Pengalaman Fitryani Bukri, Perempuan Indonesia di Kantor Pusat Alibaba, di Ali Day: Hari Apresiasi Keluarga dan Karyawan

Tiap 10 Mei, Alibaba menggelar , acara apresiasi tahunan bagi karyawan dan keluarga Alibaba yang mengenang semangat, kegigihan dan kebersamaan karyawan dan anggota keluargan selama karantina mandiri pada pandemi Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS) tahun 2003, setelah seorang karyawan menunjukkan gejala SARS.

Saat itu, Alibaba hanya memiliki 800 karyawan. Kini, saat pandemi Covid-19 terjadi, Alibaba telah tumbuh menjadi yang jauh lebih besar dengan 110.000 karyawan.

Salah satunya adalah Fitryani Bukri Bukri, perempuan Makassar yang selama 5 tahun ini menjadi bagian dari Alibaba Group dan bekerja di Hangzhou, kota kelahiran Alibaba.

“Sebagai seorang yang telah menjadi bagian dari Alibaba selama lima tahun terakhir, saya melihat kunci dari pertumbuhan dan kekuatan Alibaba selama 20 tahun ini bahkan di tengah pandemi ini, bukan hanya karena kuatnya kepemimpinan, operasional dan infrastruktur perusahaan, tapi juga budaya kerja perusahaan, kegigihan karyawan serta dukungan keluarga karyawan. Ali Day adalah hari yang didedikasikan untuk mengapresiasi budaya kerja, karyawan dan keluarganya,” tambah Fitryani Bukri Bukri yang akrab dipanggil Fitri.

Fitri memiliki kesan tersendiri dari penyelenggaraan Ali Day akhir pekan lalu. Biasanya pada Ali Day, Alibaba membuka kantor-kantornya di seluruh dunia untuk para karyawan dan teman serta anggota keluarganya untuk berkunjung ke kantor, menikmati berbagai hiburan, kegiatan bersama dan bertemu dengan pendiri dan eksekutif. Bahkan kantor pusat Alibaba di Hangzhou biasanya dipadati ribuan orang dan menggelar pernikahan massal bagi 102 pasangan. 102 merepresentasikan visi Alibaba Group untuk menjadi perusahaan baik yang berkarya selama minimal 102 tahun.

Dan di tengah pandemi Covid-19 ini, Ali Day diselenggarakan dengan makna yang lebih mendalam dan cara yang berbeda.  Keriaan di kantor pusat Alibaba tetap ada, dengan berbagai hiasan dan aktivitas bersama dalam skala terbatas dan mematuhi protokol kesehatan.

Sebagai contoh, acara tahunan pernikahan massal 102 karyawan Alibaba dan pasangannya, tahun ini memiliki nuansa unik. Semua pasangan harus mengenakan masker standar medis dengan hiasan unik.

“Kebetulan tahun ini, saya menjadi pengiring pengantin untuk dua sahabat saya yang menjadi bagian dari pernikahan massal Ali Day tahun ini. Mereka dan pasangan masing-masing sempat sedih karena rencana perayaan pernikahan mereka terpaksa dibatalkan karena pandemi, bahkan salah satunya harus membatalkan acara bersama keluarga di Spanyol bulan Oktober tahun ini. Kesempatan Ali Day ini menghibur mereka, dan akhirnya setelah mencatatkan pernikahan secara resmi, pernikahan mereka dirayakan bersama  keluarga besar Alibaba di Ali Day, yang walaupun berbeda dari yang mereka impikan, tetap berkesan dan penuh haru.”

Fitri melanjutkan, bahwa acara tahunan pertemuan para eksekutif dengan anggota keluarga para karyawan tetap dilaksanakan, walau kali ini dengan cara virtual lewat livestreaming.

BACA JUGA  Schneider Electric Selenggarakan Virtual Innovation Day 2020

“Ini adalah tahun ke-5 saya mengalami Ali Day, saya sudah melihat Jack Ma, Joe Tsai, Daniel Zhang, serta para pendiri dan eksekutif Alibaba lainnya, meluangkan waktu di tengah kesibukan mereka untuk bertemu langsung dengan anggota keluarga karyawan, menjawab pertanyaan serta mendengarkan harapan-harapan mereka. Sentuhan pribadi ini sangat mengesankan bagi saya,” lanjut Fitri.

