Mengangkat Kopi Asli Indonesia, Makna Filosofis di Dalam Secangkir Kopi Tiwus

Anda pernah menonton film Filosofi Kopi yang diperankan oleh Chicco Jerikho dan Rio Dewanto? Film yang diangkat dari sebuah buku berisi kumpulan cerpen karya Dewi Lestari yang berjudul Filosofi Kopi—Kumpulan Cerita dan Prosa Satu Dekade ini sangat hits pada tahun 2015-2016 yang lalu. Dengan alur cerita yang sederhana namun memiliki makna yang dalam, film ini memiliki pesan moral yang baik bagi perkembangan kopi di Tanah Air.

Bagi Anda yang belum sempat menonton film ini, film ini bercerita mengenai 2 sahabat, Ben dan Jody, yang patungan mendirikan sebuah kedai kopi sederhana. Ben adalah seorang penggemar berat sekaligus peracik kopi, yang sangat percaya diri dengan kemampuannya meracik kopi dan bangga dengan kopi yang dihasilkan kedai kopinya. Sedangkan Jody seorang yang hanya paham dengan hitungan keuangan dan hanya peduli dengan bisnis.

Singkat cerita, Ben merasa tertantang karena kopinya racikannya yang paling enak dengan bahan baku kopi termahal, yang dinamakan Perfecto, oleh seorang pengunjung kedai kopinya dianggap kalah enak dari kopi dari kebun kecil milik Pak Seno, seorang petani di sebuah desa daerah Jawa Tengah.

Merasa penasaran, Ben dan Jody pun berangkat menuju warung Pak Seno yang menjual kopi tiwus. Kopi ini dipanen dari bukit kecil yang terletak di pekarangan rumah Pak Seno. Ben dan Jody kemudian mencicipi kopi tiwus, dan mereka pun mengakui kopi itu lebih enak dari Perfecto yang sangat mereka banggakan. Nama tiwus ini diambil dari anak Pak Seno yang telah meninggal dan sering berkata “tiwus-tiwus”. Meski tak mengalami perlakuan khusus, kopi ini mampu menghadirkan bermacam-macam sensasi rasa bagi peminumnya.

Walau pun kisah ini cuma cerita fiksi, namun cerpen dan film ini menyadarkan banyak orang bahwa kopi asli Indonesia tidak kalah dengan kopi-kopi terbaik yang dibuat oleh peracik-peracik kopi terkenal dan bersertifikat. Sebuah kebanggaan yang mestinya dimiliki setiap orang Indonesia.

Untuk menghidupkan kisah dalam film ini sekaligus mengangkat kopi asli Indonesia, PT. Taman Delta Indonesia, sebuah perusahaan yang berbasis di Semarang mengembangkan kopi yang diberi nama Tiwus. Kopi Tiwus yang dikemas dalam kemasan yang praktis, namun bukan berjenis kopi instan ini, merupakan kopi tubruk saring (drip) yang bisa disiapkan oleh siapa pun tanpa membutuhkan keahlian khusus.

Untuk menyiapkannya cukup mudah. Setiap bagnya berisi 3 sachet berwarna biru langit berisi kopi bubuk 10 gram yang dimasukkan pada kertas yang berfungsi sebagai saringannya. Kertas saringan ini dilengkapi kupingan terbuat dari kertas karton yang berfungsi menyangga kopi dan saringannya pada gelas. Kita tinggal menuangkan air panas, yang dalam saran penyajiannnya bersuhu minimum 950 C, selama kurang lebih 4 menit. Kopi Tiwus pun siap dinikmati. Tanpa repot, tanpa keahlian khusus dan tanpa alat yang berharga mahal, kita pun sudah bisa menikmati kopi yang rasanya tidak kalah dengan kopi-kopi di berbagai cafe.

Jika kopi tiwus pada film Filosofi Kopi berasal dari Jawa Tengah, untuk Tiwus self-drip ini menggunakan biji kopi Arabika Java Preanger dari Jawa Barat. Biji-biji kopi ini merupakan biji kopi dengan kualitas terbaik yang ditanam petani-petani di Jawa Barat. Moelyono Soesilo, Wakil Ketua Asosiasi Eksportir Kopi Indonesia (AEKI) Jawa Tengah sekaligus Purchasing/Marketing Manager PT. Taman  Delta Indonesia yang ditemui Info Bintaro di sela acara Latte Art Battle, beberapa waktu yang lalu menyatakan, “kopi tiwus ini dihasilkan dari biji-biji kopi dari para petani yang kami bina, sehingga mereka bisa mengetahui cara penanaman kopi yang baik, dengan menghasilkan kopi yang baik tingkat kehidupan mereka pun meningkat.”

Baca juga :

Cozyfield Bersama Viva Barista Menggelar Ajang Pencarian Jagoan Barista : Latte Art Battle

Ada kalimat yang cukup menarik yang tertulis pada Tiwus self-drip ini: “Walau tak ada yang sempurna, hidup ini indah begini adanya” Sebuah pengakuan tersirat tentang kualitas kopi Indonesia.

Tiwus self-drip bisa diperoleh dengan mudah di berbagai toko online, seperti:

https://www.tokopedia.com/dfoyacoffee/kopi-tiwus-self-drip-instant-tinggal-seduh-tanpa-alat?trkid=undefined atau https://www.bukalapak.com/kopi-tiwus-self-drip-instant-p-92ld3y?dtm_source=list-product&dtm_section=top_promoted

 

(BON)

Leave a Comment