Sen. Feb 24th, 2020

Mercedes-Benz Capai Penjualan 3.344 Unit Mobil Penumpang dan Van di Tahun 2019

PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia meraih penjualan 3.344 unit mobil penumpang dan van, dengan mempertahankan posisi terdepan di antara luxury brand otomotif di Indonesia. Meskipun industri otomotif Indonesia saat ini sedang menghadapi tantangan, Mercedes-Benz tetap menjadi pilihan utama pelanggan Indonesia di segmen mobil mewah.

Strategi ofensif model tahun lalu yang hadir dengan lebih dari sepuluh model terbaru atau facelift, khususnya seperti Compact Cars (A-Class dan B-Class), serta SUV (new GLE), turut memberikan kontribusi terhadap keseluruhan hasil penjualan.

Choi Duk Jun, President Director, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengatakan, “Hasil penjualan tahun lalu menggarisbawahi sekali lagi atas permintaan konsumen yang kuat terhadap kendaraan Mercedes-Benz di Indonesia, bahkan di tengah-tengah industri otomotif yang menantang. Selain itu, Mercedes-Benz tetap berada di posisi nomor satu di pasar mobil mewah, membuktikan brand kami sangat bernilai untuk memenuhi kebutuhan pelanggan di Indonesia. 2019 merupakan tahun yang penuh tantangan bagi industri otomotif Indonesia. Dengan memperkenalkan berbagai model-model terbaru tahun ini dan memperluas layanan Best Customer Experience, kami bermaksud untuk meningkatkan penjualan unit kami serta mempersiapkan daya saing jangka panjang.”

PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mencatat permintaan yang tinggi terhadap Compact Cars (+6%), C-Class (+3%), serta GLC SUVs (+12%). Selain itu, penjualan mobil van – termasuk V-Class, Vito, dan Sprinter – juga meningkat ke 118 unit mobil (+31%).

Kariyanto Hardosoemarto, Deputy Director, Sales Operations and Product Management, PT Mercedes-Benz Distribution Indonesia mengatakan, “Kami sangat senang melihat sebagian besar pelanggan memutuskan untuk membeli kendaraan baru Mercedes-Benz dan tetap berada pada posisi di depan kompetitor kami di segmen mobil mewah. Keberhasilan kami tahun lalu mencerminkan kesuksesan atas strategi ofensif model kami seperti Compact Cars dan SUV kami yang telah menarik perhatian pelanggan baru maupun lama.”

Penjualan dan segmen kendaraan Mercedes-Benz

Model baru mendorong keberhasilan penjualan

Di tahun 2019, Mercedes-Benz meluncurkan berbagai macam model baru termasuk the new A-Class, the new B-Class, the new CLA, the new C-Class, serta E-Class dengan varian mesin baru termasuk Plug-in Hybrid, the new GLE dan the new G-Class. Mercedes-Benz C-Class tetap menjadi model kendaraan terlaris dengan pangsa 29% dari total keseluruhan penjualan, yang diikuti GLC dengan 19% pangsa penjualan. Sementara itu, the new A-Class, the new B-Class, serta the new CLA berkontribusi sebesar 18% pangsa penjualan untuk kategori Compact Cars.

BACA JUGA  WanaArtha Life Telah Merealisasikan Program Akta Kelahiran untuk 1.000 Warga, Akta Nikah untuk 100 Pasangan, dan Mobil Pintar untuk Masyarakat di Provinsi Banten

Setiap tiga unit Mercedes-Benz terjual di tahun 2019 merupakan SUV.

Kendaraan SUV, termasuk GLA, GLC, GLC Coupé, GLE, GLE Coupé, GLS dan G-Class merupakan kendaraan Mercedes-Benz terlaris di tahun 2019 (31%). Seiring dengan segmen SUV yang terus diharapkan untuk tetap tumbuh secara positif, pada Desember 2019 Mercedes-Benz mengumumkan komitmennya untuk merakit mobil the new GLC dan the new GLE secara lokal di Indonesia.

Mercedes-Benz menambahkan model baru kepada portofolio kendaraannya: the new C 180 dan the new Vito

Mercedes-Benz meluncurkan dua model terbaru ke dalam portofolio kendaraannya, yaitu the new C 180 dan the new Vito. The new C 180 melengkapi kesuksesan line-up kendaraan C-Class yang dirakit secara lokal di pabrik Mercedes-Benz yang berlokasi di Wanaherang, Bogor, Jawa Barat. Sementara itu, the new Vito memenuhi permintaan pelanggan terhadap van yang luas dengan fleksibilitas untuk perlengkapan interior.

“Kami terus menawarkan produk yang luas dan lengkap dengan teknologi inovatif serta desain emosional, yang berarti kami memiliki kendaraan yang tepat untuk setiap pelanggan. Tahun ini, kami ingin memperbarui portofolio kami dengan lebih dari sepuluh model baru atau pembaruan model termasuk kendaraan yang dirakit secara lokal,” tutup Choi Duk Jun.

(EGA)

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan