Omzet Telur Menurun 40 Persen Akibat Hoax Telur Palsu

Menurut berita yang dikutip dari TRIBUNNEWS.COM hoax terkait telur palsu akhir-akhir ini, ternyata membawa dampak besar. Kepala Satgas Pangan Irjen Pol Setyo Wasisto mengatakan omzet telur di pasaran, baik dari sisi peternak maupun pedagang menurun hingga 40 persen.

“Kalau dirata-rata (penurunan omzet 30-40 persen,” ujar Setyo, di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (21/3/2018). Penurunan omzet ini tak lepas dari isu beredarnya telur palsu yang berdampak pada pola konsumsi masyarakat.

Menurut dia, yang juga menjabat Kadiv Humas Polri, anak-anak di masa depan akan kekurangan protein dari sumber yang murah karena enggan memakan telur.

“Yang berbahaya asupan gizi anak-anak kita,” imbuh jenderal bintang dua itu.

Lebih lanjut, ia memastikan tak ada telur palsu yang beredar. Hal tersebut juga didukung hasil penelitian laboratorium Kementerian Pertanian. Ia juga beralasan modal untuk membuat telur palsu bisa lebih mahal dari aslinya. “Saya meyakini tidak ada telur palsu karena teknologi membuat telur palsu jauh lebih mahal,” tukasnya.

Tips Memilih Telur

Agar tidak terjebak telur yang tidak berkualitas, kita wajib menjadi konsumen yang cerdas. Simak tips yang kami kutip dari bacaterus.com berikut ini:

  1. Pilih berdasarkan warna kulit telur. Cara memilih telur yang baik bisa dilihat dari warna kulitnya. Anda dapat memilih telur berwarna pekat dan tampak cerah. Bila terdapat bintik-bintik hitam yang timbul di sekitar kulit telur, harap waspada karena itu artinya telur sudah cukup lama sehingga jamur mengalami pertumbuhan di kulit telur.
  2. Telur berukuran normal adalah yang terbaik. Ketika membeli telur di supermarket, Anda mungkin akan memilih telur berukuran besar karena berharap ukuran kuning telurnya lebih besar. Namun, ukuran telur tidak menjamin kualitas isi telur.
  3. Perhatikan bentuk telur. Jika diperhatikan dengan seksama, telur ayam, telur puyuh, sampai telur bebek memiliki ukuran yang berbeda-beda untuk setiap jenisnya. Ada telur yang berbentuk bulat, tetapi ada juga telur berbentuk lonjong. Nah, apakah ciri-ciri telur yang bagus bisa dipilih berdasarkan bentuknya? Ya, Anda dapat memilih telur dengan bentuk bulat jika ingin ukuran kuning telur yang lebih padat dan banyak. Menurut para peternak ayam maupun pedagang telur, bentuk telur yang lonjong justru memiliki kuning telur yang lebih sedikit. Jika Anda memilih telur berbentuk bulat, kuning telurnya lebih banyak sehingga akan sangat bermanfaat bagi Anda yang sering menggunakan kuning telur sebagai bahan untuk membuat kue.
  4. Sentuh kulit telur. Tahukah Anda bahwa ciri-ciri telur segar bisa dilihat dari permukaan kulitnya? Oleh karena itu, cara memilih telur yang baik bisa diawali dengan menyentuh kulit telur tersebut. Jika Anda menyentuh permukaan kulit telur dan mendapati teksturnya kasar dan terdapat butiran-butiran putih, itu tandanya telur tersebut adalah telur yang masih segar. Akan tetapi, Anda jangan terkecoh dengan permukaan telur yang licin dan mengkilap. Pasalnya, kulit telur yang mulus dan tampak mengkilap menandakan bahwa telur tersebut sudah disimpan dalam waktu yang lama.
  5. Cium aroma telur Sama seperti ketika Anda memilih durian terbaik, Anda memanfaatkan indera penciuman Anda untuk menghirup aroma durian tersebut. Meskipun kulit telur tampak kuat dan rapat, tetapi Anda bisa mencium bau telur yang busuk, lho.
  6. Guncang telur secara perlahan. Tips selanjutnya untuk memastikan bahwa telur yang Anda pilih masih fresh adalah dengan mengguncang telur secara perlahan. Tak perlu mengguncang terlalu keras karena pedagang bisa menegur Anda. Guncang telur secara perlahan dan dekatkan telinga. Ciri-ciri telur yang bagus tidak akan mengeluarkan suara ketika diguncang. Pasalnya, tekstur putih telur masih sangat kental, berbeda dengan telur yang sudah lama maka bagian putihnya jadi lebih encer sehingga akan mengeluarkan suara jika dikocok. Telur yang masih segar memiliki bagian putih telur yang masih mengikat kuning telur dengan sangat rapat.
  7. Rendam telur di dalam air. Cara memilih telur yang baik berikut ini tidak bisa Anda lakukan ketika masih berada di tempat pedagang telur karena Anda memerlukan media wadah dan air untuk melakukannya. Namun, cara membedakan telur busuk dan bagus ini bisa Anda lakukan di rumah untuk memastikan bahwa telur yang Anda pilih masih layak untuk dikonsumsi. Pertama, Anda hanya perlu menyediakan wadah bening dan air. Masukkan telur secara perlahan agar tidak pecah, lalu cermati beberapa tanda berikut ini: Telur yang tenggelam dalam posisi tidur adalah telur yang masih segar dan baru berusia beberapa hari. Sedangkan telur yang tenggelam dalam posisi tidur, tetapi ujungnya yang lebih lebar sedikit terangkat berarti sudah berusia 1 minggu dan biasanya masih layak untuk dikonsumsi. Telur yang tenggelam dengan ujung runcing dan ujung lebarnya sedikit mencuat seperti mengambang ini memiliki usia sekitar 3 mingguan. Telur yang mengambang hingga mencapai ke permukaan air adalah telur yang sudah rusak/busuk dan sangat tidak layak untuk dikonsumsi.
  8. Teropong telur dengan bantuan cahaya. Cara yang satu ini juga kurang efektif jika Anda ingin mengecek kesegaran telur di tempat Anda membelinya. Anda memerlukan bantuan lampu pijar untuk dapat mengecek kelayakan telur dengan cara yang satu ini. Cara meneropong telur dengan menggunakan lampu pijar adalah: Dekatkan ujung telur yang nampak runcing ke dekat lampu karena rongga udara di dalam telur terdapat di bagian ini. Akan tampak bayangan dalam telur yang menunjukkan kuning telur berada di bagian tengah telur dan tidak mudah bergerak meskipun diguncang secara perlahan. Tidak ada noda atau bercak apa pun di dalam telur. Rongga udara di dalam telur yang masih baru tampak sedikit karena bila rongga telur tampak lebih banyak itu tandanya usia telur sudah cukup lama
  9. Pecahkan telur dalam sebuah wadah Ingin mengetahui apakah telur yang akan digunakan masih bagus atau sudah busuk? Cara yang paling mudah untuk mengetahuinya adalah dengan memecahkan telur dalam sebuah wadah. Berikut adalah cara memiih telur jika dilihat langsung dari isinya: Putih telur masih terlihat sangat kental setelah dipecahkan jika telur tersebut masih baru. Apabila telur sudah berusia satu mingguan, maka putih telurnya nampak lebih lebar. Telur yang sudah berusia 2 – 3 mingguan memilih bagian putih yang lebih keruh dengan tekstur yang sedikit encer. Jika telur berwarna abu-abu dengan bagian kuning yang sudah tercampur dengan putih, serta mengeluarkan aroma tidak sedap maka telur itu busuk.

Nah, bila Anda mau mendapatkan telur ayam yang berkualitas, dapat membelinya di salah satu supermarket di Bintaro. Simak daftar di bawah ini ya.

Farmers Market
Bintaro Jaya Xchange, Lantai LG
(021) 2986 4677

Hari Hari Pasar Swalayan Bintaro  
Jl. M.H. Thamrin No. 1 Bintaro, Pd. Jaya, Pd. Aren, South Tangerang, Banten 15229
(021) 7455 595

Superindo Bintaro  
Plaza Bintaro Satoe Lantai Dasar, Jalan Bintaro Raya, Bintaro, Jakarta 12330
(021) 7388 1344

Hero Emerald Bintaro  
Jl. CBD Emerald Blok CE/B-01, Bintaro
(021) 2931 4248

Hero Supermarket  
Bintaro Plaza, Lt. 1, Sektor 3 A, Jalan Bintaro Utama 3, Tangsel 15225
(021) 7355 495

Carrefour Bintaro  
Jalan MH. Thamrin Sektor VII CBD Blok B7/A3 No. 9
(021) 7486 2913

Giant Bintaro Sektor 7  
Sektor 7, Jalan Boulevard Bintaro Jaya Blok B7, Tangsel 15224
(021) 745 1519

FamilyMart Puri Bintaro  
Bintaro Jaya Sektor 9 Tangerang Jl.Maleo Raya Je No.5 / 30, Jakarta
0888-0131-1991

(EGS)