Mengapa Mie Aceh Disukai Seluruh Nusantara?

Mie Aceh adalah masakan mie pedas khas Aceh di Indonesia.  Namun saat ini sudah banyak orang Indonesia senusantara yang menyukai mie ini. Hal ini disebabkan cita rasanya yang sangat kuat dan khas Indonesia dengan berbagai kandungan bumbu rempah di dalamnya. Mie Aceh sendiri terbagi tiga, Mie Aceh goreng, Mie Aceh tumis dan Mie Aceh rebus.

Di tempat aslinya mie Aceh dibuat dari mie kuning tebal dengan irisan daging sapi, daging kambing atau makanan laut (udang dan cumi) disajikan dalam sup sejenis kari yang gurih dan pedas.  Biasanya ditaburi bawang goreng dan disajikan bersama emping, potongan bawang merah, mentimun, dan jeruk nipis.

Mi (atau juga sering ditulis mie) adalah adonan tipis dan panjang yang telah digulung, dikeringkan, dan dimasak dalam air mendidih. Istilah ini juga merujuk kepada mi kering yang harus dimasak kembali dengan dicelupkan dalam air. Orang Italia, Tionghoa, dan Arab telah mengklaim bangsa mereka sebagai pencipta mi, meskipun tulisan tertua mengenai mi berasal dari Dinasti Han Timur, antara tahun 25 dan 220 Masehi. Pada Oktober 2005, mi tertua yang diperkirakan berusia 4.000 tahun ditemukan di Qinghai, Tiongkok.

Resep Dan Cara Membuat Mie Aceh Goreng

Olahan mie sendiri merupakan masakan yang sebanarnya berasal dari budaya Tionghoa yang kini banyak sekali bercampur dengan budaya lokal.

Di berbagai daerah di Indonesia sebagaian besar cukup banyak terpegaruh dengan budaya Tionghoa ini sejak jaman dahulu, sehingga cukup bisa dipastikan setiap daerahnya selalu memiliki resep dan cara pembuatannya masing-masing dalam teknik mengolah mie ini agar terasa nikmat dan sesuai dengan cita rasa masing-masing orang di daerah tersebut.

Bagi Anda sekalian pecinta olahan mie, khususnya mie tradisional dari Aceh ini, mari simak berikut ini ada resep dan cara pembuatannya.

Resep mie goreng untuk 3 orang

Bahan Utama:

  • 300 gram lomi
  • 1 buah tomat yang sudah dipotong-potong
  • 100 gr ayam fillet, potong kotak-kotak kecil
  • 150 gr taoge
  • 1 batang daun bawang potong-potong
  • 1 sdt bumbu kari
  • 1 sdm kecapo manis
  • 1 sdt cabai bubuk
  • 2 sdm saus cabai
  • ½ sdt garam
  • ½ sdt gula pasir
  • 100 ml kaldu
  • 1 sdm minyak

Bumbu Halus Mie Aceh Goreng

  • 3 siung bawang putih
  • ½ sdt merica
  • 3 butir kemiri
  • 1 ruas kunyit yang sudah dibakar

Cara Membuat Mie Aceh Goreng

Haluskan bumbu-bumbu halus yang sudah Anda persiapkan seperti bawang putih, merica kemiri dan kunyit dengan menggunakan blender atau ulekan sesuai selera masing-masing.

Panasakan wajan dan minyak, kemudian masukan bumbu halus dan tumis hinga tercium wangi harum dari masakan anda.

Masukan ayam fillet yang sudah dipotong-potong kecil. Kemudian aduk hingga berubah warna.

Masukan tomat dalam tumisan Anda kemudian aduk hingga merata.

Tambahkan lomi, daun bawang, bumbu kari, kecap manis, saus cabai dan cabai bubuk kemudian aduk hingga semua bahan tercampur dengan merata.

Jangan lupa untuk memasukkan garam dan gula pasir. Aduk rata.

Tuang kaldu secara perlahan dan masak sampai matang.

Ketika menjelang matang, tambahkan toge ke dalam tumisan Anda, aduk sebentar hingga merata, kemudian angkat. Mie Aceh goreng siap untuk disajikan kepada teman dan keluarga anda. Sajikan selagi hangat agar lebih nikmat.

Mie Aceh Benerr Meriaah

Info Bintaro berkesempatan mampir di outlet Mie Aceh Benerr Meriaah yang ada di Culture Kitchen, pusat kuliner di Bintaro Sektor 9. Saat dicoba, pada mie Aceh goreng yang disajikan bumbunya tidak terlalu tajam sehingga cukup bisa diadaptasi lidah Jawa atau Sunda misalnya. Menurut Debby Febriany Siregar (Debby),  salah satu pemilik Mie Aceh Benerr Meriaah, bumbunya memang sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia pada umumnya. Kita pun dapat memesan mie Aceh sesuai selera. Apakah mau disajikan tidak pedas, pedas atau pedas sekali. Kelebihan yang ada di Mie Aceh Benerr Meriaah, bahan dasar mie dibuat sendiri di dapur pemilik. Bumbu-bumbunya pun selalu baru setiap hari. Dijamin kesegarannya. “Orang asli Aceh pun pernah mampir ke sini dan cocok dengan rasa olahan Mie Aceh Benerr Meriaah,” ujar Debby.

Di samping menjual mie aceh, di outlet ini kita dapat menjumpai martabak telor, nasi goreng, roti cane.

Mie Aceh Benerr Meriaah mulai beroperasi di Culture Kitchen tanggal 5 Desember 2017. Didirikan oleh Debby Febriany Siregar (Debby) bersama adiknya Dardo Andrio Siregar dan seorang teman Indra Jatni. Kuliner ini berawal dari kesukaan Debby berwisata kuliner. Sebelum mendirikan usahanya, Debby sering berburu mie aceh yang enak.

Harga

Ada aneka pilihan tersedia untuk mie aceh yakni goreng, tumis, rebus. Untuk isinya bisa telor, daging, udang atau istimewa yang merupakan campuran ketiganya.  Harga mie Aceh ini bervariasi dari  Rp. 18.000 – Rp. 33.000. Silahkan pilih menu yang pas untuk kantong Anda masing-masing.

Mie Aceh ini bisa untuk makan di tempat, atau pun pesan online melalui #gofood atau #grabfood dari Mie Aceh Benerr Meriaah yang ada di Culture Kitchen. Selamat mencoba !!

Info lebih lanjut:
Mie Aceh Benerr Meriaah
Culture Kitchen Bintaro Sektor 9
Jalan Bintaro Utama 9 Blok HB1 No.19

(EGS)