Ming. Nov 17th, 2019

Pepes Ikan Duri Lunak “Ibu Eka”, Makan Pepes Ikan Tanpa Repot

Pepes ikan saat ini telah menjadi salah satu kuliner favorit masyarakat Indonesia. Pepes yang awalnya merupakan kuliner tradisional khas Sunda semakin banyak digemari karena rasanya yang khas, sangat nikmat dijadikan teman makan nasi yang hangat. Selain pepes ikan, masih banyak olahan pepes dengan menggunakan bahan lainnya seperti ayam, tahu, jamur. Namun pepes ikan tetap menjadi favorit diantara berbagai jenis pepes.

Sayangnya untuk menikmati pepes ikan tidak lepas dari kerepotan yang harus dihadapi penyantapnya. Mulai dari bungkus daunnya yang terkadang meninggalkan sisa daun hangus, bungkusnya sendiri mengganggu dan terkadang mengotori area makan, dan duri ikannya menjadi kerepotan tersendiri, khususnya pepes ikan yang memiliki banyak duri seperti bandeng atau ikan mas.

Namun sekarang kita dapat menikmati pepes ikan, seperti pepes bandeng dengan duri lunak tanpa direpotkan dengan daun pembungkus yang merepotkan dengan hadirnya Pepes Ikan Duri Lunak “Ibu Eka”.

pepes_ikan_tulang_lunak_ibu_eka_info_bintaro_2

Berawal dari liburan dengan memancing di kawasan Tanjung Pasir, Teluknaga – Tangerang, pasangan suami istri, Raden Daru Sulistiono dan Eka Sulistyaningsih, mendapat ikan bandeng hasil pancingan sebanyak 30 kg. Seperti pada umumnya orang-orang yang hobi memancing, ikan hasil pancingan bukan dimaksudkan sebagai konsumsi. Kalaupun dikonsumsi sendiri, jumlahnya tidak seberapa banyak. Masalahnya, jumlah hasil pancingan ini cukup banyak, walaupun ikan-ikan itu sudah dibagikan kepada keluarga terdekatnya, namun tetap masih ada yang tersisa.

Timbullah ide untuk membuat pepes bandeng dari sisa ikan bandeng tersebut. Daru yang berprofesi sebagai chef di salah satu jalur penerbangan internasional Garuda membawa pepes bandeng itu sebagai bekal makannya. Rekan-rekan kerjanya yang ikut mencoba pepes bandengnya mengatakan bahwa pepes bandengnya enak. Namun, ada masukan dari rekan-rekannya kalau duri pepes bandengnya cukup mengganggu. Selain duri, yang juga terasa mengganggu adalah daun pembungkus pepes yang cukup banyak dan bumbu dari pepes yang tidak habis termakan, sehingga menimbulkan aroma tersendiri. Padahal pada penerbangan internasional, menjaga kebersihan pesawat menjadi salah satu peraturan utama yang harus dipatuhi semua kru pesawat.

Daru bersama Eka pun mencari ide untuk menyiasati permasalahan-permasalahan ini. Dengan hobi memancingnya, mereka cukup sering mendapatkan ikan-ikan bandeng dalam jumlah banyak. Permasalahan yang sama akan terus berulang kalau Daru ingin membawa pepes bandeng sebagai bekal di pekerjaannya. Timbullah ide untuk mem-blender bumbu pepesnya, sedangkan untuk mengatasi duri yang cukup banyak dengan cara dipresto. Melalui serangkaian percobaan, akhirnya mereka menemukan formula yang pas baik untuk komposisi bumbu maupun cara mempresto pepes bandengnya, sehingga daging ikannya tidak hancur atau menjadi terlalu lunak seperti bubur, namun tulang dari ikan bandeng menjadi lunak dan bisa dimakan tanpa mengganggu.

BACA JUGA  Estavel Silky Dessert, Kelembutannya dan Rasanya Tak Tertandingi

Pepes Ikan Bandeng Tulang Lunak “Ibu Eka” terdiri dari 3 varian rasa : tidak pedas, pedas dan super pedas. Sebelum dipresto, berbagai bahan untuk bumbu, minus daun kemangi dan cabai rawit merah, ditumis terlebih dahulu. Bumbu yang telah ditumis kemudian diblender sampai halus untuk kemudian dimasukkan ke dalam ikan yang telah dibuang isi perutnya. Daun kemangi ditambahkan untuk menghilangkan aroma tanah yang biasanya muncul saat menyantap ikan bandeng, sedangkan cabai rawit merah merupakan opsi. Untuk varian rasa tidak pedas, tidak digunakan cabai rawit sama sekali. Selain pada bagian dalam ikan, bumbu juga dibaluri pada bagian luar ikan, kemudian ikan bandeng dibungkus daun pisang dan siap untuk dipresto.

pepes_ikan_tulang_lunak_ibu_eka_info_bintaro_1

Pepes Bandeng Duri Lunak yang telah selesai dipresto kemudian dikemas dalam plastik tahan panas dengan menggunakan proses vacuum untuk meningkatkan keawetannya. Pepes Bandeng Duri Lunak “Ibu Eka” tidak menggunakan pengawet sama sekali. Keawetannya semata-mata mengandalkan plastik vacuum. Pada suhu kamar, Pepes Bandeng Duri Lunak “Ibu Eka” dapat bertahan 4-7 hari. Sementara jika disimpan di chiller lemari pendingin 2 minggu sampai 1 bulan. Keawetan ini bervariasi, tergantung kondisi lemari pendinginnya. Jangan menyimpan Pepes Bandeng Duri Lunak di freezer karena akan mengubah rasa pepes.

Untuk menyiapkan Pepes Bandeng Duri Lunak untuk siap disajikan diperlukan pemanasan terlebih dahulu. Daru menyarankan 4 alternatif penyiapan Pepes Bandeng Duri Lunak sebelum disajikan:

Dikukus. Pepes Bandeng Duri Lunak beserta plastik kemasannya dimasukkan pada panci pengukus. Jangan kuatir plastik akan meleleh, karena plastik kemasannya tahan panas.

Dipanaskan pada microwave. Sebelum dimasukkan ke microwave, lubangi terlebih dahulu pada salah satu bagian plastik kemasan, misalnya di bagian ujung. Hal ini bertujuan untuk mengeluarkan gas yang keluar akibat proses pemanasan microwave agar tidak terperangkap pada plastik kemasan dan menyebabkan plastik meletus karena tekanan yang tinggi.

Dimasak pada teko pemanas air listrik. Bila Anda bepergian ke suatu tempat dan menginap di hotel yang menyediakan teko pemanas air listrik, Anda dapat menikmati Pepes Bandeng Duri Lunak dengan cara merebus Pepes Bandeng beserta plastik pembungkusnya sekaligus pada teko pemanas air listrik. Begitu air mendidih, Pepes Bandeng pun siap disantap. Praktis bukan?

Digoreng. Sebetulnya Pepes Bandeng Duri Lunak tidak disarankan untuk digoreng karena bumbunya akan kering dan menghilangkan rasa bumbu yang justru menjadi sumber kenikmatan pepes. Namun jika Anda tetap ingin menggorengnya, Daru menyarankan untuk menggunakan sedikit minyak goreng saja (seperti waktu kita akan menggoreng telur). Gunakan wajan teflon supaya plastik tidak menempel, dengan api yang kecil.

BACA JUGA  Untuk Yang Menggemari Empal Gentong Cirebon, di Sini Tempatnya : Nasi Jamblang & Empal Gentong Ibu Cita

Pepes Bandeng Duri Lunak “Ibu Eka” bisa diperoleh dengan mudah dengan memesan melalui telpon/WA/SMS di 0878 5207 0806 / 0812 9748 8777 atau add pin BB : 5f8585d8 / 5fe6d79f, atau datang langsung ke alamat Jl. H. Rean, Komp. Harmoni Mas D1, Benda Baru – Pamulang, Tangerang Selatan. Untuk pengiriman menggunakan plastik bubble wrap, sehingga Pepes Bandeng Duri Lunak “Ibu Eka” tidak mengalami kerusakan pada proses pengiriman.

 

(ES)

 

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan