Raih Pendanaan Seri A, Cashlez Jadi Startup Pertama di Indonesia Terima Pendanaan dari Sumitomo Corporation

PT Cashlez Worldwide Indonesia (Cashlez) sebagai perusahaan mPos yang terintegrasi dengan solusi pembayaran terdepan di Indonesia hari ini mengumumkan menyelesaikan putaran pendanaan Seri A yang dipimpin oleh Sumitomo Corporation, perusahaan perdagangan dunia dan investor bisnis terkemuka asal Jepang yang bergerak di berbagai bisnis melalui jaringan globalnya. Mandiri Capital Indonesia, sebagai existing investor juga turut berpartisipasi pada putaran pendanaan ini.

CEO Cashlez, Teddy Tee mengatakan, “Kami sangat bersyukur akan pencapaian saat ini, khususnya dalam mengawali tahun 2019 yang sangat luar biasa. Suatu kebanggaan tersendiri bagi kami dapat menjadi perusahaan startup pertama di Indonesia yang menerima pendanaan dari institusi terkemuka seperti Sumitomo Corporation. Melalui dukungan ini, Cashlez akan terus berinovasi dalam mengembangkan produk dan layanannya guna mewujudkan visi dan misi kami untuk menjadi platform aggregator pembayaran nontunai bisnis terbaik.”

Pendanaan ini akan dimanfaatkan Cashlez untuk memperluas network, pengembangan produk dan layanan baru dalam memudahkan mitra usaha dalam berbisnis serta menambah pilihan pembayaran nontunai di Indonesia. Dalam mewujudkannya, Cashlez juga menunjuk tim manajemen baru untuk dapat berkontribusi dari perpaduan pengalaman yang luas dan beragam dalam mengawasi arahan strategi dan tata kelola perusahaan, serta memberikan panduan menyeluruh kepada semua tim eksekutor untuk memberikan nilai berkelanjutan dalam jangka panjang kepada pemegang saham.

Assistant to General Manager, Sumitomo Corporation, Hajime Terazawa mengungkapkan, “Kami sangat senang dapat menjadi shareholder dari Cashlez. Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat progressive dalam mengurangi penggunaan nontunai. Kami yakin pembayaran akan menjadi bagian penting di masa yang akan datang seperti MaaS (Mobility-as-a-Service). Dalam hal ini, Cashlez menyediakan mPOS terminal yang akan memberikan manfaat kepada pemilik usaha dan customer. Kami harap Cashlez akan menjadi unicorn pertama di industri pembayaran dan kami akan terus mencari startup berpotensi lainnya untuk investasi.”.

BACA JUGA  Shopback Catat Peningkatan Transaksi hingga 3 Kali Lipat Selama Ramadan

Pada akhir tahun 2018, Cashlez secara resmi berekspansi secara operasional di Bali untuk membantu UMKM Bali lebih dekat dalam menerima pembayaran nontunai. Saat ini, Cashlez telah digunakan oleh lebih dari 3.000 mitra usaha dari berbagai jenis usaha yang tersebar di seluruh Indonesia dalam berbagai segmen dan industri, mulai dari toko retail, restoran, kafe, akomodasi, tempat rekreasi, salon hingga asuransi.

(EGA)

Tags

Baca Juga