Sel. Sep 24th, 2019

Peran Orang Tua Memaknai Multikultur Sebagai Kekuatan

Setiap orang tua ingin anaknya mencapai potensi dirinya yang maksimal. Perlu disadari bahwa ada 3 unsur yang penting dalam memaksimalkan potensi anak. Pertama, adalah pihak sekolah. Kedua, pihak orang tua dan ketiga adalah sang anak itu sendiri. Seni parenting diperlukan di dalam membimbing, mengarahkan mengasuh, menjaga dan melindungi sang anak. Ini dilakukan oleh ayah, ibu, orang-orang yang ada di sekitar anak dan sang pengasuh. Diharapkan sang anak akan menuju masa depan dalam kehidupan yang baru yang berkualitas. “Pola asuh anak menjadi keprihatinan bagi kami sebagai pendidik karena orang tua seringkali terlalu sibuk dan mengabaikan putra putrinya, ujar  Ibu Indira Sunito, Principal Executive Sekolah Pembangunan Jaya seusai memberikan seminar “Peran orang tua dalam memaknai perbedaan multikultural sebagai kekuatan” pada tanggal 16 Maret lalu.

Baca juga: http://www.infobintaro.com/mengenal-kbtk-pembangunan-jaya/

Orang-orang yang ada di sekitar anak wajib mengasuh yang sensitif dan responsif. Sensitif artinya dapat mengenali tanda-tanda yang terlihat, dapat mengartikan tanda tersebut dengan tepat dan segera memberi respon yang sesuai dengan kebutuhan emosi anak. Untuk itu orang tua perlu menerapkan metode disiplin yang positif. Tidak perlu memukul, marah atau membentak.

Di sisi lain mencermati fenomena intoleransi di Indonesia akhir-akhir ini, konsep multikultural perlu diajarkan kepada anak sejak dini. Pendidikan multikultural adalah cara memandang realitas dan cara menghargai beragam agama, etnis, ras dan budaya karena Tuhan Yang Maha Esa yang menciptakan itu semua.

Adanya pendidikan multikultural akan mengurangi prasangka atau sifat rasial pada anak. Pihak sekolah wajib menciptakan budaya sekolah yang toleran, memberdayakan siswa dari beragam kelompok agama, ras, etnis dan kultur dengan cara menciptakan berbagai program sekolah.

Sebagai contoh di sekolah Pembangunan Jaya selalu ada 5 guru agama yang mengajar mata pelajaran agama masing-masing murid. Ada kegiatan agama rutin yang dilakukan bersama,” ujar Surono, Kepala KB/TK Pembangunan Jaya 1.

Dalam pendidikan multikultur perlu kerja sama antara pendidikan di rumah dan pendidikan di sekolah. Di rumah konsep pola asuh dan pola pikir yang diterapkan dalam keluarga diarahkan untuk memperhatikan, menghargai, memaknai perbedaan dan persamaan kultur secara setara.

BACA JUGA  Cara Sukses Mendidik Anak Agar Memiliki Mental Juara

Ibu Ariani, selaku Pembina Sekolah di SMP dan SMA Pembangunan Jaya menjelaskan bahwa di Sekolah Pembangunan Jaya terdapat pola monitoring kepada para guru dan kualitas belajar mengajar. Termasuk pendidikan multikultur, pada saat bersekolah, setiap jam 12 ada waktu bagi siswa yang muslim menjalankan ibadah sholat bersama, sedangkan siswa yang kristiani mengadakan acara doa bersama

Di sisi lain pihak sekolah pun memfasilitasi konsep keberagaman agar anak dapat saling menghargai persamaan dan perbedaan yang ada sebagai hak setiap warga. Pendidikan multikultur dilakukan dengan sadar untuk pengembangan pribadi yang sehat. Tujuannya adalah untuk membiasakan sikap simpatik, respek terhadap orang lain, apresiatif, empasi terhadap penganut agama dan budaya yang berbeda. Serta mendidik anak untuk menjadi bangsa yang kuat, maju, adil, makmur/sejahtera dan aman. Menjadi bangsa yang mempunyai harga diri dan dihargai bangsa lain.

Sekolah Pembangunan Jaya mendidik siswa untuk memiliki pengetahuan dan wawasan luas, sikap positif, keterampilan hidup dalam menjalankan perannya untuk berinteraksi dan berkomunikasi dengan warga/kelompok sehingga tercipta tatanan masyarakat untuk kebaikan bersama. Nah, bagaimana dengan Anda?

Baca juga: http://www.infobintaro.com/mengintip-kegiatan-school-science-center-ssc-sma-plus-pembangunan-jaya-pengamatan-super-blue-blood-moon-di-langit-bintaro/

Informasi dan Pendaftaran:

KB/TK Pembangunan Jaya 1
Jalan Maleo Blok JE, Bintaro Jaya, Tangerang Selatan, Banten 15413
Telp 021 – 7486 4371, 22214101
Website: www.tkjayaschool.org

Facebook: KBTK Pembangunan Jaya Bintaro
Instagram: kb_tk_peje_bintaro

(EGS)

 

Baca Juga