Pertunjukan Filosofi Tumpeng Dalam Kemasan Modern

Dalam banyak kesempatan istimewa, pasti kita akan disuguhi nasi tumpeng, lengkap dengan prosesi pemotongan tumpeng. Namun apakah Anda mengetahui makna di dalamnya? Tumpeng tidak sekedar nasi kuning dengan lauk pauk sayur dan telor. Namun ada filosofi mendalam di balik nasi tumpeng.

Untuk memperkenalkan filosofi tumpeng ke generasi muda, diselenggarakanlah TUFE 2017 yang merupakan singkatan dari Tumpeng Festival .  Event yang diadakan oleh mahasiswa S1 Event Prasetiya Mulya angkatan 2015 ini mengundang siswa-siswa dari 3 SMU untuk hadir di pertunjukan ini yakni SMU High Scope Simatupang, Al Azhar Pejaten dan Ipeka Puri. Menurut Ahmad  Zayad, guru antropologi di SMU High Scope sangat menyambut baik event ini karena siswa SMU dapat belajar bagaimana mempromosikan budaya Indonesia melalui TUFE. Sedangkan Khalista Diva, siswa kelas XII High Scope menganggap acara ini keren banget karena bisa mengemas budaya dengan cara yang modern, tidak kuno dan membosankan. Acara seperti ini jarang-jarang ada, ujarnya.

Filosofi Tumpeng

Menurut staf media relations TUFE Djodifa Rizki Arnaldy sebuah budaya bangsa tinggal di hati dan di dalam jiwa rakyatnya. Kata bijak ini dikutip dari Mahatma Gandhi, negarawan terkemuka dari India.  Menurutnya tumpeng bukanlah makanan yang disajikan sehari-hari, hanya di acara-acara penting, untuk memohon keselamatan dan ungkapan terima kasih kepada Tuhan. Di balik tumpeng ada nilai filosofis yang begitu mendalam baik dari segi bahan baku, proses pembuatan hingga cara penyajiannya.

Tumpeng dengan bentuknya yang mengerucut mengandung harapan kualitas hidup yang semakin lama semakin meningkat dan semakin dekat dengan langit (Tuhan). Dilengkapi dengan lauk pauk, tumpeng melambangkan kesatuan ekosistem yang saling terkait dan membantu di dunia ini. Tumpeng juga mempunyai makna kebersamaan, sebab tumpeng disajikan hanya bia terdapat sebuah perayaan yang disertai dengan prosesi makan bersama.

Ada begitu banyak filosofi yang bisa digali dari tumpeng, di antaranya adalah nilai persatuan. Dalam persatuan terdapat keberagaman yang dipersatukan oleh toleransi.

Ida Bagus Dita Agastya, sebagai Ketua Panitia dari TUFE menjelaskan bahwa panitia membutuhkan waktu  6 bulan untuk mempersiapkan event ini . Uniknya pertunjukan ini menjadi nilai UAS (Ujian Akhir Semester) dari mata kuliah SHOW and PERFORMANCE di kampus.  Di akhir pertunjukan akan ada 2 orang dosen yang memberikan nilai kepada para mahasiswanya. Hal istimewa lainnya di akhir masa kuliah jurusan S1 event ini, mahasiswa diberi 3 pilihan yakni mengerjakan skripsi, magang di satu perusahaan (bersama 2 orang mahasiswa lain) atau mengerjakan business plan di suatu event organizer (biasanya dikerjakan oleh 5 orang).

Kemasan pertunjukan TUFE ini ditampilkan dalam bentuk story telling dan art exhibition. Untuk story telling selama 30 menit ditampilkan Devino dan Tor Tor yang menceritakan riwayat tumpeng dengan cara yang lucu dan menghibur. Tor Tor berperan sebagai Man Doblang dan Davino Calisto menjadi tokoh si Pilon. Seperti kita ketahui bersama Tor Tor adalah The Next Mentalist yang tampil di stasiun tv Trans 7 (Video: https://www.youtube.com/watch?v=00LYvV_-dro)

Sementara Davino Calisto adalah pesulap yang menyebut dirinya sebagai Magician as Performer. (Video: https://www.youtube.com/watch?v=3VgOGk8iu7Q)

Dalam pertunjukan TUFE, Davino menampilkan aksi-aksi sulapnya yang sangat interaktif dan menghibur dengan para penonton di Titan Center.

Man Doblang dan Si Pilon

Kisah Man Doblang dan si Pilon, sang asisten mungkin terdengar asing di telinga kita. Namun mereka sebenarnya adalah dua tokoh yang berasal dari jaman kerajaan Mataram. Di jaman dahulu, Man Doblang seendarnya pernah ditawari berbagai jabatan tinggi di kerajaan namun ia memilih untuk menghibur masyarakat dengan bercerita dan berperilaku mengenai ketauladanan. Dengan cara bertutur (story telling) inilah Man Doblang dan si Pilon berkisah tentang filosofi tumpeng.

Ingin tau lebih lanjut TUFE, dapat menghubungi:

Instagram : @Tufe.event
E-mail: tumpengfestival@gmail.com

Handphone: 0819 3633 251 99

 

(EGS)