Sel. Jun 25th, 2019

Orang Baik Minum Kopi Terbaik di Upnormal Coffee Roasters

Ngopi sambil nongkrong sudah menjadi gaya hidup. Popularitas kopi membuat sejumlah pemilik kafe kopi membuka peluang kerja sama dengan pihak lain. Bahasa bisnisnya, waralaba atau kemitraan.

Deputy Director of Corporate Communication PT Citarasa Prima Indonesia Berjaya, Sarita Sutedja, menceritakan, pada 2017, pihaknya meluncurkan gerai Upnormal Coffee Roasters (selanjutnya disingkat Upnormal). PT Citarasa Prima Indonesia Berjaya adalah pemilik merek Upnormal.

Saat ini, Warunk Upnormal yang tergabung sebagai CRP Group telah memiliki sembilan brand seperti Nasi Goreng Rempah Mafia, Warunk Upnormal, Baso Boejangan, Sambal Khas Karmila, Fish Wow Cheeseee, dan Martabak Maskulin. Total cabang yang mereka miliki mencapai 208 cabang di seluruh Indonesia.

Berhasil dengan bisnis kuliner Warunk Upnormal, kini korporasinya mendekatkan diri dengan konsumen muda pencinta kopi. Desain gerai juga memungkinkan konsumen menggelar pertemuan atau rapat informal di kafe.

”Kami menggunakan biji kopi premium, disangrai dengan mesin sehingga menghasilkan kualitas prima dan konsisten. Semula, kami menggunakan varian Gayo Aceh saja dengan pertimbangan secara rasa bisa diterima semua kalangan. Kini, kami bersiap menggunakan varian Java Preanger dari Jawa Barat,” katanya.

Ada bermacam-macam menu kopi di Upnormal, termasuk cold brew yang diberi label khusus, Gatot Kaca. Namun, seiring tren menyeruput kopi susu, perusahaan meluncurkan es kopi susu dalam kemasan bernama SiEko. Tujuannya, memenuhi keinginan pelanggan untuk menikmati es kopi susu dengan kualitas kopi, susu, dan gula aren premium.

Menurut Sarita, ada 12 gerai Upnormal Coffee Roasters, baik yang dikelola sendiri maupun dikelola mitra. Gerai-gerai itu ada di Jakarta, Bandung, Yogyakarta, dan Makassar. Salah satunya adalah gerai di Bintaro yang dibuka sejak tanggal 10 Mei lalu.

Selain mengembangkan bisnis gerai minuman kopi, perusahaan itu juga memproduksi biji kopi yang sudah disangrai dan dikemas dengan merek Upnormal Coffee. Pada akhir 2018, perusahaan telah mengekspor 13 ton kopi ke Amerika Serikat.(Kompas, 5 Mei 2019)

Kopi terbaik

Menu makanan di  Upnormal Coffee Roasters hampir sama seperti di Warunk Upnormal biasa. Ada mie, roti bakar, pisang goreng dan nasi. Sedangkan kopi yang dijual pun beragam. “Keunikannya adalah kami hanya memakai kopi terbaik. Quality control menjadi hal yang sangat penting bagi kami. Terdapat 12 orang yang bertanggung jawab atas mutu produknya. Gradenya mendekati sempurna,“ ujar Daroe Handojo, GM Coffee Business. Kami langsung mendapat kopi fresh dari petani yang diolah dengan mesin Probaton kapasitas 25 kg yang kami miliki. Kopi yang ada di sini berasal dari Gayo Aceh, sebagian Jawa Barat, Toraja, Bengkulu dll.

BACA JUGA  Steak Jadi Pilihan Menarik Untuk Pecinta Kuliner di Bintaro

Di Upnormal para pengunjung dapat memesan kopi sesuai selera. Kopi Americano cocok bagi pecinta kopi yang berat. Sedangkan bagi yang punya masalah dengan maag, dapat menggunakan susu. Dari sekian banyak varian kopi yang tersedia di Upnormal, kopi yang paling banyak dipesan orang adalah Kopi Gayo. Simak perjalanan yang ditempuh Upnormal untuk mencari biji kopi arabika terbaik di dunia https://www.youtube.com/watch?v=ngBrzT2W1js

Mesin Terbaik

Di cabang Bintaro, Anda dapat menyaksikan mesin kopi Espresso Astoria yang terkenal dari Italia. Asal Anda tahu, saat ini di Indonesia baru terdapat beberapa mesin seperti ini saja. Dan mesin yang pertama kali masuk ke Indonesia ada di Upnormal dengan setting khusus untuk Upnormal. Dengan kehebatan mesin yang dimilikinya, tak heran harganya lebih dari 100 juta rupiah.

Barista Terbaik

Para barista yang bekerja di Upnormal telah menjalani training sebelum bertugas. Bahkan ada salah satu staf barista yang menjadi juara “Cup Testing Championship” yakni kejuaraan untuk mengenali jenis kopi dengan hanya mencium baunya. Simak bagaimana serunya kejuaraan ini di https://www.youtube.com/watch?v=m1L-NJoKKMk.

Target market

Outlet Bintaro ini memiliki segmen anak muda dan keluarga. Para keluarga biasanya datang dengan mobil di siang hari. Upnormal pun menyediakan ruang khusus (private function) untuk acara keluarga maupun kantor. Di outlet Bintaro ini biasanya mulai dipenuhi para anak muda di atas jam 10 malam untuk mengerjakan tugas kampus atau sekedar berkumpul bersama kawan.

Teknologi Pay At Table

Teknologi juga dipakai dalam operasional Upnormal. Konsumen tidak perlu mengantre di depan mesin kasir setiap kali memesan menu. Cukup mengunduh aplikasi Upnormal, tersedia di Google Play Store dan iOS, dan melakukan registrasi. Di tiap meja tersedia kode QR yang dapat dipindai lewat aplikasi, secara otomatis akan terhubung ke layar menu makanan dan siap dipilih.

Dalam situs Daily Social dipaparkan bahwa Upnormal berhasil menghadirkan inovasi pembayaran non tunai dengan pemindai kode QR “Pay at Table” yang dapat diakses lewat aplikasi Upnormal. Inovasi ini untuk menjawab kebutuhan konsumen yang banyak berasal dari kalangan milennial dan generasi Z yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Dalam aplikasi ini tersedia opsi pembayaran dengan tunai di kasir atau dengan Go-Pay. Apabila memilih dengan Go-Pay, akan diarahkan langsung ke halaman Go-Pay untuk menyelesaikan pembayarannya. Metode ini dianggap lebih efisien daripada sebelumnya, konsumen memasukkan secara manual lewat secarik kertas berisi menu dan mengantre di depan kasir sebelum pesanan diantar.

BACA JUGA  Sejak Kapan Burger Itu Ada?

Upcoming event

Dalam waktu dekat, Upnormal juga bakal buka cabang lagi di Bintaro lho. Nantikan pula workshop membuat kopi seenak kopi di Upnormal. Coffee, anyone?

Info lebih lanjut:

Upnormal Coffee Roasters Bintaro
Jl. Jendral Sudirman, Sektor 7 Bintaro (ex Sevel
Sebelah Bank Mandiri, Seberang Pasar Modern)
Buka 24 JAM, Juga dapat dipesan via Go Food.

Simak video liputan kami di https://youtu.be/JtVG2J7-JiA

(EGS)

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan