Sel. Nov 19th, 2019

Pentingnya Pelatihan dan Pendidikan Kewirausahaan

Di tengah himpitan ekonomi yang semakin besar dan lapangan pekerjaan yang semakin sempit, kewirausahaan dirasakan sebagai jalan yang paling efektif untuk membangkitkan kembali kehidupan perekonomian masyarakat. Mantan Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga menjelaskan bahwa jumlah wirausaha Indonesia baru mencapai 3,1

persen dari jumlah penduduk.

Rasio ini masih lebih rendah dibandingkan dengan negara lain seperti Malaysia 5%, China 10%, Singapura 7%, Jepang 11% maupun AS yang 12%. Untuk itu Indonesia perlu secara serius mempersiapkan lahirnya generasi wirausahawan. Mereka inilah yang akan menjadi penggerak pembangunan ekonomi Indonesia.

Baca juga:

Pentingnya Motivasi Dalam Kewirausahaan
Mengintip Cara Berpikir Entrepreneur

Jajaran Suku Dinas (Sudin) Perindustrian dan Energi Jakarta Baratmeluncurkan kegiatan penumbuhan wirausaha baru tahun 2018. Kegiatan ini digelar di aula Kantor Kecamatan Kalideres. Kegiatan ini dilaksanakan di 44 Kecamatan dengan jumlah 176 kali pelatihan, serta terdiri dari 4 produk pelatihan yang di masing-masing kecamatan yaitu pelatihan makanan minuman, pelatihan fashion, pelatihan kerajinan, dan juga pelatihan service elektronik.

Ada 40 peserta di kegiatan ini (per-komoditi) yang ikut program OK-OCE (One Kecamatan One Centre of Enterpreneurship). Targetnya adalah merekrut calon peserta berjumlah 7.000 orang. Hartono juga menambahkan, kegiatan pelatihan ini diharapkan dapat menumbuhkan wirausaha baru di bidang Industri.

Hartono juga menjelaskan bahwa kegiatan ini, dilaksanakan untuk mewujudkan salah satu visi – misi Gubernur di periode 2017 hingga 2022 yakni menjadikan di Jakarta sebagai kota yang memajukan kesejahteraan umum melalui terciptanya lapangan kerja dengan penciptaan wirausaha baru.

Selain itu, pelatihan wirausaha juga menjadi cara yang ditempuh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman untuk menambah kuantitas pelaku industri kecil dan menengah.

Kepala Disperindag Sleman, Tri Endah Yitnani menjelaskan bahwa ada 102 pelatihan  digelar pada tahun 2018. Setiap pelatihan diikuti 20 orang. Artinya ada sekitar 2.000 orang yang akan mengikuti pelatihan wirausaha sepanjang tahun ini.

Yityani juga mengatakan bahwa Disperindag memili Rumah Kreatif Sleman yang menampung seluruh permasalahan industri kecil dan menengah. Seluruh permasalahan (industri kecil dan menengah) ditampung untuk kemudian diusulkan dalam program Disperindag di tahun berikutnya, sehingga proram-program dibuat berdasarkan persoalan nyata dari pelaku usaha.

Untuk menjadi seorang wirausahan yang handal dipelukan motivasi berwirausaha yang tinggi.

BACA JUGA  Apa Gaya Membeli Anda?

Motivasi di sini artinya adalah perhatian, kesenangan, dan kemauan seseorang untuk melakukan kegiatan usaha yang mandiri berdasar pada kemampuan, kekuatan, dan keterampilan yang dimiliki. Motivasi berwirausaha inilah yang akan mengarahkan dan mendorong individu untuk menjalankan dan membangun usahanya sendiri. Dengan motivasi berwirausaha yang tinggi, individu tidak hanya fokus pada keuntungan yang diperoleh melainkan juga pada kepuasan dalam berwirausaha. Salah satu cara untuk meningkatkan pengetahuan dan motivasi seseorang adalah melalui pelatihan kewirausahaan.

Selain pelatihan, pendidikan mengenai wirausaha juga hal yang penting. Upaya pelatihan dan pendidikan kewirausahaan dapat membantu lebih banyak bisnis bertahan dan mendapatkan keuntungan. Pendidikan kewirausahaan dan pelatihan menjadi faktor kunci tidak hanya dalam pendidikan bisnis tetapi juga dalam pengembangan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.

Dalam penelitian yang dilakukan Baum dkk pada tahun 2006 ditemukan bahwa lulusan program MBA Stanford memiliki aset pribadi 2 kali lebih besar dari pada lulusan non kewirausahaan dan perusahaan mereka juga memiliki pertumbuhan penjualan dan lapangan kerja 5 kali lipat daripada lulusan non kewirausahaan.

Data dari Financial Times menjelaskan bahwa ada 46% alumni MBA dari Babson College  di Amerika Serikat begitu lulus langsung membuka usaha sendiri. Potret serupa juga terjadi pada berbagai Perguruan Tinggi (PT) lainnya. Misalnya, di Ipade Business School di Mexico City, sebanyak 46% lulusannya langsung mendirikan startup.

Uraian diatas menjelaskan bahwa pendidikan dan pelatihan kewirausahaan merupakan hal yang penting. Sebagai suatu disiplin ilmu, kewirausahaan dapat dipelajari dan diajarkan, sehingga setiap individu memiliki peluang untuk tampil sebagai seorang wirausahawan (entrepreneur). Menjadi wirausahawan sukses, memiliki bakat saja tidak cukup, tetapi juga harus memiliki pengetahuan segala aspek usaha yang akan ditekuninya.

Tim Penulis

Tami Nuryanti dan Gita Widya Laksmini Soerjoatmodjo
Mahasiswa dan Dosen Program Studi Psikologi
Fakultas Humaniora dan Bisnis
Universitas Pembangunan Jaya

Referensi

Baum, J.R. & Frese, M. & Baron, R. (2006). The psychology of entrepreneurship. New Jersey: Lawrence Erlbaum Associates, Inc.https://www.nowpublishers.com/article/DownloadSummary/ENT-028

Izzag, M.N. (2018). Tingkatkan jumlah wirausaha, sepanjang 2018 Pemkab Sleman gelar 102 pelatihan (Artikel). Diakses pada 12 Maret 2018 dari https://jogja.tribunnews.com/2018/03/11/tingkatkan-jumlah-wirausaha-sepanjang-2018-pemkab-sleman-gelar-102-pelatihan

Marganingsih, A. & Pelipa, E. D. (2017). Pengaruh pelatihan keterlampilan berwirausaha terhadap hasil belajar mahasiswa. Vox Edukasi, 8 (2). Diakses pada 12 Maret 2018 dari http://jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/VOX/article/view/42

BACA JUGA  Tips Praktis dalam Berbisnis Bersama Keluarga

Nanti, N. (2018). Entrepreneur University, apa ukurannya? (bag 1). Diakses pada 12 Maret 2018 dari http://www.industry.co.id/read/22881/entrepreneur-university-apa-ukurannya-bag-1

Purnomo, B. R. (2017). Efektivitaspelatihankewirausahaandalammeningkatkanpengetahuandanmotivasiberwirausahapadapenyandang tuna rungu.Jurnalmanajemendan Bisnis, 1 (1). Diakses pada 12 Maret 2018 dari https://ejournal.unitomo.ac.id/index.php/manajemen/article/view/85

Ramadhan, P. B. (2018). DinasPerindustriandanEnergi DKI targetkan 7.000 peserta di pelatihanwirausahabaru(Artikel). Diaksespada 12 Maret 2018 darihttps://wartakota.tribunnews.com/2018/03/05/dinas-perindustrian-dan-energi-dki-targetkan-7000-peserta-di-pelatihan-wirausaha-baru

Baca Juga

Tinggalkan Balasan