Fitri melanjutkan bahwa pekan lalu, perusahaan memberikan penghargaan untuk mengapresiasi 30 karyawan dan tim dalam ekonomi digital Alibaba yang berkontribusi besar dalam upaya memerangi Covid-19.

Mulai dari tim logistik yang membantu distribusi peralatan medis di Wuhan, pegawai supermarket modern Freshippo yang berkeinginan kuat mengantar belanjaan selama pandemi, para programmer yang membuat health code dalam waktu singkat, hingga koordinator manajemen respon Covid-19 untuk di Asia Tenggara, mendapatkan penghargaan dari perusahaan, ujar Fitri.

“Saya sungguh bangga menjadi bagian dari Alibaba yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia dalam pandemi Covid-19 ini. Mulai dari melakukan inisiatif-inisiatif untuk membantu keberlangsungan konsumen UKM kami, hingga mengirimkan bantuan peralatan medis. Tidak hanya memikirkan kelangsungan usahanya. Saya sendiri masih terkagum-kagum betapa cepatnya tim programmer meluncurkan health code, kode status kesehatan lewat aplikasi di ponsel, yang hingga saat ini telah menjadi bagian kesehariaan penduduk dan pendatang saat bepergian. Saya harus menunjukkan health code saya saat memasuki fasilitas umum dan karena health code saya hijau, yang menunjukkan saya bebas risiko Covid-19, saya bisa pergi membeli belanjaan sehari-hari atau obat-obatan untuk pelajar Indonesia dan rekan yang tidak bisa meninggalkan rumah,” tambah Fitri.

Perayaan di Asia Tenggara

Fitri melanjutkan bahwa pembatasan gerak dan kebijakan kerja dari rumah di berbagai kota dan negara, tidak menyurutkan semangat karyawan Alibaba dan juga Lazada.

Seluruh kegiatan di kantor pusat Alibaba dapat disaksikan secara livestreaming, tim lokal pun menggelar berbagai sesi virtual, mulai dari Fun Facts tentang berbagai unit usaha Alibaba, workshop parenting, sesi  mindfulness, Zumba dan workshop kriya bersama anak-anak, hingga hiburan sulap untuk keluarga.

CEO Lazada Pierre Poignant juga mengajak seluruh keluarganya dalam sesi ‘Ask Me Anything’ untuk menjawab pertanyaan dan berbagi kisah dengan anggota keluarga para karyawan Lazada. Tim HR juga menggelar berbagai

Yang tak kalah seru adalah tantangan Mendaki Gunung Everest secara Virtual. Sejak 8 Mei hingga 10 Mei, seluruh karyawan Alibaba Group di Asia Pasifik telah mendaki gunung Everest sebanyak 108 kali. Hal ini merupakan kontribusi dari para karyawan yang bergerak 5.0000 langkah tiap harinya yang setara dengan 1.000 meter pendakian virtual. Tiap 5.000 langkah juga dikonversi menjadi 0,1 jam aksi kebaikan individu, dari target reguler minimal 3 jam kebaikan per orang per tahunnya, serta akan dikonversikan menjadi paket donasi untuk mereka yang membutuhkan.

BACA JUGA  Festival Mie Online Blibli Hadirkan 1.000 Menu untuk Pelanggan

Lewat pesan yang disiarkan secara livestreaming, lanjut Fitri, Daniel Zhang menyampaikan rasa terima kasihnya pada seluruh karyawan dan orang-orang terkasih mereka atas kontribusi serta dukungannya di tengah pandemi ini. Daniel menekankan bahwa kita semua adalah satu keluarga: “Terima kasih atas dukungan, dedikasi, dan lebih penting lagi, kepercayaan Anda semua.”

Ada satu hal yang ingin dilakukan Fitri, membawa orang tuanya mengalami langsung keriaan Ali Day di Hangzhou. “Walau selama ini bisa melihat foto dan video yang saya kirimkan, tetap ada keinginan untuk membawa mereka ke kantor pusat Alibaba dan mengalami langsung Ali Day.”

(BON)

Baca Juga

Leave a Reply