Sel. Sep 17th, 2019

Menu Masakan Rumahan, Lapaknya Cah Pacitan di Prasmanan Djawa

Perasaan senasib sepenanggungan di kalangan perantau asal satu daerah, seringkali bisa membuat suatu usaha menjadi lebih cepat berkembang. Hal inilah yang dirasakan oleh Aris, pemilik Prasmanan Djawa, sebuah gerai kuliner di Culture Kitchen, Bintaro Sektor 9.

prasmanan_djawa_info_bintaro_1

Aris yang berasal dari Pacitan melihat peluang banyak orang Pacitan yang merantau ke Jakarta dan daerah-daerah sekitarnya sering mengalami kesulitan untuk menemukan gerai kuliner yang menyajikan menu masakan Pacitan. Seperti kita ketahui, walaupun seseorang telah lama merantau, ia sulit melupakan berbagai masakan asal daerah kelahirannya. Aris yang menjalankan berbagai usaha pun tergerak untuk membuka sebuah gerai kuliner yang menyajikan masakan-masakan Pacitan.

Walaupun ia tidak pernah menjalankan usaha kuliner, namun Aris merasa percaya diri, karena ia dan istrinya yang berasal dari Tegal sudah biasa memasak berbagai menu Pacitan. Ditambah lagi dukungan dari teman-temannya di Komunitas Arpac (Anak Rantau Pacitan), Aris bertambah yakin usaha kuliner pertamanya ini bisa berkembang.

Akhirnya ia memberanikan diri dan ternyata memang seperti dugaannya, komunitas ini cukup banyak membantu. Dari komunikasi-komunikasi antar sesama anggota komunitas, Prasmanan Djawa menjadi cepat dikenal. Gerainya sering dijadikan tempat bertemu sesama orang Pacitan sekaligus mengobati kerinduan akan masakan asal tanah kelahirannya.

Namun Aris tidak semata-mata mengandalkan komunitas untuk mengembangkan usahanya. Aris pun giat menawarkan masakannya ke berbagai perusahaan yang berada di seputar Bintaro. Beberapa perusahaan malah telah mengorder untuk makan siang bagi karyawannya. Tidak heran, walaupun usahanya belum lama berjalan, Info Bintaro menyaksikan gerainya tidak pernah sepi dari pengunjung, terutama di jam makan siang. Tidak cukup itu saja, Aris bersama istrinya juga memilih untuk menyajikan beragam menu masakan rumahan, sehingga sekalipun bukan berasal dari Pacitan, pengunjung tetap dapat bersantap di Prasmanan Djawa.

Aris menjelaskan, setiap hari menu-menu yang disajikan selalu berubah. Tujuannya agar pengunjung tidak mengalami kebosanan dengan menu-menu yang itu-itu saja. Setiap harinya, Prasmanan Djawa menyajikan 14-16 jenis menu. Dari menu-menu itu setiap hari ada 6 menu yang berganti-ganti. Menu-menu yang selalu tersedia setiap hari merupakan menu-menu yang paling digemari pengunjung, seperti Jengkol Balado, Sambal Pete dan Soto Pacitan. Menariknya, Aris juga menyediakan ikan asin goreng dalam toples yang dapat dinikmati pengunjung tanpa dikenakan biaya. Hal ini dilakukan Aris agar pengunjung memiliki variasi setelah menyantap menu-menu yang termasuk menu utama. Info Bintaro pun tergoda untuk mencoba ikan asin goreng. Memang ikan asinnya terasa renyah dan gurih, sehingga menjadi sensasi tersendiri saat bersantap.

BACA JUGA  Foto : Taman Santap Rumah Kayu Bandar Lampung, Pleasant, Always Green
prasmanan_djawa_info_bintaro
Soto Pacitan

Bagi Anda yang ingin mencoba menu khas Pacitan, Anda harus mencoba Soto Pacitan. Soto Pacitan merupakan soto berkuah bening yang gurih. Isinya adalah potongan daging ayam, tahu, kentang goreng, kacang tanah, bihun yang ditaburi daun bawang dan bawang goreng. Porsinya cukup banyak untuk rata-rata orang. Gurihnya kuah sotonya paling pas kalau dinikmati bersama ikan asing goreng sambil menyantap sepiring nasi putih hangat. Menukhas lainnya adalah Sambal Pete Lidah Bergoyang. Nama yang unik ini menunjukkan lidah Anda akan bergoyang saaat menyantapnya, alias kepedasan. Menu lain yang juga unik, walaupun menu ini bukan hanya ada di Pacitan, yaitu Nasi Tiwul. Untuk Nasi Tiwul tepung gapkleknya dikirim langsung dari Pacitan.

Sambil menyantak Soto Pacitan, Anda bisa menyeruput teh tawar. Teh tawar di Prasmanan Djawa tidak dikenai biaya, begitu juga jika Anda ingin menyantap Sambal Pete yang juga gratis.

Biasanya menu-menu utama Prasmanan Djawa mulai habis setelah waktu makan siang. Jika Anda beruntung Anda masih bisa memesan Soto Lamongan. Sore hari sampai malam Prasmanan Djawa menyajikan menu-menu cemilan dan kopi. Kopi yang disajikan merupakan kopi tubruk yang merupakan mixed dari berbagai kopi di Jawa Timur. O ya.

Selain menu-menu prasmanan, Prasmanan Djawa juga menyediakan menu-menu paket. Menu-menu paket ini bisa dipilih oleh perusahaan-perusahaan untuk makan siang karyawannya, disamping juga pesanan yang dibungkus dan dibawa langsung oleh pengunjung.

Dengan berbagai hal menarik yang bisa Anda temukan, Prasmanan Djawa yang tagline-nya Hemat, Lezat, Harga Terjangkau sangat pas menjadi pilihan Anda bersantap. Untuk pemesanan dapat menghubungi 0878 8403 1923.

prasmanan_djawa_info_bintaro_2

 

(ES)

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan