Mengenal Zamboni Ice Resurfacing Equipment, Membuat Pekerjaan Resurfacing Menjadi Lebih Mudah

Pada ajang Skate Asia 2017 yang berlangsung di BX Rink, BXC Mall, Bintaro Tangerang Selatan pada tanggal 6-13 Agustus 2017, terlihat sejenis alat berat yang tidak lazim kita lihat sehari-hari. Alat yang bekerja setiap kali sebuah sesi pertandingan selesai ini bertugas merapikan track ice skating yang baru digunakan. Track ice skating sehabis digunakan dipenuhi oleh goresan-goresan dari sepatu ice skating membentuk garis-garis yang terkadang cukup dalam. Adanya garis-garis ini jika dibiarkan akan membuat para pemain ice skating merasa tidak nyaman, atau malah bisa membuat para pemain terjatuh.

Dengan adanya ice resurfacing equipment ini, pekerjaan meratakan track ice skating menjadi mudah dan cepat. Hanya dibutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk meratakan arena ice rink seluas 1320 m2 dan siap dipergunakan kembali untuk pertandingan berikutnya. Bayangkan jika pekerjaan ini harus dilakukan oleh tenaga manusia, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan pekerjaan tentunya cukup memakan waktu.

Memang ice resurfacing equipment di negara-negara beriklim tropis seperti Indonesia merupakan barang langka, berbeda dengan di negara-negara 4 musim. Hal ini tidak terlepas dari penggunaannya yang terbatas untuk meratakan arena bermain ice skating atau ski. Di Indonesia sampai dengan saat ini (2017) hanya ada 3 ice rink, yang salah satunya di Bintaro. Berbeda dengan di negara-negara 4 musim, dimana orang biasa bermain ski di tempat terbuka saat musim dingin, sehingga ice resurfacing equipment biasa terlihat di berbagai tempat.

Ice resurfacing equipment bekerja dengan prinsip sebagai berikut:

  • Sebuah blade pada bagian depan ice resurfacing equipment bekerja meratakan permukaan es.
  • Pada saat yang bersamaan sebuah auger bekerja mengikis permukaan es yang sudah diratakan oleh blade. Serpihan-serpihan es (salju) kemudian dihisap dengan sebuah pipa dan ditampung pada tangki penampungan yang berukuran besar.
  • Di dalam tangki penampungan, salju-salju ini kemudian disemprot dengan air untuk membersihkan kotoran-kotoran yang menempel pada salju, Air kotor ini kemudian kemudian disaring sebelum dikembalikan ke tangki berupa air bersih.
  • Selanjutnya air bersih ini disemprotkan kembali pada permukaan ice rink secara tipis yang segera membeku dan membentuk lapisan es baru. Sebuah brush bekerja secara berputar menghaluskan lapisan es yang terbentuk dan track pun siap digunakan.

Untuk mempertahankan kualitas dari permukaan es yang terbentuk, ice resurfacing equipment menggunakan sistem kemudi depan. Ice resurfacing equipment sendiri memiliki 2 pilihan untuk tenaga penggeraknya: menggunakan tenaga listrik dari batere maupun menggunakan bensin. Ice resurfacing equipment yang bertenaga listrik umumnya digunakan pada pekerjaan-pekerjaan indoor, seperti pada ice rink. Sementara yang menggunakan mesin dengan bahan bakar bensin biasa digunakan di lokasi-lokasi outdoor.

Tidak banyak pabrikan yang memproduksi ice resurfacing equipment ini. Di dunia sampai saat ini hanya ada 3 pabrikan yang memproduksi ice resurfacing equipment, yaitu Zamboni, Olympia dan Okay Elektra. Zamboni sendiri merupakan pionir produsen ice resurfacing equipment.

Pada tahun 1939, Frank Zamboni, seorang pebisnis yang berkecimpung di bidang pembuatan es bagi pertanian dan industri lainnya mencoba melakukan diversifikasi bisnis dengan membangun Iceland Skating Rink, sebuah arena bermain ski di Paramount California, AS. Di sinilah ia menemukan kendala betapa lamanya waktu yang dibutuhkan untuk merapikan arena ice skating dengan menggunakan tenaga manusia. Akhirnya ia memiliki ide untuk membuat sebuah peralatan untuk mempermudah pekerjaan resurfacing di arena ice skating miliknya.

Proses yang dilewatinya tidak mudah, sepanjang 1942-1947 ia hanya menemukan kegagalan dari berbagai uji coba yang dilakukannya. Barulah pada tahun 1949 ia berhasil meluncurkan produk pertamanya, yang kemudian diikuti dengan versi-versi perbaikannya.

Dengan berjalannya waktu, produk-produk Zamboni telah dipergunakan di berbagai negara di dunia. Hampir semua negara-negara yang memiliki 4 musim menggunakan produk-produk dari Zamboni, bahkan di negara-negara tropis seperti Indonesia yang memiliki arena bermain ice skating, produk-produk Zamboni banyak digunakan.

 

(ES)