Sel. Jun 25th, 2019

Mengenal Aneka Bumbu Khas Tiongkok

Baru-baru ini kita melewati perayaan tahun baru Imlek dan Cap Go Meh. Sudah barang tentu kita mengenal beberapa kuliner Indonesia yang merupakan pengaruh dari budaya Tiongkok seperti bakso, bebek peking, kwe tiau, cap cay, fu yung hai, bak cang, bak pao, jiaozi (siomay udang/ikan),

Citra rasa dan aroma unik nan menggugah dari Chineese Food, tercipta berkat aneka bumbu dan remah khas yang digunakan. Berikut adalah beberapa bumbu di balik nikmatnya kuliner Tiongkok.

Ngohiong

Ngohiong yang populer dengan sebutan ‘five spice powder’ merupakan perpaduan rasa dari lima bumbu yang dicampur jadi satu. Adas, cengkeh, merica, pekak dan kayu manis dan ditumbuk jadi satu. Menciptakan rasa manis, asam, pedas, pahit dan asin.

Bumbu yang wangi unik ini biasanya dipakai untukmembumbui hidangan panggang seperti ayam dan daging. Termasuk beragam hidangan adaptasi dari Cina. Tak jarang bumbu ini juga disajikan sebagai condiment, sebagai penyedap rasa dalam bentuk bubuk seperti garam dan merica.

Selain sangat populer dalam masakan Tionghoa, sering juga digunakan dalam masakan Asia. Perpaduan rasa dan aroma bumbu ini didasarkan dari filsafah bangsa China dalam menyeimbangkan ‘yin’ dan ‘yang’ dalam masakan.

Bumbu siap pakai berwarna sedikit cokelat kemerahan ini bisa dibeli di toko swalayan hinga pasar tradisional. Jadi tak perlu repot meraciknya sendiri.

Saus Hoisin

Saus hoisin (saus hoi sin) atau saus haixian (hanzi sederhana: 海鲜酱; pinyin: hǎixiānjiàng) adalah saus perendam untuk daging panggang dalam masakan Cina. Saus ini berwarna coklat tua dan rasanya manis agak sedikit pedas. Kata “hoisin” berasal dari pengucapan aksara Tionghoa 海鮮 dalam bahasa Kanton. Saus hoisin juga dipakai sebagai saus penyedap sewaktu membuat masakan tumis atau sewaktu makan bebek panggang, babi panggang, atau ayam panggang.

Walaupun ditulis dalam aksara Tionghoa yang berarti “makanan laut”, saus hoisin umumnya tidak mengandung makanan laut. Oleh karena itu, saus hoisin sering dipakai dalam berbagai masakan vegetarian. Bahan baku saus hoisin adalah kedelai hasil fermentasi, beras merah, dan bumbu-bumbu seperti garam dapur, gula, bawang putih, bubuk ngo hiang, cuka, biji pekak, dan cabai.

BACA JUGA  Ayo, Wisata Kuliner Bakso di Bintaro

Masakan Cina yang memakai saus hoisin, misalnya bebek Peking, lumpia, babi mu xu, popiah, dan char siu. Ayam panggang untuk phở dalam masakan Vietnam dioles dengan saus hoisin. Simak cara pembuatannya di video berikut: https://www.youtube.com/watch?v=0GVzykNEgns

Tongcai

Tongcai (冬菜, dōngcài) adalah sayuran khususnya terbuat dari lobak yang diasinkan. Tongcai biasanya dijadikan sebagai pelengkap yang ditaburkan di atas mi atau bubur, berbentuk potongan kecil-kecil berwarna coklat. Lobak diiris tipis, diberi garam, dan disimpan beberapa lama.

Saat ini beberapa pembuat pempek makanan khas tradisional Palembang menggunakan tongcai untuk memperkuat rasa kuah/cuko.

Plum Sauce

Karena umum dipakai sebagai saus pelengkap untuk hidangan peking duck, saus ini dikenal juga dengan sebutan saus bebek (duck sauce). Terbuat dari campuran buah plum, aprikot, cuka, gula, dan rempah-rempah. Teksturnya kental seperti selai, cita rasa pun agak manis.

Saus Plum

Saus yg terbuat dr buah plum, gula, cuka, kecap dan rempah-rempah. Warnanya merah kecoklatan, rasanya asam gurih. Mau buat sendiri saus plum?

Bahan:

  • 3 sdm selai plum [plum jam].
  • 100 ml cuka beras.
  • 1 buah cabai rawit atau sesuai selera, buang bijinya lalu iris tipis-tipis.

Cara membuat saus plum:

  • Masukkan selai plum dan cuka beras dalam panci kecil, masak di atas api sedang selama 3 menit hingga selai meleleh. Angkat.Biarkan dingin.
  • Masukkan irisan cabai rawit, aduk rata dan hidangkan.

Aneka bumbu ini dapat diperoleh di pasar swalayan yang ada di Bintaro dan juga beberapa toko online. Silahkan pesan ya.

(EGS)

 

 

Baca Juga