Kam. Jun 20th, 2019

Operasi Komersial MRT Jakarta Hari Pertama

Sejak Senin, 1 April 2019 pukul 05.30 WIB, MRT Jakarta memulai operasi komersial. Dalam pelaksanaan hari pertama ditemukan beberapa kendala teknis pada ticket vending machine (mesin tiket otomatis) yang menyebabkan pengoperasiannya tidak optimal, sehingga mengakibatkan penumpukan antrian penumpang pada ticket office (gerai tiket).

Ditemukan juga beberapa passenger gate (gerbang pembayaran) yang tidak dapat menerima kartu uang elektronik terbitan lama, sehingga mengakibatkan terjadinya antrian panjang selama jam sibuk siang hari dan sore hari.

Pada sore hari (pada jam pulang kantor) terjadi antrian panjang selama kurang lebih satu jam di Stasiun Bundaran HI. Dalam rangka memastikan keselamatan dan keamanan penumpang, PT MRT Jakarta memutuskan untuk membebaskan pengguna memasuki stasiun dan bebas menggunakan layanan kereta MRT Jakarta mulai pukul 17.10 hingga jam operasi MRT Jakarta berakhir pada pukul 22.30 WIB.

Berdasarkan evaluasi terhadap kendala yang terjadi di atas, maka dengan ini PT MRT Jakarta melakukan sejumlah upaya, antara lain sebagai berikut:

  1. PT MRT Jakarta telah menginstruksikan kontraktor untuk menyelesaikan kendala teknis pada sejumlah ticket vending machine (mesin tiket otomatis) dan passenger gate (gerbang pembayaran) yang bermasalah. PT MRT Jakarta juga telah melakukan koordinasi dengan bank penerbit kartu uang elektronik
  2. Untuk sementara ticket vending machine (mesin tiket otomatis) tidak akan difungsikan hingga pengujian ulang dapat memberikan hasil yang optimal. Adapun passenger gate (gerbang pembayaran) akan difungsikan normal kembali pada besok pagi, 2 April 2019
  3. Kartu Jak Lingko diperjualbelikan sebagai alat pembayaran utama MRT Jakarta dan dapat ditemukan di ticket office (gerai tiket)
  4. PT MRT Jakarta meminta kepada para bank penerbit kartu uang elektronik untuk menyiapkan petugas guna membantu penjualan dan menjelaskan mengenai kartu uang elektronik bank (U-nik Bank) di stasiun MRT Jakarta, khususnya di Stasiun Bundaran HI dan Stasiun Lebak Bulus Grab sebagai alternatif metode pembayaran selain single trip ticket (tiket perjalanan tunggal) MRT Jakarta
  5. Untuk single trip ticket MRT Jakarta selain di ticket office (gerai tiket) juga akan dijual secara manual oleh pegawai MRT Jakarta sebelum memasuki gerbang pembayaran, terutama untuk rute favorit seperti Stasiun Lebak Bulus Grab – Stasiun Bundaran HI dan sebaliknya
  6. PT MRT Jakarta akan menambah petugas untuk memandu pengguna MRT Jakarta ketika memasuki gerbang pembayaran
  7. PT MRT Jakarta memohon maaf atas ketidaknyamanan yang disebabkan oleh kendala teknis tersebut
BACA JUGA  Citilink Indonesia Mulai Berlakukan Kebijakan Biaya Bagasi Penerbangan Domestik

Kehadiran MRT Jakarta tidak hanya akan meningkatkan mobilitas masyarakat, juga akan memberikan manfaat tambahan seperti perbaikan kualitas udara dan mendorong perubahan gaya hidup masyarakat yang beralih dari penggunaan kendaraan pribadi ke transportasi publik.

(EGA)

 

Baca Juga