anda lapar berat, dapat menyantap nasi chicken teriyaki. Sebagai minuman, jangan lupa pesan signature drink-nya yaitu milk shake rasa strawberry atau coklat sesuai selera Anda. Dengan campuran ice cream di dalamnya, milkshake ini luar biasa menyegarkan.

Info Bintaro pun berkesempatan mencicipi burger kekinian di sana. Daging slicenya dijamin fresh karena langsung dimasak. Wenty tidak menyimpan banyak stok daging di outletnya. Jadi dagingnya ini bukan stok lama. Serta roti burgernya sangat lembut. Dengan saus tomat, burger ini terasa asam-asam manis. Ditambah selada daun, potongan mentimun dan parutan wortel+kol.

Sedangkan chicken katsu-nya terasa melekat di hati. Perasan jeruk lemon membuat ayamnya terasa segar. Meskipun tanpa nasi, french fries yang ada cukup membuat kenyang. Ditambah potongan timun, tomat dan selada daun serta parutan wortel dan kol.

BACA JUGA  Sweet Asoka, Japanese Cheesecake Lembut Menggugah Selera Tanpa Enek

Silahkan mampir ke Culture Kitchen, Jalan Bintaro Utama 9 Blok HB1 No.19
Jam Buka: 09.00- 22.00
Telp: 0812-8932-3993
Instagram: @sendokgarpu_rafnrif

Mau tahu kuliner lain yang menjual burger di Bintaro, simak daftar di bawah ini

Goods Burger
Bintaro Jaya Xchange Mall, Lantai Ground
Jam Buka: Senin – Minggu (10:00 – 22:00)
Telp: 021 2223361, 021 2223362

 Carl’s Jr.
Bintaro Jaya Xchange Mall, Lantai Ground
Jam buka: Senin – Minggu (10:00 – 22:00)
Telpl: 021 29864919

Blenger Burger
Jl. Taman Bintaro (Bintaro Sektor 1), Bintaro, Jakarta Selatan
Jam Buka: Senin – Kamis (10:00 – 21:00), Jumat – Minggu (10:00 – 22:00)
Telp: 0856 830 8001

Carburator Springs Cafe
Jl. RC. Veteran Raya No. 13, Bintaro, Jakarta Selatan
Jam buka: 10.00-22.00
Telp: 021 29511761

Blenger Burger Biji  
Bintaro Jaya Sektor 1, Jl. Bintaro Taman Barat Blok F1 No. 1, RT.16 / RW.8, Pesanggrahan
Jam Buka: 10.00 – 22.00
Telp: 0856-8308-001

(EGS)

 

Baca Juga