Perhatikan Pertumbuhan Anak Anda Sejak Dini

Pada hari Minggu, 13 Agustus lalu Bintaro Woman Children Clinic (BWCC), sebuah klinik bagi ibu dan anak di Bintaro Sektor 9 menggelar seminar setengah hari yang bertajuk SMART PARENTS, SMART KIDS “How to Optimize Your Child’s Growth dan Development” di Griya CIMB Niaga, Bintaro Sektor 7. Ada sekitar 40 peserta yang hadir, terdiri dari pasangan suami istri yang memiliki anak di bawah tiga tahun.

Suasana penuh keceriaan ada di sana. Para peserta aktif bertanya tentang materi yang dibawakan para pembicara. Ada 4 dokter yang bertugas di BWCC yang tampil membawakan topik-topik yang berkaitan dengan pertumbuhan anak. Tak hanya presentasi topik-topik yang serius, para peserta pun diajak bermain lewat aneka games yang dibawakan sang MC.

Di sesi pertama, dr Novitria Dwinanda menjelaskan cara mengoptimalkan tumbuh kembang pada 1000 hari kehidupan anak. Orang tua harus aktif memberikan stimulasi kepada anak sejak dini. Khusus untuk bayi prematur, misalnya 2 minggu lebih dini, maka sampai usia bayi 7 bulan, dia sudah harus bisa mengejar ketertinggalannya.

Kemudian di sesi kedua dr. S Dyah R. Tjokronegoro membahas deteksi dan penanganan dini kelainan tumbuh kembang. Sesuai dengan proses tumbuh kembang, pemantauan perlu dilakukan sejak awal yaitu sewaktu dalam kandungan sampai dewasa. “Kita sebagai orang tua patut waspada, bila sang buah hati tidak merespon bila dipanggil namanya. Segara cek apakah ada yang salah dengan alat pendengarannya, “ pesan dr Dyah.

Diharapkan setelah seminar ini para orang tua pun dapat belajar dari dr. Angelina yang akan memberikan tips bagaimana memberikan stimulasi yang tepat agar anak tumbuh cerdas. Sebagai contoh adalah makanan yang dikonsumsi anak. Gizi yang baik sejak dini akan membantu anak tumbuh menjadi anak cerdas.

Dalam tahap pertumbuhan sejak bayi hingga berusia lima tahun, anak sangat membutuhkan banyak protein, karbohidrat, dan lemak untuk membantunya tumbuh dengan baik. Sang anak dapat mulai diberikan keju, santan dan aneka bumbu sejak usia 6 bulan. Namun harus diingat bahwa sang anak hanya bisa makan yang halus, kental namun sang orang tua dapat memberikan makanan yang dapat dimasak apa saja.

Anak Sulit Makan

Para orang tua sering merasa resah bila berat badan anak sulit bertambah. Orang tua wajib mengecek apakah ada infeksi kandung kemih pada anak atau ada masalah dengan cara makannya. Apakah anak sulit makan? Sebelum memberikan makanan pada anak, coba orang tua mengecek apakah makanan tersebut lezat. “Bila kita sendiri merasa makanan tersebut tidak enak, jangan harap sang anak akan makan dengan lahap,” jelas pembicara.

Lingkungan makan pun harus menyenangkan, jam makan harus teratur, tidak boleh ada gangguan seperti menonton TV. Makan hanya diberikan waktu 30 menit, anak tidak boleh makan sambil jalan-jalan atau lari-lari. Harus dalam posisi duduk. Orang tua pun harus menyadari bahwa bayi usia 9-18 bulan memang memasuki periode sulit makan. Anak umur satu tahun hampir serupa dengan ABG (Anak Baru Gede)-nya bayi. Dia mau mengganti tekstur makanannya atau mengganti menu. Sang ibu jangan memberi makanan sop terus menerus, namun bisa diganti dengan menu lain seperti soto yang diparut sehingga dapat dicerna oleh anak.

Anak pun dapat menjadi sulit makan bila jam makannya tidak disiplin. Satu jam sebelum makan, jangan diberikan apa-apa supaya anak dikondisikan merasa lapar sebelum makan.

Sumber Omega 3 (DHA)

Dalam konferensi dokter anak indonesia baru-baru ini dipresentasikan hasil penelitian yang menakjubkan di mana sumber omega 3 (DHA) tidak ditemukan di salmon namun di ikan kembung dan ikan tenggiri yang ada di tukang sayur yang kita jumpai sehari-hari. Jadi tidak harus membeli suplemen omega 3 yang mahal.

Anak Berkebutuhan Khusus (ABK)

Dalam seminar ini pembicara mengingatkan para orang tua untuk memeriksa apakah ada masalah emosional pada anak bila ia suka mengamuk tiba-tiba atau punya masalah sosial, di mana sang anak tidak mengadakan kontak mata saat diajak bicara. Serta suka memukul secara repetitif tanpa tujuan yang jelas.

Homy Clinic

Di sela-sela seminar, Info Bintaro sempat mewawancarai dr Novitria Dwinanda yang menjelaskan konsep Bintaro Woman Children Clinic (BWCC) yang menjadikan klinik yang seperti rumah sendiri (homy clinic). Serta menjadi sahabat bagi para ibu hamil yang berkunjung ke sana. Setelah sang ibu melahirkan di BWCC, sehari sesudahnya tim medis BWCC akan berkunjung ke rumah pasien. Biasanya untuk mengajari bagaimana pijat bayi, memandikan bayi serta merawat payudara sang ibu paska melahirkan.

Fasilitas Klinik

“Kami menyediakan kelas laktasi, kelas yoga dan hynobirthing di BWCC,” jelas dr Novy. “BWCC juga menyediakan ambulan untuk ibu hamil yang membutuhkan layanan darurat. Sedangkan acara seminar seperti ini, kami adakan atas permintaan para pasien. Setahun ada dua kali seminar yang diadakan BWCC. Saat ini di samping memiliki lokasi di Bintaro, BWCC juga memiliki cabang di Jagakarsa dan di satu tempat lagi yang sedang direncanakan,” ungkap beliau.

Info lebih lanjut:
Bintaro Woman Children Clinic (BWCC)
Jl. Maleo Raya Blok JC 1 No. 6
Bintaro Sektor 9
Phone: (021) 7450873
Website: www.bwcc.web.id

 

(EGS)