Jum. Mei 24th, 2019

Mengenal Gerakan SehatMental.id

Dengan perkembangan dunia yang semakin cepat, seringkali membawa dampak negatif pada kehidupan bermasyarakat. Ada beberapa penyakit mental seperti OCD (Obsessive Compulsive Disorder), bipolar, schizoprenia, depresi, panic disorder. Gangguan obsesif kompulsif atau yang lebih dikenal dengan singkatan OCD adalah kelainan psikologis yang menyebabkan seseorang memiliki pikiran obsesif dan perilaku yang bersifat kompulsif. Gangguan ini merupakan penyakit jangka panjang seperti halnya tekanan darah tinggi maupun diabetes.

Kelainan ini ditandai dengan pikiran dan ketakutan tidak masuk akal (obsesi) yang dapat menyebabkan perilaku repetitif (kompulsi). Misalnya, orang yang merasa harus memeriksa pintu dan jendela lebih dari 3 kali sebelum keluar rumah.

Jumlah pasti penderita OCD sulit diketahui karena para penderita umumnya enggan ke dokter. Tetapi Anda tidak perlu malu dan menutupinya jika mengalami OCD karena langkah-langkah terapi yang tepat terbukti efektif untuk menanganinya.

Selanjutnya Anda pun patut waspada akan kesehatan mental Anda bila pernah menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga atau kekerasan seksual. Juga apabila Anda pernah mengalami kecemasan berlebihan.

Untuk membantu kesehatan mental masyarakat inilah dibentuk gerakan sosial Sehatmental.id yang merupakan startup social khususnya di bidang kesehatan mental yg didirikan oleh seseorang yang peduli kesehatan mental dan aktivis sosial juga pekerja kreatif yaitu Ade Binarko.

Ade Binarko berdasarkan pengalaman yang selama ini dialami serta dideritanya secara psikologis membuat ia yakin untuk membuat startup dan gerakan #sehatmentalindonesia yang digagasnya sejak 2014. Dibantu dr. Rama Giovani Sp.KJ, dr. Mahaputra, Dr. Vivid Argarini  juga Ayoe Sutomo, M.Psi serta dr. Hervita Diatri, Sp.KJ (K) dan Psikolog ternama Elizabeth Santosa menjadikan Sehatmental.id gerakan yang sangat peduli dengan isu-isu kesehatan mental.

Bermula di awal 2014 Ade bersama dr.Rama Giovani   Mencetuskan Free Mental Check Up untuk memberikan pelayanan lebih mudah dan inovatif ke masyarakat lewat event-event di beberapa mal terkemuka di Jakarta juga Bandung. Slogan Sehatmental.id yang sudah cukup familiar saat ini adalah #UntukIndonesiaYangLebihSehat .

Sebagai contoh di tahun ini digelar acara seminar talkshow yang bertema tentang “Mental Health & Free Mental Stress Check- up ” ini mengupas tuntas tentang masalah psikologis kesehatan mental. tidak hanya itu, acara ini ada juga live performance bersama Dea Ex Hivi dengan Ade Binarko yang juga selaku founder Showbiz Indonesia dan Sehatmental.id ! simak video eventnya berikut ini :

BACA JUGA  Makanan Apa Yang Membuat Arteri Elastis?

Organisasi ini memang cermat mengamati fenomena yang terjadi di masyarakat. Sebagai salah satu contohnya adalah perilaku selfie. Apakah ini merupakan gangguan narsistik atau percaya diri? Apa Bedanya?

Menurut Meidista Pramesti, selfie bukanlah hal yang asing bagi Anda. Atau mungkin selfie jadi hal yang wajib Anda  lakukan ketika datang ke tempat atau acara tertentu? Tapi kenapa ya sering selfie sering dijuluki dengan sebutan “narsis”?

Istilah narsis di era modern yang kita ketahui merupakan sebutan bagi orang-orang yang melakukan selfie di mana pun dan merasa dirinya eksis. Tapi tahu kah Anda  bahwa narsis sebenarnya merupakan sebuah gangguan yang disebut narsistik?.

Dalam istilah psikologi Narsistik Personality Disorder adalah gangguan perilaku pada seseorang yang sangat mencintai dirinya dan menganggap dirinya penting dan unik sehingga mengakibatkan dirinya harus diperlakukan spesial. Individu dengan kepribadian ini biasanya sulit dikritik dan mudah marah serta ambisius pada apa yang ingin mereka capai. Individu dengan kepribafian narsistik juga mudah mengalami depresi karena tidak memiliki self-esteem yang baik serta tidak bisa mengatasi stress dengan baik. Dengan begitu kita mengetahui bahwa tidak semua orang yang melakukan selfie itu memiliki gangguan narsistik. Lalu apa yang membedakan seseorang yang narisistik dengan seseorang yang memiliki kepercayaan diri?

Meskipun keduanya sama-sama memiliki ambisi dan yakin akan kemampuan pada dirinya, tapi yang jelas bedanya adalah kepercayaan diri merupakan sikap di mana individu yang yakin akan kemampuan dirinya dan memiliki pemikiran positif serta berani bertindak dan bertanggung jawab atas apa yang dilakukan.

Mental Health Fest 2017. Sebuah acara seminar talkshow yang bertema tentang “Mental Health & Free Mental Stress Check- up ” ini mengupas tuntas tentang masalah psikologis kesehatan mental. tidak hanya itu, acara ini ada juga live performance bersama Dea Ex Hivi dengan Ade Binarko yang juga selaku founder Showbiz Indonesia dan Sehatmental.id.

Individu dengan kepercayaan diri ini selalu berpikir positif tentang apa yang dilakukannya meski dapat kritikan dari orang lain. Ini yang membedakan antara narisistik dengan kepercayaan diri, di mana kepercayaan diri selalu diiringi dengan hal poitif sedangakan narsisitik selalu diiringin dengan hal negatif seperti cemburu dan iri hati dengan orang lain.

Apabila Anda ingin mengenal lebih lanjut tentang Sehat Mental.id dapat menghubungi kontak di bawah ini.

BACA JUGA  Program Imunisasi Measles - Rubella (MR) Gratis, Membebaskan Anak dari Campak dan Rubella

Info lebih lanjut:
SehatMental.id
https://sehatmental.id
Whatsapp : 0813-9847-3401
Line @sehatmental.id
Facebook : sehatmental.id
Instagram @sehatmental.id

 

(EGS)

 

Baca Juga