Persempit Ruang Gerak Penyebar Hoax, Whatsapp Luncurkan Fitur Labelling Pesan Terusan

Maraknya penyebaran berita hoax melalui berbagai social media membuat gerah berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah yang terus berupaya dengan segala cara untuk meminimalisir ‘banjir’ hoax yang terus meningkat belakangan ini dan mulai mengganggu kehidupan masyarakat, pengelola instant messaging no. 1 di dunia, Whatsapp, terus mencari jalan untuk meredam penyebaran hoax melalui aplikasi besutannya. Salah satunya adalah melalui fitur-fitur anti hoax.

WhatsApp telah meluncurkan fitur baru yang akan menunjukkan kepada para pengguna bahwa pesan yang diterimanya merupakan pesan yang di-forward atau diteruskan oleh si pengirim. Dengan melabelkan semua pesan dengan label ‘Forwarded’, fitur tersebut kini sudah tersedia bagi pengguna Android dan iOS di seluruh dunia.

Melalui pernyataan dalam blog resmi WhatsApp, fitur ini diharapkan dapat membantu pengguna dalam melihat apakah pesan tersebut ditulis oleh si pengirim langsung atau berasal dari orang lain. Tujuannya tak lain adalah untuk membatasi sirkulasi spam dan berita palsu dalam platformnya.

“Mulai hari ini, WhatsApp akan menunjukkan pesan mana yang merupakan pesan terusan kepada para pengguna. Konteks ini akan membantu membuat obrolan satu arah dan grup menjadi lebih mudah diikuti. WhatsApp sangat peduli dengan keselamatan penggunanya. Jadi kami mendorong mereka untuk berpikir sebelum membagikan pesan yang diteruskan,” ucap seorang perwakilan WhatsApp, seperti yang dikutip dari NDTV.

Untuk mendapatkan fitur terbaru ini tentunya pengguna harus memperbarui aplikasi WhatsApp ke versi terbaru. Label ‘Forwarded’ akan muncul di atas pesan yang diteruskan. Tak hanya itu, fitur ini tidak memiliki opsi untuk menonaktifkan label.

Pembaruan ini adalah langkah yang diambil pihak WhatsApp untuk mengatasi masalah berita palsu tersebar, sekaligus menawarkan hadiah berupa uang tunai bagi para peneliti yang mempelajari informasi salah yang disebarkan melalui aplikasi.

(BON)